BLITAR – Area parkiran anyar kawasan wisata Penataran yang berlokasi di barat Unit Pembibitan Ikan (UPI) belum dimanfaatkan secara optimal. Padahal, fasilitas tersebut dulu digadang-gadang menjadi pengganti area parkir lama yang ada di utara Candi Penataran.
Informasinya, area parkir yang baru ini dibangun sekitar tahun 2015 lalu. Namun faktanya, fasilitas anyar tersebut belum digunakan sebagaimana rencana awal pembangunannya dulu.
“Kalau untuk tahun pembangunannya, saya lupa. Soalnya sudah lama sekali. Yang jelas sebelum Covid-19,” ujar warga Desa Penataran, Kecamatan Nglegok, yang enggan disebut namanya, Kamis (5/10/2023).
Kini, kawasan parkir yang dialasi paving tersebut sudah ditumbuhi rumput lantaran jarang dimanfaatkan. Bahkan, pagar besi di beberapa sisi sudah berkarat. Area tersebut kadang dimanfaatkan oleh masyarakat untuk berkegiatan.
Menanggapi hal tersebut, Sekretaris Desa Penataran Ambar Sasmito Hadi mengaku tidak tahu-menahu ihwal pembangunan fasilitas parkir tersebut. Alasannya karena saat itu dirinya belum menjabat sebagai perangkat Desa Penataran.
Kendati begitu, dia menampik dan memastikan bahwa fasilitas tersebut masih dirawat. Bahkan, dia masih sering melihat petugas sedang membersihkan rumput liar yang tumbuh di sela-sela paving.
“Ya, selain itu juga ada pengecatan. Kalau pos jaga yang berdebu itu maklum. Soalnya ini musim kemarau, jadi wajar berdebu,” ungkap pria berbaju keki ini.
Dia mengatakan, parkiran tersebut sering digunakan untuk berbagai acara di desa. Bahkan, dulu pernah ada pergelaran seni wayang oleh dinas pariwisata di parkiran tersebut.
“Kalau mau ada kegiatan, ya kita minta izin ke sana (dinas pariwisata, Red). Alhamdulillah-nya dipermudah. Sehingga kami bisa menggunakan fasilitas tersebut. Seperti karnaval kemarin, kami menggunakan itu,” jelas laki-laki 47 tahun. (mg2/c1/hai)
Editor : Aditya Yuda Setya Putra