Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Siapkan Belanja Modal Rp20 Miliar, BEEF Genjot Bisnis Susu di Indonesia, Tangkap Peluang Emas dari Program Makan Bergizi Gratis

Ilma Nurrahma • Jumat, 10 Oktober 2025 | 19:25 WIB

PT Estika Tata Tiara (BEEF) memperluas usahanya ke sektor susu dan kerbau untuk mendukung Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
PT Estika Tata Tiara (BEEF) memperluas usahanya ke sektor susu dan kerbau untuk mendukung Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

RADAR TULUNGAGUNG - Estika Tata Tiara (kode saham BEEF) tengah bersiap memperluas portofolio bisnisnya ke sektor susu dan daging kerbau sebagai respons terhadap peluang yang muncul dari program pemerintah, Makan Bergizi Gratis (MBG).

Perusahaan akan menambah kegiatan usaha sapi perah dan memulai perdagangan produk susu serta turunannya, dengan target awal memasukkan pendapatan baru sejak kuartal I 2026.

Langkah ini juga dilatarbelakangi kondisi produksi susu segar nasional yang masih belum mencukupi kebutuhan industri.

Baca Juga: Percepatan Jaminan Keamanan Pangan MBG, Kemenkes Terbitkan Edaran Khusus SLHS Bagi Dapur Pelayanan Gizi

Rencana Ekspansi BEEF

BEEF akan menambah klasifikasi usaha baru (KBLI) yang mencakup sapi perah dan produksi susu, kerbau hidup potong, serta perdagangan besar hewan hidup dan produk turunannya termasuk susu.

Untuk mendukung usaha susu sapi perah, BEEF akan mendatangkan 250 ekor sapi Friesian Holstein impor dari Australia pada Oktober 2025.

Kerjasama dilakukan dengan Balai Besar Pembibitan Ternak Unggul dan Hijauan Pakan Ternak (BBPTU) Manggala, Banyumas, agar pengelolaan sapi perah dan produksi susu dapat dikerjakan secara mandiri dan berkualitas.

Baca Juga: Cegah Tragedi MBG Terulang, Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi Tegaskan SPPG Wajib Terbuka dan Siap Dicek Kapan Pun

Proyeksi Keuangan & Dampak ke Pendapatan

Pada semester I 2025, BEEF mencatat pendapatan sebesar Rp3,45 triliun, naik 153,71 % dibanding periode sama tahun lalu (Rp1,36 triliun). Laba bersih naik menjadi Rp73,76 miliar dari sebelumnya Rp40,58 miliar.

Untuk mendukung usaha sapi perah mandiri, BEEF menyiapkan belanja modal Rp20 miliar.

Target awal: lini usaha susu sapi perah ini akan mulai menyumbang sekitar 10 persen dari total pendapatan perusahaan.

Tantangan dan Strategi Mitigasi

Produksi susu nasional yang rendah menjadi tantangan. Perlu peningkatan produktivitas per ekor sapi perah agar bisa menyediakan volume yang dibutuhkan.

Pengelolaan kualitas susu (higienitas, kandungan gizi) penting agar produk memenuhi standar MBG dan pasar umum. BEEF akan belajar dari institusi seperti BBPTU Manggala.

Investasi infrastruktur seperti pakan ternak yang berkualitas (hijauan dan konsentrat), tempat tinggal ternak, teknologi pemantauan kesehatan hewan diperlukan agar usaha sapi perah berjalan efisien. ****

Editor : Dharaka R. Perdana
#Beef #MBG #protein hewani #susu #ekspansi bisnis