RADAR TULUNGAGUNG - Pedagang kuliner di sepanjang kawasan wisata kuliner Pinka Tulungagung bersiap-siap menyambut datangnya bulan Ramadhan.
Bahkan saat ini para pedagang makanan di Pinka Tulungagung mengaku sudah tidak sabar menunggu Ramadhan tiba.
Baca Juga: Begini Cara DKP Tulungagung Stabilkan Harga Pangan Jelang Ramadan
Karena biasanya di bulan suci umat Islam tersebut mereka bisa mendapat untung berkali-kali lipat daripada hari biasanya.
Hal tersebut juga dirasakan Amanda, penjual cireng asal Kauman, Tulungagung.
Baca Juga: Dua Minggu Jelang Ramadan, Harga Daging di Tulungagung Stabil
Dia menceritakan baru saja berjualan di sana karena nurutnya kawasan pinka ini setiap sore hingga malam ramai pengunjung.
Apalagi ketika bulan puasa kawasan kuliner tersebut sangat banyak dikunjungi.
Baca Juga: Hampir Punah! Tradisi Megengan dari Sunan Kalijaga, Peringati Hari Menjelang Ramadhan
Dia juga bercerita bahwa ketika bulan puasa, pendapatan hariannya bisa bertambah berkali-kali lipat.
"Biasanya sehari dapat sampai Rp 500 ribu. Tapi di bulan puasa bisa lebih banyak dari itu," ungkapnya.
Baca Juga: PP Muhammadiyah Tetapkan 1 Ramadhan 1446 H Jatuh Pada 1 Maret 2025
Agus Subagio, penjual kebab di pinka juga merasakan hal yang sama.
Dia mengaku ketika bulan puasa dia mendapat penghasilan yang lebih dari biasanya.
Karena pengunjung yang sangat banyak, khususnya pada jam-jam ngabuburit.
Dia menjelaskan, kawasan wisata kuliner pinka menjadi salah satu tempat utama untuk ngabuburit di Bumi Ngrowo ini.
"Saya tergolong penjual perintis di pinka ini. Dulu sekitar tiga tahun yang lalu ketika saya berjualan, pinka masih sepi. Saya juga sudah menyiapkan menu-menu baru untuk jualan saya di bulan Ramadhan tahun ini," ungkap Agus.
Editor : Dharaka R. Perdana