Pertumbuhan dunia cryptocurrency di Indonesia memperlihatkan angka yang terus meningkat. Bahkan sekarang ini banyak generasi muda yang memilih Bitcoin atau crypto dibandingkan saham, forex, danareksa dalam trading atau investasi.
Meski demikian aset crypto memiliki sifat volatilitas yang tinggi, sehingga perubahan naik dan turunya harga berlangsung sangat cepat. Sehingga trading crypto bisa mendatangkan peluang. Bahkan futures trading crypto bisa meningkat peluangberkali-kali lipat.
Namun untuk mendapatkan peluang dalam trading Bitcoin atau crypto, maka hal pertama yang harus kamu pahami adalah menganalisa kurs bitcoin. Sehingga kamu bisa menentukan apakah pergerakan pasar sedang bullish atau bearish.
5 Aplikasi Crypto Cocok untuk Trading dan Investasi
Sekarang ini banyak aplikasi crypto yang bisa kamu pilih. Namun bagi trader atau investor pemula tentunya memilih banyak aplikasi bukan hal yang mudah. dilansir dari berbagai sumber, ada 5 aplikasi crypto yang bisa kamu gunakan untuk trading atau hanya sekedar investasi, diantaranya adalah:
1. Pintu
Pintu merupakan salah satu aplikasi crypto yang pantas untuk dicoba, terutama bagi individu yang mencari platform dengan antarmuka yang sederhana dan mudah dimengerti.
Diluncurkan pada tahun 2020, Pintu berhasil menarik banyak perhatian publik berkat pendekatan yang gampang dipahami namun efisien dalam perdagangan serta investasi aset crypto.
Aplikasi ini diciptakan untuk semua jenis pengguna, baik pemula maupun yang telah berpengalaman, sehingga pengguna dapat melakukan pembelian atau penjualan crypto dengan langkah-langkah yang gampang tanpa rasa bingung.
Oleh karena itu, Pintu sangat populer di kalangan mereka yang ingin merasakan pengalaman trading yang sederhana. Lebih jauh lagi, Pintu telah terdaftar serta diawasi oleh BAPPEBTI, yang menjamin bahwa operasionalnya sesuai dengan peraturan yang berlaku di Indonesia.
Fitur Unggulan di Pintu
A. Nabung Rutin
Jika kamu memilih Pintu sebagai platform untuk aktivitas trading cryptocurrency, terdapat banyak fitur yang siap membantumu mendapatkan peluang.
Selain melakukan trading, Pintu menawarkan fitur menabung dengan nama Nabung Rutin, yang sangat ideal bagi kamu yang ingin mengurangi risiko kerugian dalam investasi.
B. Pintu Pro
Saat ini, Pintu memiliki dua tampilan, di mana halaman utama menampilkan berbagai fitur seperti Nabung Secara Rutin, Staking, Peringatan Harga, Pasar, Trading sederhana, Earn, Akademi, dan berbagai fitur lainnya yang berkaitan dengan cryptocurrency.
Di bagian ini, tersedia beraneka ragam alat yang bermanfaat untuk trading, termasuk grafik perdagangan yang dapat diakses dengan rentang waktu yang berbeda, mulai dari satu menit hingga satu hari.
C. Pintu Pro Futures
Pintu baru saja memperkenalkan fitur baru untuk perdagangan berjangka yang terdaftar di BAPPEBTI dan diawasi oleh bursa crypto CFX, yang diberi nama Pintu Pro Futures.
Fitur ini memberi kesempatan bagi pengguna untuk bertransaksi dengan berbagai aset crypto, seperti Bitcoin (BTC), Ethereum (ETH), dan Solana (SOL), serta berbagai produk derivatif crypto lainnya dengan aman dan resmi.
2. Pluang
Sebagai aplikasi trading crypto terlengkap yang ada di Indonesia, Pluang menarik minat bagi para investor yang ingin bertransaksi dengan aset digital. Pluang menyediakan lebih dari 1.000 aset, termasuk lebih dari 350 koin crypto, saham Amerika Serikat, exchange-traded fund (ETF), reksa dana, hingga emas.
Dengan banyaknya pilihan aset, Pluang sangat cocok untuk para investor yang ingin mendiversifikasi portofolio mereka. Keberagaman aset ini memberikan fleksibilitas bagi pengguna dari berbagai latar belakang, baik pemula maupun profesional, untuk menyesuaikan strategi investasi mereka.
Pluang juga menawarkan tarif dan spread yang kompetitif serta fitur pro yang dirancang untuk investor dan trader tingkat menengah hingga ahli.
