MOCHAMMAD LUKI AZHARI/RADAR BLITAR
RUSAK: Salah satu kursi di kawasan citywalk wisata Makam Bung Karno yang rusak berat, kemarin (12/10).
BLITAR - Sebagian pengunjung wisata Makam Bung Karno (MBK) mengeluhkan rusaknya beberapa kursi di kawasan citywalk. Kursi sisi timur tersebut ada yang rusak ringan hingga berat dan tak bisa diduduki pengunjung meski hanya untuk bersantai.
Pantauan di lapangan, ada lebih dari 15 kursi berbahan kombinasi kayu dan besi berjajar di tepi jalan. Di area selatan dekat pos satpam, kursi yang sebelumnya rusak telah diperbaiki. Bahkan, tampak terawat dengan nuansa cokelat. Namun untuk area utara, fasilitas umum tersebut rusak.
"Tadi mau duduk di situ tidak jadi, ya karena rusak. Terpaksa cari tempat duduk lainnya," ujar Bagus Ilmawan, pengunjung asal Kota Malang, Kamis (12/10/2023).
Hal senada juga diungkapkan pengunjung lain, Anandita Aulia, warga Kecamatan Sukorejo. Menurut dia, MBK adalah tempat wisata yang selalu ramai wisatawan. Seperti yang dialaminya kemarin, sejumlah kursi dengan kondisi layak sudah penuh. Hanya menyisakan beberapa tempat duduk rusak.
"Jadi yang kosong tinggal yang rusak-rusak saja. Mau duduk takut tambah rusak, karena kayunya sudah ada yang lapuk," imbuhnya.
Dia berharap pemerintah setempat melakukan perbaikan fasilitas umum secara menyeluruh. Tak terkecuali kursi yang notabene sebagai tempat istirahat pengunjung. "Harapannya bisa lekas diperbaiki ya. Buat kenyamanan bersama. Takutnya kalau anak-anak yang duduk bisa jatuh," sambung perempuan 24 tahun ini.
Terpisah, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kota Blitar Edy Wasono membenarkan bahwa ada sejumlah kursi yang perlu perbaikan. Dia pun tak tutup mata dengan kondisi tersebut. Fasilitas umum yang rusak, otomatis tak bisa dinikmati pengunjung.
Dia menyebutkan, kerusakan itu ada di kursi citywalk sisi utara, sedangkan di sisi selatan sudah diperbaiki. "Iya, kalau yang selatan sudah tampak baru. Sudah kami perbaiki lainnya. Sisanya masih beproses,"
Pihaknya berencana segera melakukan perawatan secara optimal. Namun, hal itu tetap menyesuaikan ketersediaan anggaran. Apabila mencukupi, dinas akan membenahi kursi yang rusak, serta mempercantik citywalk, hingga lampu hias.
"Untuk kursi, mungkin sementara jika (anggaran) cukup akan dibenahi. Sementara lampu untuk memperindah di malam hari. Jika anggaran cukup, termasuk tempat duduk," tandasnya. (luk/c1/sub)
Editor : Didin Cahya Firmansyah