RADAR TULUNGAGUNG - Capaian retribusi pasar Tulungagung diawal tahun 2025 patut diacungi jempol.
Karena hanya dalam tiga bulan saja, uang sebesar 1,2 Miliar (M) berhasil didulang.
Abalis Kebijakan Ahli Muda, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Tulungagung, Yusantoso memaparkan tahun 2025 ini target retribusi pasar di Tulungagung sebesar Rp 4,6 milyar.
Ada sebuah kabar baik. Lantaran di triwulan pertama tahun saja, capaian retribusi pasar sudah memuaskan.
Baca Juga: Industri Kerupuk Rambak di Kelurahan Sembung Tulungagung Terus Bertahan di Tengah Persaingan Pasar
Tepatnya sampai dengan bulan Maret, serapan retribusi pasar di Tulungagung mencapai 26,7 persen.
Jika dinominalkan capaian retribusi pasar di Tulungagung pada triwulan pertama mencapai Rp 1,2 milyar.
"Pada triwulan pertama retribusi pasar mencapai 26,7 persen dari target. Itu berarti 1,2 M dari target 4,6 M,” kata Yusantoso.
Yusantoso menyebut beberapa komponen yang diserap pada retribusi pasar.
paBaca Juga: Parkir Berlangganan (Hampir) Pasti Diterapkan di Tulungagung, PAD Bisa Terdongkrak Hingga Rp 200 Miliar
Mulai dari retribusi persampahan, pelayanan, toko atau grosir dan parkir.
Khusus Retribusi parkir, dilakukan tidak hanya terhadap kendaraan yang terparkir namun juga kendaraan yang melintas, seperti tengkulak yang mengirim atau mengambil barang di pasar.
Keempat komponen tersebut menjadi penyumbang seluruh capaian retribusi pasar pada triwulan pertama tahun 2025.
“Kalau secara angka, pelayanan pasar yang terbanyak menyumbang retribusi,” kata Yusantoso.
Dia menyebut capaian retribusi pasar didapat melalui 31 pasar di Tulungagung.
Pasar Ngemplak menjadi penyumbang terbanyak dengan Rp 709 juta.
"Kalau melihat capaian retribusi pasar pada triwulan pertama tahun ini, kami optimis jika capaian retribusi pasar di akhir tahun 2025 nanti mampu melampaui target," pungkas Yusantoso.***
Editor : Mukhamad Zainul Fikri