BLITAR - Sebagian masyarakat Indonesia ada yang menyukai kebudayaan Jepang. Salah satunya, budaya anime. Penyuka budaya tersebut dikenal dengan istilah wibu. Sebagai bentuk kesukaan tersebut, mereka mengekspresikan diri dengan cosplay atau berpakaian bak karakter anime yang diidolakan.
Beberapa waktu lalu, komunitas cosplay menggelar pertunjukan kostum karakter anime Jepang tersebut. Kegiatan yang diikuti mayoritas anak muda tersebut dipusatkan di Gedung Kesenian Aryo Blitar, Jalan Kenari, Kota Blitar.
“Saya mengadakan lomba cosplay supaya para pencinta budaya Jepang mampu mengekspresikan diri dan bisa berinteraksi dengan sesama wibu. Saya juga mengundang bintang tamu cosplayer terkenal yang sudah berprestasi dari Kota Jakarta,” kata Dede Rifki, ketua panitia penyelenggara.
Perempuan berusia 23 tahun tersebut mengikuti lomba cosplay untuk mengisi waktu luang. Apalagi ketika masa pandemi Covid-19 lalu. Kostum yang dikenakan bisa disewa melalui online shop mulai harga Rp 80 ribu hingga Rp 500 ribu.
Selain itu, dia juga menjual photocard di media sosial yang dimiliki. Dari penjualan tersebut, dia bisa mendapatkan uang sebesar Rp 500 ribu hingga Rp 1 juta.
Cosplayer lain, Dyah Lutfia, mengungkapkan bahwa mengikuti event tersebut karena tertarik dengan bintang tamu yang dihadirkan, seperti Hyakushiki, Boys Never Grow Up, Akiramenna, Girl Ocean, serta Star Captain.
Baca Juga: Eko Purnomo, Perajin Cosplay, 6 Bulan Sudah Hasilkan 17 Kostum
Selain itu, warga Kota Blitar ini juga ingin membeli beberapa merchandise yang berbau Negeri Sakura, seperti gantungan kunci karakter, bando kucing, foto karakter anime, dan poster karakter game.
Sementara itu, tak sedikit juga penjual merchandise yang meraup keuntungan dari event tersebut. “Saya berjualan baru pertama kali ini, karena acara lomba cosplay terbesar di Kota Blitar hanya hari ini saja.” kata penjual merchandise, Resi Aprika. (mdr/c1/sub)
Editor : Doni Setiawan