BLITAR - Grok muncul sebagai pesaing utama bagi ChatGPT dengan teknologi AI yang lebih cerdik dan memiliki kemampuan yang luar biasa.
Dengan adanya teknologi mutakhir, Grok tidak hanya mengerti konteks pembicaraan, tetapi juga mampu menyerap setiap interaksi sebagai pembelajaran dan meningkatkan keahliannya dalam memberikan respons yang lebih relevan dan personal.
Berikut tiga perbedaan Grok dan ChatGPT:
1. Sumber data: ChatGPT menggunakan kumpulan data yang luas dan beragam, mengumpulkan informasi dari berbagai sumber seperti Common Crawl, konten web, buku, dan Wikipedia. Sebaliknya, Grok dilatih menggunakan data real-time langsung dari X milik Elon Musk.
2. Struktur kepemilikan: ChatGPT berasal dari OpenAI, organisasi penelitian kecerdasan buatan. Sementara itu, Grok adalah gagasan dari xAI milik Elon Musk, yang dikembangkan oleh tim ahli. Perbedaan kepemilikan ini secara mendasar memengaruhi jalur dan pengembangan sistem AI ini.
3. Ketersediaan di pasar: ChatGPT tersedia untuk umum sejak November tahun lalu. Grok masih fase beta dan baru diuji coba oleh beberapa pengguna di Amerika.(kit)