RADAR TULUNGAGUNG – Semarak perayaan Hari Jadi ke-820 Tulungagung mulai terasa dengan digelarnya Gelar Karya UMKM Tahun 2025 di Lapangan Desa Sukowidodo, Kecamatan Karangrejo.
Acara yang berlangsung selama tiga hari, mulai 26 hingga 28 September 2025 ini, resmi dibuka oleh Sekretaris Daerah Tulungagung, Tri Hariadi, mewakili Bupati Tulungagung, Gatut Sunu Wibowo.
Dalam sambutannya, Sekda menyampaikan rasa syukur atas antusiasme masyarakat dan para pelaku UMKM yang turut memeriahkan kegiatan ini.
Baca Juga: Seminar UMKM Naik Kelas Berjalan Gayeng, Wawali Surakarta dan CEO Zendo Berbagi Kiat Sukses
“Kegiatan ini bukan hanya ajang pamer produk unggulan, tetapi juga menjadi wadah sinergi, inovasi, sekaligus penggerak roda perekonomian daerah. Harapannya, Gelar Karya UMKM bisa menjadi ikon ekonomi Kabupaten Tulungagung,” ujarnya.
Mengusung tema “Sinergitas UMKM, Mandiri dan Berdaya Saing”, acara ini menghadirkan 35 stan UMKM.
Ditambah stan OPD yang menampilkan berbagai produk lokal dari desa-desa di Kecamatan Karangrejo, Kauman, Ngantru, serta organisasi masyarakat. Tak ketinggalan, ada pula partisipasi dari Aisyiyah, LDII, LPNU MWC NU, hingga Sahabat UMKM.
Selain itu, dukungan penuh datang dari OPD terkait, seperti Dinas Ketahanan Pangan, Dinas Pertanian, Disperindag, hingga BAZNAS, yang ikut membuka stand layanan dan produk.
Baca Juga: Ribuan UMKM di Tulungagung Belum Kantongi Izin Resmi, Mampukah Bersaing di Pasaran?
“Antusiasme masyarakat luar biasa. Produk-produk yang ditampilkan benar-benar menjadi daya tarik sekaligus bukti nyata geliat UMKM Tulungagung,” terang Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro, Slamet Sunarto.
Selama tiga hari pelaksanaan, pengunjung dimanjakan dengan beragam suguhan menarik mulai dari produk olahan pangan, fashion, kerajinan, hingga wahana permainan anak.
Tercatat, ada sekitar 60 pedagang kaki lima (PKL) yang ikut meramaikan arena pameran dengan berbagai kuliner khas.
Tak hanya pameran, panitia juga mengadakan penilaian stan terbaik, terunik, dan omzet tertinggi.
Hasilnya stan Dinas Pertanian sebagai stan terbaik, stan Desa Sukowidodo sebagai stan terunik, dan stan LPNU MWC NU dengan produk home industri “Udeng Milenial Kopyah Goni” sebagai stan dengan omzet tertinggi, mencapai Rp5 juta selama tiga hari.
Pada hari terakhir, acara penutupan berlangsung meriah dengan pengumuman pemenang dan penyerahan hadiah oleh Dinas Koperasi dan Usaha Mikro bersama Kepala Desa Sukowidodo.
Baca Juga: Strategi Pemasaran Online ala Gen Z di Tulungagung, Cara UMKM Lokal Menembus Pasar Anak Muda
Ke depan, Gelar Karya UMKM 2025 masih akan berlanjut di beberapa kecamatan, yaitu Sendang, Bandung, dan Tulungagung Kota.
Rangkaian roadshow ini diharapkan menjadi momentum kebangkitan UMKM sekaligus memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat Tulungagung. ****
Editor : Dharaka R. Perdana