Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Terlilit Hutang, Pria di Blitar Ini Nekat Gantung Diri

Fajar Ali Wardana • Selasa, 7 November 2023 | 02:09 WIB

foto ilustrasi
foto ilustrasi

BLITAR – Eko Trianto, warga Kelurahan Kamulan, Kecamatan Talun, Kabupaten Blitar ditemukan tewas gantung diri di halaman belakang rumahnya pada Senin (11/6/2023) pagi. Diduga pria malang ini nekat bunuh diri lantaran terlilit hutang.

Kapolsek Talun Iptu Indrayana Pribadi mengatakan bahwa kejadian berawal ibu korban bernama Mutiah berjalan-jalan pukul 04.30 usai salat subuh. Kemudian menyempatkan untuk mampir ke rumah anaknya yang masih satu kelurahan. Mutiah memang hampir setiap hari mampir ke rumah korban, karena memang lokasinya dekat.

“ Sampai di rumah korban, ibu Mutiah kaget karena pintu tralis depan tidak ditutup. Sehingga dia masuk ke dalam rumah untuk mencari anak dan menantunya. Menantunya ternyata sedangkan tidur di kamar,” ujar Indrayana.

Dia melanjutkan, bahwa Mutiah melanjutkan mencari anaknya Eko ke halaman belakang. Namun yang ditemukannya membuatnya meneteskan air mata, anak laki-lakinya dalam posisi menggantung di antara tiang. Perempuan lansia itu langsung keluar dari rumah anaknya menuju ke tetangga, untuk memberitahu kabar duka itu.

Hingga kabar duka itu diketahui oleh ketua RT setempat, untuk mengecek ke lokasi kejadian. Setelah itu, ketua RT memastikan bahwa memang Eko sudah dalam kondisi meninggal dunia dan dengan tidak menghembuskan nafas. Dari kejadian itu, ketua RT melaporkan kejadian ini ke Polsek Talun untuk ditindak lanjuti.

“Kami mengajak unit inafis Polres Blitar, untuk mengidentifikasi jenazah Eko. Ditemukan luka di leher, bekas tali yang digunakan untuk gantung diri. Jarak tubuh korban dari tanah, sekitar 50 centimeter (cm),” ungkapnya.

Masih menurut Indrayana, korban melakukan bunuh diri dengan gantung diri di tiang karena mengalami depresi. Lantaran korban memiliki banyak tanggungan hutang yang belum bisa dibayar. Bahkan, usaha showroom motor vespa yang dimilikinya tidak laku dan membuatnya merugi ratusan juta.

“Beberapa hari sebelum kejadian. Korban pernah mengatakan kepada istrinya, bahwa sudah tidak kuat terhadap beban hidup yang dipikulnya.,” pungkasnya. (jar/dit)

Editor : Aditya Yuda Setya Putra
#depresi #terlilit hutang #hutang #blitar #bunuh diri