RADAR TULUNGAGUNG – Radar Tulungagung kembali membuktikan komitmennya dalam mendukung pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dengan menggelar Seminar UMKM Naik Kelas bertema “Peluang, Tantangan, dan Cuan”.
Kegiatan yang berlangsung pada Sabtu (13/9) di Lojikka Hotel ini menghadirkan dua narasumber inspiratif, Wakil Wali Kota Surakarta Astrid Widayani dan CEO Zendo, Lutfy Azizah.
Event yang mendapat dukungan penuh dari BSI, BRI, Zendo, Komix, dan Lojikka Hotel ini disambut antusias oleh ratusan pelaku UMKM dari berbagai bidang usaha di Tulungagung dan sekitarnya.
Baca Juga: Ribuan UMKM di Tulungagung Belum Kantongi Izin Resmi, Mampukah Bersaing di Pasaran?
Sejak pagi, peserta sudah memadati lokasi acara di salah satu gedung hotel Lojikka dengan penuh semangat untuk menyerap ilmu baru yang diharapkan mampu mengembangkan usaha mereka.
Wakil Bupati Tulungagung, Ahmad Baharudin, turut hadir memberikan apresiasi. Ia menilai, seminar semacam ini sangat relevan dengan kebutuhan daerah, khususnya dalam meningkatkan daya saing UMKM di tengah kondisi ekonomi yang penuh tantangan.
“Pemkab Tulungagung siap membantu dan berkolaborasi dengan seluruh elemen masyarakat, termasuk pelaku UMKM. Jika ada kesulitan, baik dalam perizinan maupun kendala lain, jangan segan meminta bantuan melalui dinas terkait,” tegasnya.
Baca Juga: Strategi Pemasaran Online ala Gen Z di Tulungagung, Cara UMKM Lokal Menembus Pasar Anak Muda
Menurut Baharudin, UMKM memiliki peran vital dalam menggerakkan roda perekonomian daerah. Dengan adanya kegiatan semacam ini, ia berharap semakin banyak pelaku UMKM yang menerapkan ilmu-ilmu yang didapat dari kegiatan ini.
Acara berlangsung meriah dan interaktif. Puluhan peserta tampak antusias menyimak materi yang disampaikan narasumber.
Sesi diskusi pun berjalan hidup dengan banyaknya pertanyaan yang diajukan. Hal ini menunjukkan tingginya keinginan pelaku UMKM untuk berkembang dan mencari solusi atas tantangan yang mereka hadapi.
Baca Juga: UMKM, Si Kecil Penggerak Ekonomi, Ini Dampak Besarnya untuk Indonesia
Di sisi lain, Wakil Wali Kota Surakarta Astrid Widayani sebagai pemateri mengungkapkan pentingnya inovasi dan adaptasi bagi pelaku UMKM.
Ia menilai forum seperti ini sangat inspiratif karena memberi kesempatan pelaku usaha untuk belajar langsung dari pengalaman praktis narasumber.
“Event ini menjadi tonggak penting agar UMKM di Tulungagung bisa benar-benar naik kelas. Ilmu yang didapat dari sini bisa langsung diterapkan dalam usaha,” ujarnya.
Hal senada diungkapkan CEO Zendo, Lutfy Azizah yang menyoroti pentingnya konsistensi dalam menjalankan bisnis.
Dia mengaku salut melihat semangat para pelaku UMKM di Tulungagung yang hadir dengan antusias.
Baca Juga: Buat Bisnis Tumbuh di 2025, Berikut 7 Trik Pemasaran Digital untuk Pelaku UMKM
“Saya berharap kegiatan yang diinisiasi Radar Tulungagung ini tidak berhenti sampai di sini. Harus ada tindak lanjut, bahkan bisa menciptakan program serupa yang lebih bermanfaat,” kata Lutfy.
Sementara itu Direktur Radar Tulungagung, Aris Sudanang, menyampaikan rasa kagum atas antusiasme peserta.
Menurut dia, hal ini menjadi sinyal positif bahwa pelaku UMKM siap untuk naik kelas dengan bekal ilmu yang mereka dapatkan dari acara ini.
“Seminar ini adalah pintu pembuka. Harapannya UMKM bisa benar-benar naik kelas, dari pengusaha kecil menjadi menengah, hingga berkembang menjadi perusahaan besar. Itu adalah perjalanan yang harus dijalankan secara konsisten,” tegasnya.
Kegiatan Seminar UMKM Naik Kelas ini bukan hanya ajang berbagi ilmu, melainkan juga menjadi momentum kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, dan media dalam memberdayakan UMKM.
Dukungan dari berbagai sponsor menunjukkan adanya kepedulian bersama untuk mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis kerakyatan.
Dengan suasana yang penuh semangat, interaktif, dan inspiratif, acara ini diharapkan tidak hanya menjadi agenda tahunan, tetapi juga langkah berkelanjutan untuk mencetak lebih banyak UMKM tangguh yang benar-benar naik kelas di Tulungagung. ****
Editor : Dharaka R. Perdana