Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Langganan RSUD dr Iskak Tulungagung, Ini Kisah di Balik Tahu Pak Lan Ngunut

Rinto Wahyu Hidayat • Selasa, 15 April 2025 | 17:44 WIB

Suparlan sedang mengolah kedelai menjadi tahu khas Tulungagung (WEB DESA SUMBERJO KULON)
Suparlan sedang mengolah kedelai menjadi tahu khas Tulungagung (WEB DESA SUMBERJO KULON)

RADAR TULUNGAGUNG – Siapa sangka, dari dapur sederhana yang masih mengandalkan kayu bakar, lahir tahu berkualitas tinggi yang kini menjadi langganan rumah sakit terbesar di  Tulungagung.

Suparlan, sosok di balik merek Tahu Pak Lan, yang namanya kini lekat sebagai pelopor tahu unggulan dari Desa Sumberejo Kulon, Kecamatan Ngunut, Tulungagung

Baca Juga: Sentra Pembuatan Kerupuk di Tulungagung Terkendala Cuaca, Ini Harapan Pemilik Usaha

Memulai usaha sejak 1983, tepat saat usianya menginjak 22 tahun,Suparlan meneruskan tradisi keluarga dalam memproduksi tahu di wilayah Tulungagung timur.

Namun, bukan sekadar melanjutkan, ia membawa inovasi dan semangat baru yang menjadikan usahanya berkembang pesat.

Baca Juga: Hasil Penelitian Bisa untuk Mengembangkan UMKM? Peneliti BRIN: Ada Dua Skema yang Ditawarkan

Di masa awal, tahu produksinya dijajakan dengan cara berkeliling kampung. Kini, puluhan tahun kemudian, Tahu Pak Lan telah dipercaya menjadi pemasok tetap RSUD dr Iskak Tulungagung.

Sekaligus dipasarkan melalui jaringan penjualan yang luas, bahkan menembus pasar luar kecamatan.

Baca Juga: Kerupuk Rambak Khas Tulungagung Jadi Primadona saat Lebaran Idul Fitri

Satu hal yang membuat produk ini begitu digemari adalah kualitas rasanya. Proses pembuatan tahu Pak Lan memang masih mengandalkan metode tradisional dengan menggunakan kayu bakar dan teknik percampuran manual. Namun, pemilihan bahan baku menjadi kunci utama.

Suparlan menggunakan kombinasi antara kedelai Nganjuk yang gurih dan kedelai Amerika yang tidak berbau.

Baca Juga: Sering Buat Camilan, Buah Pisang Ternyata Bisa untuk Menurunkan Berat Badan

Hasilnya tahu yang tidak hanya enak dan lembut, tetapi juga bersih dan higienis. Ini menjadi pembeda utama dari produk sejenis di pasaran.

Dari Lomba Kabupaten hingga Dapur Konsumen, Capaian prestasi pun turut mengiringi perjalanan usaha ini.

Pada tahun 1991, Suparlan berhasil menjuarai Lomba Kerajinan Tahu se-Kabupaten Tulungagung, sebuah pengakuan nyata atas kualitas produknya.

Sejak saat itu, nama Tahu Pak Lan kian dikenal dan dipercaya masyarakat luas. Tahu Pak Lan bukan hanya soal kuliner. Ia adalah cerminan kegigihan, kualitas, dan kearifan lokal yang dikelola secara konsisten.

Baca Juga: Simak Masakan Sayuran Berikut Seharusnya Tidak Dihangatkan, Dampaknya Mengerikan

Di tengah gempuran produk instan, Suparlan justru membuktikan bahwa produk tradisional tetap bisa bersaing—asal dijaga mutu dan dipasarkan dengan bijak.

Kini, Tahu Pak Lan tak hanya menjadi kebanggaan Desa Sumberejo Kulon, tetapi juga contoh nyata bahwa UMKM desa mampu bersaing di tengah industri modern, bahkan menjadi mitra strategis instansi besar seperti rumah sakit. ****

Editor : Dharaka R. Perdana
#tahu #tulungagung #umkm #rsud dr iskak