Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Momentum Ramadhan Pantang Dilewatkan Masyarakat Tulungagung, Pengamat: Harus Berinovasi Berburu Berkah

Sandy Sri Yuwana • Kamis, 13 Maret 2025 | 06:27 WIB

Ilustrasi pasar takjil di Tulungagung. (SANDY YUWANA/RADAR TULUNGAGUNG)
Ilustrasi pasar takjil di Tulungagung. (SANDY YUWANA/RADAR TULUNGAGUNG)

RADAR TULUNGAGUNG - Momentum Ramadhan menjadikan terciptanya banyak peluang usaha bagi masyarakat Tulungagung.

Masyarakat Tulungagung dituntut untuk lebih berinovasi agar bisa mendapatkan berkah Ramadan melalui sektor bisnis atau usaha.

Baca Juga: Nekat Buka Room Selama Ramadhan, 8 Karaoke di Tulungagung Terjaring Razia Tim Gabungan

Hal tersebut disebabkan oleh konsumsi masyarakat yang semakin meningkat ketika bulan Ramadhan, tak terkecuali tahun ini.

Hal tersebut diakui Gautama Sastra Waskita, ekonom sekaligus dosen kewirausahaan, fakultas ekonomi, Universitas Tulungagung.

Baca Juga: Harga Bapok Harus Stabil Saat Ramadhan dan Lebaran, Dewan Ingatkan Ini Ke Instansi Tetkait

Menurut dia, Ramadhan selalu menjadi momen istimewa bagi perekonomian masyarakat Tulungagung.

Selain memiliki nilai spiritual yang tinggi, bulan suci ini juga membawa dampak signifikan terhadap perputaran ekonomi di berbagai sektor.

Baca Juga: Semarak Pasar Takjil di Tulungagung Tak Berarti Ekonomi Membaik, Begini Pendapat Akademisi

Dari pasar tradisional hingga sektor digital, geliat ekonomi semakin terasa seiring meningkatnya konsumsi masyarakat.

"Salah satunya ada pada sektor perdagangan dan UMKM yang selalu meningkat ketika Ramadan tiba," katanya.

Baca Juga: Sidak Makanan dan Minuman di Pasar Takjil , Dinkes Temukan Kerupuk yang Diberi Rodhamin B

Dia menceritakan bahwa ketika bulan puasa, sektor pasar tradisional dan pedagang kaki lima di Tulungagung mengalami lonjakan permintaan.

Terutama untuk bahan makanan, takjil, dan pakaian muslim. UMKM lokal, seperti produsen makanan ringan dan pengusaha kuliner khas Ramadhan, merasakan peningkatan omzet hingga dua kali lipat dibanding bulan biasa.

"Inovasi dalam pemasaran digital melalui media sosial dan e-commerce juga semakin memperkuat daya saing mereka," jelas Tama, - sapaan akrabnya.

Tama juga menambahkan, Ramadhan 2025 bukan hanya menjadi bulan ibadah, tetapi juga momentum bagi pertumbuhan ekonomi di Tulungagung.

Baca Juga: Pasar Takjil: Antara Tradisi dan Peluang Bisnis Bulan Ramadhan di Tulungagung

"Pelaku usaha yang mampu beradaptasi dengan tren pasar dan memanfaatkan teknologi digital akan merasakan berkah lebih besar dari bulan penuh kemuliaan ini," pungkasnya. ****

Editor : Dharaka R. Perdana
#berkah ramadhan #tulungagung #perekonomian #konsumsi #bulan ramadhan #ramadhan #ekonomi tulungagung