Fitur pro termasuk platform trading web yang canggih dengan dukungan untuk advanced orders dalam mode penuh yang saat ini tersedia, seperti market, limit, stop market, dan stop limit.
3. OKX
OKX Exchange, yang didirikan pada tahun 2017 dengan markas di Seychelles, dengan cepat menjadi salah satu bursa cryptocurrency terkemuka global. Dengan lebih dari 250 aset digital tersedia, OKX melayani baik pemula maupun trader berpengalaman.
Platform ini terkenal dengan antarmukanya yang mudah digunakan, yang bisa diakses melalui desktop dan perangkat mobile, memungkinkan pengguna untuk terhubung kapan saja dan di mana pun.
Selain itu, OKX juga mempunyai teknologi blockchain yang dikenal sebagai OKExChain. Inovasi ini menunjukkan dedikasi bursa terhadap desentralisasi, memberi pengguna akses langsung ke berbagai aplikasi keuangan terdesentralisasi (DeFi).
Dari pengelolaan aset on-chain hingga ekosistem Non-Fungible Token (NFT) yang berkembang, OKExChain mencerminkan pendekatan kreatif dari OKX.
Bergelar sebagai salah satu bursa perdagangan derivatif cryptocurrency terbesar kedua berdasarkan volume transaksi, OKX menarik perhatian trader dengan berbagai fitur. Fitur seperti perdagangan berjangka, penggunaan bot trading, dan trading margin ditujukan untuk mereka yang ingin memperoleh peluang dari strategi trading mereka.
4. Bybit
Bybit merupakan platform untuk perdagangan derivatif cryptocurrency yang memungkinkan pengguna melakukan transaksi dengan berbagai mata uang crypto, termasuk Bitcoin, Ethereum, dan Ripple, dengan leverage mencapai 100 kali lipat.
Platform ini dikenal dengan desainnya yang mudah dipahami, fitur trading yang canggih, serta biaya yang bersaing. Selain itu, Bybit juga menyediakan berbagai alat trading dan sumber belajar untuk membantu pengguna memahami kompleksitas perdagangan derivatif cryptocurrency.
Didirikan pada tahun 2018 oleh sekumpulan profesional dari industri teknologi dan keuangan yang berasal dari Singapura, Taiwan, dan Amerika Serikat, Bybit sejak awal telah menawarkan kontrak berjangka dan produk derivatif yang mudah dinavigasi.
Bybit resmi beroperasi sejak Agustus 2018 dan sejak waktu itu, platform ini telah mengalami pertumbuhan yang signifikan.
Pada bulan Desember 2018, Bybit berhasil mencapai volume perdagangan harian sebesar 1 miliar dolar AS, dan pada Februari 2019, platform ini menetapkan rekor baru dengan volume perdagangan harian mencapai 2,2 miliar dolar AS.
5. Indodax
Indodax adalah sebuah platform yang menyediakan layanan perdagangan cryptocurrency di Indonesia. Didirikan pada tahun 2013, platform ini awalnya dikenal dengan nama Vip Bitcoin. Menyadari meningkatnya antusiasme masyarakat Indonesia terhadap cryptocurrency, namanya diubah menjadi Indodax pada tahun 2018.
Platform ini dirancang dengan konsiderasi kemudahan penggunaan, sehingga transaksi pembelian Bitcoin dan berbagai altcoin menjadi lebih nyaman. Selain itu, Indodax sering kali menawarkan harga yang lebih bersaing dibandingkan dengan pembelian dari luar negeri, dan terkenal dengan tingkat keamanan serta kehandalannya.
Hingga saat ini, aktivitas perdagangan Bitcoin di Indodaxdianggap aman. Jika pengguna mengalami kendala, tim layanan pelanggan Indodax siap memberikan bantuan dengan segera. Pengguna dapat mengatur trading mereka dan memanfaatkan lebih dari 100 indikator di grafik tanpa batas, semuanya disediakan secara gratis.
Bagi pengguna baru, Pluang menarik perhatian dengan menawarkan 0% biaya transaksi untuk cryptocurrency dan saham AS, menjadikannya pilihan yang sangat menarik bagi pemula maupun trader berpengalaman.
Perlu diingat, semua aktivitas jual beli crypto memiliki resiko dan volatilitas yang tinggi karena sifat crypto dengan harga yang fluktuatif.
Maka dari itu, selalu lakukan riset mandiri (DYOR) dan gunakan dana yang tidak digunakan dalam waktu dekat (uang dingin) sebelum berinvestasi. Segala aktivitas jual beli bitcoin dan investasi aset crypto lainnya menjadi tanggung jawab para trader dan investor.
Editor : Firman Aji Saputra