RADAR TULUNGAGUNG - Minat masyarakat untuk menempuh pendidikan vokasi di Kementerian Perindustrian (Kemenperin) terhitung tinggi. Selain itu, jumlah lulusan yang berhasil terserap ke industri juga besar.
Adaptasi dan penyesuaian kurikulum terus dilakukan agar sumber daya manusia (SDM) yang terserap mampu masuk ke pabrikan yang semakin berkembang.
Kemenperin mencatat pada animo pendaftar pendi dikan vokasi meningkat 21,33 persen tahun ini. Total ada 82.655 pendaftar yang tersebar di 11 politeknik dan 2 akademi.
Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita menyebut tren positif tersebut sebagai bukti meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap mutu pendidikan vokasi industri.
"Pendidikan vokasi adalah jalan strategis untuk berkon-tribusi dalam pembangunan industri nasional," ujar Agus di Jakarta, Rabu (8/10/2025).
Dari sisi keluaran pendidikan, Kemenperin berhasil mencatat tingkat serapan lulusan mencapai 88 persen pada 2024.
Baca Juga: Perdagangan Awal Oktober, Rupiah Melemah ke Rp16.625 per Dolar AS, IHSG Justru Dibuka Menguat
Dari total 3.118 lulusan program vokasi (SMK, politeknik, dan akademi Komunitas sebanyak 2.731 orang telah bekerja di industri, sedangkan sisanya melanjutkan studi, berwi-rausaha, atau masih dalam proses penerimaan kerja.
"Tingkat serapan yang tinggi menunjukkan bahwa lu-lusan vokasi Kemenperin memiliki kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan industri dan siap berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi nasional," tambah Agus. ****
Editor : Dharaka R. Perdana