Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Semarak Pasar Takjil di Tulungagung Tak Berarti Ekonomi Membaik, Begini Pendapat Akademisi

Sandy Sri Yuwana • Rabu, 12 Maret 2025 | 04:22 WIB

Pembeli memadati area pasar takjil di sekitar Anjungan Kali Ngrowo yang mulai dibuka pada Minggu (3/3/2025).
Pembeli memadati area pasar takjil di sekitar Anjungan Kali Ngrowo yang mulai dibuka pada Minggu (3/3/2025).

RADAR TULUNGAGUNG - Fenomena maraknya pasar takjil dan meningkatnya transaksi ekonomi di Tulungagug saat Ramadhan 2025 ini, bukan berarti perekonomian secara umum sedang membaik.

Tetapi hanya sebagai berkah Ramadhan, atau dalam artian loncatan perekonomian sesaat di Tulungagung.

Baca Juga: Pasar Takjil di Dekat UIN SATU Tulungagung Ini Juga Ramai, Ternyata Konsumen Terbanyaknya Mereka

Dosen ekonomi di UIN SATU Tulungagung, Deny Yudiantoro, mengatakan menurut survei-survei yang ada, dalam setahun momen terjadinya perputaran uang dengan cepat terjadi di bulan Ramadhan, Idul Fitri, dan ketika nataru.

"Tapi di Tulungagung porsi di bulan Ramadhan lebih tinggi. Karena masyarakatnya mayoritas adalah muslim," katanya.

Baca Juga: 7 Menu Takjil Sehat untuk Buka Puasa agar Tetap Bugar Selama Ramadhan

Deny menjelaskan ketika bulan Ramadhan dan hari raya Idul Fitri tiba, masyarakat Tulungagung melakukan spending of money atau membelanjakan uang.

Maka dari itu meningkatlah kegiatan ekonomi, seperti pada sektor penjual makanan dan toko-toko fashion.

Baca Juga: Cari Pasar Takjil di Timur Pusat Kota Tulungagung, di Sekitar RSUD dr Iskak Bisa Jadi Solusi

Selain itu semaraknya pasar-pasar takjil di seluruh daerah di Tulungagung setiap menjelang berbuka puasa selalu diserbu pengunjung.

"Tidak dipungkiri sektor-sektor tersebut tentu akan mengalami kenaikan omzet," katanya.

Baca Juga: Pasar Takjil: Antara Tradisi dan Peluang Bisnis Bulan Ramadhan di Tulungagung

Dia juga menceritakan ketika bulan Ramadhan juga terjadi pivot bisnis sebagai contohnya, banyak masyarakat yang tiba-tiba berjualan takjil dadakan.

Padahal awalnya berjualan baju atau yang lain. Mereka sengaja memanfaatkan momen berkah Ramadan tersebut.

Namun menurut Deny, itu semua bukan merupakan indikator bahwa perekonomian sedang booming atau membaik.

Karena indikator baik buruknya perekonomian sangat banyak. Salah satunya dilihat dari inflasi nasional.

Baca Juga: Berburu Makanan di Pasar Takjil Memang Mengasyikkan, Eits! Lokasi di Selatan Alun-Alun Trenggalek Ini Pantang Dilewatkan

"Nyatanya inflasi nasional saat ini di bawah target nasional. Artinya daya beli masyarakat sedang rendah," kata Deny.

Faktanya secara global banyak perusahaan yang omzetnya turun, sehingga banyak melakukan PHK karyawan.

Baca Juga: Bingung Cari Pasar Takjil di Trenggalek? Dua Lokasi Berikut Patut Jadi Pertimbangan Jujukan

"Jadi, bagaimanapun kondisi perekonomiannya ketika Ramadan dan Idul Fitri pasar takjil akan selalu ada. Jadi bukan merupakan indikator baik buruknya perekonomian suatu negara atau daerah," pungkasnya. ****

Editor : Dharaka R. Perdana
#tulungagung #perekonomian #ekonomi #bulan ramadhan #ramadhan #pasar takjil #ekonomi tulungagung