Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Momen Haru Gus Iqdam Menangisi Jamaahnya

Didin Cahya Firmansyah • Rabu, 18 Oktober 2023 | 16:00 WIB
TERHARU: Momen Gus Iqdam menangis karena kondisi jamaahnya. (Youtube @conten ngaji)
TERHARU: Momen Gus Iqdam menangis karena kondisi jamaahnya. (Youtube @conten ngaji)

BLITAR-Figur Muhammad Iqdam Kholid atau Gus Iqdam semakin hari semakin populer di kalangan masyarakat, baik dari kalangan anak muda bahkan para orang tua.

Gaya penyampaian serta pembawaan yang disukai para anak muda dan orang tua membuat ceramah yang disampaikan oleh Gus Iqdam dapat diterima dengan mudah oleh jamaahnya.

Gus Iqdam ini juga menerima semua kondisi jamaahnya yang datang, maka dari itu banyak jamahnya dari anak muda, preman, bahkan dari kalangan non Muslim.

Julukan lucu dari Gus Iqdam untuk para jamahnya, yakni ‘garangan’. Meskipun dijuluki istilah tersebut, para jamaah Gus Iqdam menyukainya.

Banyak kelucuan datang dari para jamaah yang mendapat bagian untuk tanya jawab dengan Gus Iqdam.

Dalam pengajian kali ini terdapat seorang jamaah yang membuat Gus Iqdam menangis.

Jamaah tersebut merupakan seorang kakek yang datang untuk mengikuti pengajian Gus Iqdam bersama anaknya yang sakit dari kecil.

Diketahui dari tanya jawab dengan Gus Iqdam, jamaah tersebut bernama Mbah Zaenuri yang datang dengan anaknya.

Mbah Zaenuri biasanya berjualan kerupuk di Markas Sabilu Taubah saat jadwal pengajian rutinan.

Seperti biasa, setelah melakukan tanya jawab dengan jamaahnya Gus Iqdam memberikan sedikit pemberian. Mbah Zaenuri atau Mbah Nuri mendapatkan pemberian berupa uang senilai dua juta.

Tidak hanya memberikan uang, Gus Iqdam bahkan memberikan sorbannya.

“Ini Mbah sorban saya untuk kenang-kenangan,” ucap Gus Iqdam.

Sontak hal tersebut membuat para jamaah heboh, pasalnya sorban tersebut adalah yang sering dipakai oleh Gus Iqdam dalam setiap momen pengajian.

Melihat kondisi Mbah Nuri yang sudah tua renta, Gus Iqdam juga mewanti-wanti jamaaahnya tersebut untuk tidak memaksakan datang ke pengajian saat merasa tidak enak badan.

“Semoga istiqomah yaa Mbah, misal tidak enak badan gak usah datang (ke pengajian)..aman,” pesan Gus Iqdam.

Mendapati jamaahnya tersebut, membuat Gus Iqdam merasa terenyuh dan terharu. Melihat bagaimana kondisi jamaahnya yang memiliki semangat untuk ‘ngaos’ membuat Gus Iqdam menangis.

 

Editor : Didin Cahya Firmansyah
#gus iqdam blitar #gus iqdam