Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Hari Indonesia Menabung 2025 di Kota Marmer Usung Semangat CEMERLANG

Rahmat Nur Yahya • Selasa, 12 Agustus 2025 | 00:52 WIB
Photo
Photo

Bank Tulungagung, OJK Kediri, dan Pemkab Gerakkan Budaya Menabung Sejak Dini

KOTA, Radar Tulungagung – Pagi yang cerah di Pendhapa Kongas Arum Kusumaning Bangsa, Senin (11/8), menjadi saksi kesungguhan berbagai pihak dalam menanamkan budaya menabung sejak usia dini.

Bank Tulungagung, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Kediri, dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tulungagung bersinergi menggelar Peringatan Hari Indonesia Menabung (HIM) 2025, mengusung tema Cerdas Menabung untuk Indonesia Emas dan Gemilang (CEMERLANG).

Dengan dihadiri ratusan pelajar dari jenjang SD hingga SMP, kegiatan ini menjadi momentum penting untuk membentuk kebiasaan baik yang diyakini mampu memperkuat pengelolaan keuangan keluarga sekaligus mendorong literasi dan inklusi keuangan, khususnya di wilayah Karesidenan Kediri dan Tulungagung.

Direktur Bank Tulungagung, Suhermin menegaskan, komitmen perusahaannya untuk mendekatkan akses menabung kepada para pelajar melalui program Satu Pelajar Satu Rekening.

“Kami sudah memiliki jadwal rutin. Setiap SD di wilayah Tulungagung dibina oleh kantor cabang atau kantor kas masing-masing. Kami sediakan celengan, yang setiap bulan diambil petugas kami. Target kami, semua sekolah dapat bekerja sama dengan Bank Tulungagung agar budaya menabung semakin mengakar,” ujarnya.

Photo
Photo

Sementara itu, Kepala OJK Kediri, Ismirani Saputri, menilai HIM 2025 adalah salah satu pintu masuk yang efektif untuk membangun kesadaran finansial generasi muda.

“Harapannya, kegiatan ini bisa mendorong peningkatan jumlah rekening tabungan pelajar dan produk keuangan lainnya. Ini juga untuk mendukung target inklusi keuangan 91 persen pada 2025, sebagaimana tercantum dalam RPJMN 2025–2029,” katanya.

Bupati Tulungagung, Gatut Sunu Wibowo, dalam sambutannya memberikan apresiasi atas kolaborasi lintas sektor yang terjalin.

“Menabung bukan sekadar menyimpan uang. Ini tentang membentuk karakter, disiplin, dan kesiapan menghadapi masa depan. Jika dibiasakan sejak kecil, anak-anak kita akan tumbuh dengan kesadaran finansial yang kuat,” tegasnya.

Acara yang berlangsung sejak pukul 07.00 WIB ini dikemas atraktif.

Rangkaian kegiatan meliputi lomba mewarnai untuk pelajar SD, lomba cerdas cermat untuk pelajar SMP, edukasi pengelolaan uang, hingga penyerahan penghargaan kepada sekolah yang konsisten mendukung program Satu Rekening Satu Pelajar (KEJAR).

Penghargaan dibagi menjadi dua kategori: Sekolah dengan Saldo Tabungan Terbesar dan Sekolah dengan Nasabah SIMPEL Aktif Terbanyak.

Sekitar 450 pelajar, terdiri atas 300 siswa SD dan 150 siswa SMP, turut memeriahkan acara yang berlangsung meriah dan edukatif ini.

Seluruh peserta mendapat tabungan gratis sebesar Rp 25 ribu yang langsung disetor ke rekening masing-masing.

Tak hanya itu, Bank Tulungagung juga memberikan beasiswa kepada 15 pelajar sebagai bentuk dukungan nyata terhadap pendidikan dan masa depan generasi muda.

OJK Kediri optimistis, keberlanjutan edukasi keuangan yang melibatkan banyak pihak akan memperkuat literasi dan inklusi keuangan di daerah.

Selain menjadi fondasi kesehatan finansial individu, langkah ini juga diyakini mampu memperkokoh pertumbuhan ekonomi daerah dan kesejahteraan masyarakat di masa depan.(yay/din)

Editor : Vidya Sajar Fitri
#Cemerlang #bank tulungagung #ojk kediri #Pemkab Tulungagung #Hari Indonesia Menabung