RADAR TULUNGAGUNG – Harga cabe rawit merah belum juga turun di Kabupaten Tulungagung.
Alih-alih turun, harga komoditas cabe rawit merah malah mengalami kenaikan dibandingkan hari sebelumnya.
Fluktuasi harga cabe rawit merah nampak jelas pada laman Sistem Informasi Ketersediaan dan Perkembangan Harga Bahan Pokok (Siskaperbapo) Provinsi Jawa Timur (Jatim).
Berdasarkan laman tersebut, harga komoditas cabe rawit merah di Tulungagung per hari kamis (9/1) adalah Rp 90.000 per kilogramnya.
Padahal pada sehari sebelumnya yakni pada rabu (8/1), harga cabe rawit merah di Tulungagung berada di harga Rp 88.250 per kilogramnya.
Artinya dalam sehari saja, harga cabai rawit merah mengalami kenaikan sekitar Rp 2.000 per kilogramnya.
Dengan harga segitu, Kabupaten menempati urutan ke-12 daerah di Jatim dengan harga cabe rawit merah tertinggi.
Kabupaten Tulungagung berada diatas Kabupaten Nganjuk dan dibawah Kabupaten Kediri.
Masih berdasarkan laman Siskaperbapo Jatim, kenaikan harga cabe rawit merah tidak hanya terjadi di Tulungagung saja.
Kenaikan harga salah satu komoditas penting di dapur ini dirasakan hampir seluruh kabupaten/kota di Jatim.
Dengan kenikan harga ini, para ibu rumah tangga lah yang paling merasakan dampaknya.
Masakan dirumah bakal terasa kurang pedas karena harus menghemat pengeluaran.
Sementara itu, daerah dengan harga cabe rawit merah tertinggi disandang oleh Kabupaten Gresik. Disana, harga cabe rawit merah sudah mencapai Rp 98.333 per kilogramnya.
Kurang sedikit lagi, harga cabe rawit merah bisa tembus Rp 100.000 per kilogramnya.
Hal ini tentu akan menjadi kabar buruk bagi para ibu rumah tangga.
Editor : Mukhamad Zainul Fikri