Kediri, 22 Mei 2025 - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Kediri resmi menggelar Kick Off Bulan Literasi Keuangan 2025 melalui peluncuran program SICANTIK (Sahabat Ibu Cakap Literasi Keuangan).
Program ini merupakan hasil kolaborasi antara OJK Kediri, Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Kabupaten Kediri, dan PT Pegadaian Kantor Cabang Kediri.
Inisiatif ini bertujuan untuk mendorong peningkatan literasi dan inklusi keuangan, khususnya di kalangan perempuan di wilayah Kabupaten Kediri.
Peluncuran SICANTIK dilaksanakan pada Rabu, 21 Mei 2025, di Pendopo Panjalu Jayati, Kabupaten Kediri.
Acara ini dihadiri oleh Wakil Bupati Kediri Dewi Mariya Ulfa, Kepala OJK Kediri Ismirani Saputri, Kepala Bagian Perekonomian Kabupaten Kediri Santoso, dan Pimpinan PT Pegadaian Cabang Kediri Anas Sulistyo.
Dalam sambutannya, Kepala OJK Kediri Ismirani Saputri memaparkan hasil Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan tahun 2025.
Hasil survei menunjukkan bahwa tingkat literasi keuangan masyarakat Indonesia mencapai 66,5%, sementara tingkat inklusi keuangan berada di angka 80,5%.
Meski meningkat, angka ini masih di bawah target inklusi keuangan nasional sebesar 98% pada tahun 2045.
“Perlu menjadi perhatian kita bersama bahwa tingkat literasi dan inklusi keuangan perempuan masih lebih rendah dibandingkan laki-laki.
Literasi keuangan perempuan tercatat sebesar 65,6%, sementara laki-laki sebesar 67,3%. Sedangkan inklusi keuangan perempuan sebesar 80,3%, dan laki-laki 80,7%,” ujar Ismirani.
Program SICANTIK dirancang sebagai sarana pemberdayaan perempuan melalui edukasi literasi keuangan yang praktis dan mudah dipahami.
Program ini melibatkan lebih dari 585 ibu-ibu dari Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Kediri yang mengikuti kegiatan secara daring maupun luring.
Melalui pendekatan komunitas, SICANTIK mendorong ibu-ibu untuk menjadi agen perubahan dalam pengelolaan keuangan keluarga, pemanfaatan produk dan layanan keuangan formal, serta penciptaan peluang ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.
Dalam kegiatan kick off ini, peserta mendapatkan berbagai manfaat, antara lain:
• Talkshow edukatif tentang perencanaan keuangan, investasi, dan penggunaan produk jasa keuangan.
• Pengenalan program Bank Sampah Pegadaian, yang mengedukasi masyarakat mengenai penukaran sampah anorganik dengan tabungan emas sebagai solusi ekonomi ramah lingkungan.
• Layanan keuangan inklusif, seperti pembukaan rekening dan simulasi produk jasa keuangan.
Wakil Bupati Kediri, Dewi Mariya Ulfa, mengapresiasi inisiatif dan sinergi antara OJK Kediri, TPAKD, serta industri jasa keuangan dalam mendorong pemberdayaan perempuan di Kabupaten Kediri.
“Setelah mengikuti kegiatan ini, saya harap ibu-ibu dapat menerapkan ilmu yang diperoleh, termasuk mengelola sampah sebagai sumber tabungan emas. Dengan demikian, kegiatan ini tidak hanya mendukung pendapatan organisasi, tetapi juga meningkatkan kesejahteraan keluarga dan masyarakat di sekitarnya,” ungkap Dewi Mariya Ulfa.
Melalui program SICANTIK, OJK Kediri menegaskan komitmennya dalam meningkatkan literasi dan inklusi keuangan masyarakat melalui penguatan sinergi dan kolaborasi bersama TPAKD, lembaga jasa keuangan, dan berbagai pemangku kepentingan lainnya.
⸻
Informasi lebih lanjut:
Kepala OJK Kediri – Ismirani Saputri
Telp. (0354) 7418058 | Email: kojk.kediri@ojk.go.id
Editor : Vidya Sajar Fitri