TULUNGAGUNG – Semangat kewirausahaan di Tulungagung terus menggeliat.
Di tengah dinamika ekonomi dan era digitalisasi, warga Tulungagung tak tinggal diam.
Berbagai usaha mandiri bermunculan, sebagian besar dipelopori oleh generasi muda Tulungagung yang kreatif dan adaptif.
Lantas, jenis usaha mandiri apa yang paling digemari warga Tulungagung saat ini?
Berdasarkan pantauan tren lokal dan komunitas UMKM, setidaknya ada lima jenis usaha mandiri yang tengah naik daun di Tulungagung sepanjang 2024 hingga pertengahan 2025.
Usaha-usaha ini tidak hanya menjanjikan keuntungan, tetapi juga mampu memperkuat identitas lokal serta memperluas peluang kerja, seperti:
1. Kopi dan Minuman Kekinian
Gerai kopi modern dengan konsep minimalis dan estetik menjamur di berbagai sudut kota.
Usaha mandiri ini digandrungi kalangan milenial dan gen Z, baik sebagai pelaku usaha maupun konsumen.
Lokasi strategis seperti dekat kampus, CFD Tulungagung, dan kawasan wisata menjadi incaran.
Kopi bukan cuma minuman, tapi jadi gaya hidup. "Banyak anak muda buka kedai kecil dengan branding kuat dan menu inovatif,” ujar Rizky, pelaku usaha kopi lokal di Boyolangu.
2. Budi Daya Ikan Hias dan Cupang
Tak hanya estetika, budi daya ikan hias seperti cupang, koi, hingga guppy menjadi usaha rumahan yang menjanjikan.
Modal relatif kecil, perawatan mudah, dan permintaan pasar yang stabil membuat usaha ini digemari warga di pinggiran kota seperti Campurdarat, Kauman, dan Bandung.
3. Kuliner Khas Tulungagung dalam Kemasan Modern
Usaha olahan makanan seperti sambel pecel, kripik tempe, dan jenang grendul mulai dikemas modern dan dijual online.
Dengan kemasan menarik dan strategi digital marketing, para pelaku usaha kuliner lokal berhasil menembus pasar nasional bahkan ekspor skala kecil.
4. Jasa Digital dan Konten Kreator Lokal
Anak muda Tulungagung semakin banyak merambah dunia digital, mulai dari jasa desain grafis, video editor, hingga admin media sosial.
Beberapa bahkan sukses menjadi konten kreator lokal yang mempromosikan wisata dan budaya daerah, sekaligus menghasilkan cuan dari iklan dan endorsement.
5. Pertanian Urban dan Hidroponik
Tren pertanian urban berbasis hidroponik mulai merambah perkotaan Tulungagung.
Masyarakat memanfaatkan pekarangan rumah untuk menanam sayuran organik, lalu dijual langsung ke konsumen atau restoran lokal.
Ini menjadi usaha mandiri yang ramah lingkungan dan menyehatkan.
Tren usaha mandiri di Tulungagung saat ini mencerminkan semangat adaptasi, inovasi, dan kebangkitan ekonomi lokal.
Dari sektor kuliner, digital hingga budi daya, para pelaku UMKM menunjukkan bahwa dengan modal kreatif dan semangat mandiri, siapa pun bisa sukses di kota ini. (rin)
Editor : Didin Cahya Firmansyah