Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Pertura 2023 Jadi Wadah Komunikasi dan Ekspresi Seniman Blitar, Begini Respon Wali Kota Blitar

M. Subchan Abdullah • Senin, 9 Oktober 2023 | 14:00 WIB
NGURI-NGURI BUDAYA: Penampilan wayang orang dengan lakon Ramayana menarik perhatian masyarakat pada Pertura 2023 di Monumen PETA, Sabtu malam (7/10/2023).
NGURI-NGURI BUDAYA: Penampilan wayang orang dengan lakon Ramayana menarik perhatian masyarakat pada Pertura 2023 di Monumen PETA, Sabtu malam (7/10/2023).

BLITAR- Pertunjukan Rakyat (Pertura) 2023 sukses digelar pada Sabtu malam (7/10). Kegiatan yang diarsiteki Dinas Komunikasi, Informasika, dan Statistik (Kominfotik) Kota Blitar ini memanfaatkan Museum PETA sebagai ruang dan pusat pertunjukan, informasi, untuk memberikan hiburan kepada masyarakat.

Tak pelak, kegiatan tersebut berhasil menyedot antusiasme ribuan masyarakat kota. Sejak pukul 19.00 WIB, masyarakat mulai merapat ke lokasi. Maklum, Sabtu malam biasanya menjadi puncak weekend masyarakat.

Sejumlah pedagang dan pelaku usaha juga diberikan ruang untuk berjualan, mulai dari berbagai jenis makanan hingga mainan anak-anak. Para pedagang meluber hingga ke jalan.

Dengan mengambil tema “Blitar Keren, Unggul, dan Bermartabat”, Pertura 2023 menyuguhkan penampilan dari sejumlah seniman di Kota Blitar. Seperti sendratari dan kolosal lakon Ramayana, campursari, jaranan, serta penampilan spesial dari Irene Ghea dan Titik Sanova.

Wali Kota Santoso mengapresiasi digelarnya Pertura 2023 ini. Selain menjadi wadah berekspresi para seniman, juga memberikan hiburan kepada masyarakat. Pertunjukan rakyat ini pun sebagai media untuk memberikan informasi penting kepada masyarakat. Khususnya isu-isu strategis dan yang perlu segera disampaikan kepada masyarakat.

Santoso menegaskan bahwa era 4.0 sudah berlalu dan memasuki era 5.0. Oleh karena itu, pria berkacamata ini mengimbau kepada masyarakat Kota Blitar dari berbagai lapisan agar mampu mengembangkan digitalisasi. Utamanya isu-isu strategis yang bisa disosialisasikan kepada masyarakat agar bisa melek informasi.

"Oleh karena itu, melalui Pertura, berbagai isu-isu penting bisa disampaikan. Khususnya Pemilu 2024 yang akan dilakukan serentak tahun depan," jelasnya, Senin (9/10/2023).

BANGGA: Wali Kota Blitar Santoso menyerahkan hadiah kepada pemenang lomba.
BANGGA: Wali Kota Blitar Santoso menyerahkan hadiah kepada pemenang lomba.

Selain itu, Pertura sebagai wadah ruang gerak para seniman di Kota Blitar untuk berekspresi melalui seni pertunjukan dan berbagai penampilan lainnya. "Mudah-mudahan bisa memberikan hiburan kepada seluruh lapisan masyarakat," ungkapnya.

Kepala (Diskominfotik) Kota Blitar Mujianto mengatakan, Pertura sebagai malam puncak dari kegiatan Blitar 5.0 Competition diawali dengan lomba yang diadakan sejak 10 September lalu.

Adapun perlombaan meliputi lomba videografi, poster digital, jurnalistik, cerdas cermat tingkat SMP dan SMA, lomba videografis, media jurnalistik, debat, dan komunitas informasi masyarakat.

"Sekaligus pemberian penghargaan kepada para pemenang yang dikemas melalui pertunjukan rakyat," ujarnya kepada Jawa Pos Radar Blitar, Senin (9/10/2023).

Baca Juga: Pemkot Blitar Evaluasi Kinerja OPD, Hasilnya Langsung Diganjar Piagam SAKIP Award 2023

Era Society 5.0 ini, jelas dia, membawa masyarakat lebih jauh dari sekadar perkembangan teknologi. Masa teknologi seperti kecerdasan buatan dan digitalisasi terintegrasi sepenuhnya dalam kehidupan sehari-hari.

Mujianto mengingatkan, di tengah inovasi yang begitu pesat, masyarakat tidak boleh kehilangan jati diri. Artinya, nilai-nilai budaya, Pancasila, dan integritas sebagai bangsa tidak hanya pengembangan suatu sistem informasi.

Akan tetapi, warga negara juga yang bertanggung jawab dan sadar akan dampak dari teknologi terhadap masyarakat itu sendiri.

Dengan begitu, teknologi sebagai alat untuk meningkatkan kualitas hidup, mempererat persatuan, menjaga keragaman budaya, mempererat persatuan, dan memberi solusi terhadap isu-isu yang ada. Seperti persoalan sanitasi, stunting, dan Pemilu 2024 nanti.

"Isu-isu tersebut dijadikan tema dalam perlomban yang kami suguhkan," imbuhnya.

Adapun tujuan kegiatan ini sebagai media untuk menyiapkan talenta-talenta digital yang nasionalis dan Pancasilais, yang menyosialisasikan tentang isu-isu penting kepada masyarakat dan mendorong efesiensi keterbukaan publik.

"Tentunya melalui peran aktif masyarakat Kota Blitar, yang menjadi peserta serta mendukung kegiatan ini," ungkapnya.  (ink/c1/ady)

Editor : M. Subchan Abdullah
#Pertura Kota Blitar #pertunjukan rakyat blitar #pemkot blitar #Pertura 2023 #pertunjukkan seni budaya #Diskominfotik Kota Blitar