RADAR TULUNGAGUNG - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa kini tengah menjadi sorotan publik secara masif sejak resmi dilantik pada 8 September 2025, menggantikan Sri Mulyani Indrawati.
Purbaya, yang merupakan menteri keuangan ke-30, dilantik langsung oleh Presiden RI Prabowo Subianto.
Hanya dalam kurun waktu satu bulan masa kerjanya, popularitas Purbaya melesat tajam di mata masyarakat.
Ia bahkan sempat berkelakar bahwa dirinya disambut oleh masyarakat layaknya seorang artis saat menghadiri acara Investor Daily Summit 2025 di Jakarta Convention Center (JCC).
Baca Juga: 26 PNS Pajak Dipecat Karena Terima Uang Haram, Menkeu Purbaya: Nggak Bisa Diampuni Lagi
Tingginya popularitas Purbaya ini tak lepas dari sejumlah gebrakan kebijakan yang kontroversial namun didukung publik.
Termasuk penempatan dana pemerintah menganggur senilai Rp 200 triliun ke lima bank BUMN per 12 September 2025.
Karena gaya komunikasinya yang blak-blakan, Purbaya juga ramai disebut-sebut sebagai 'Menteri Gen Z' di media sosial.
Melesatnya sorotan ini kemudian memicu spekulasi liar di kalangan netizen.
Sejumlah warganet bahkan mulai menggadang-gadangkan Purbaya untuk maju sebagai calon wakil presiden (Cawapres) pada Pemilu 2029.
Menanggapi dorongan politik dari publik tersebut, Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa ia sama sekali tidak memikirkan soal pencalonan dirinya.
Ia merasa masih terlalu dini untuk membicarakan peluang politik, mengingat ia baru sebulan bekerja sebagai Menkeu.
"Baru juga sebulan kerja, gila lho," ujar Purbaya dengan nada tegas saat ditemui wartawan di Jakarta Convention Centre, Kamis (9/10/2025).
Purbaya juga mengingatkan bahwa kondisi ekonomi selalu bersifat naik-turun.
Ia menyiratkan bahwa sanjungan dan popularitas yang ia terima saat ini terjadi karena ekonomi sedang membaik, namun hal itu bisa merosot kembali jika ekonomi memburuk.
Purbaya menjelaskan bahwa saat ini fokus utamanya adalah membenahi kebijakan fiskal negara dan memastikan bahwa stabilitas ekonomi tetap terjaga.
Ia merasa bahwa tugas yang diemban sebagai Menkeu masih sangat banyak dan belum tersentuh sepenuhnya.
Ia menambahkan bahwa pekerjaan yang telah ia tuntaskan baru sebatas di permukaan saja.
"Yang bawah belum kami sisir," kata Purbaya, merujuk pada banyaknya pekerjaan rumah yang belum ia selesaikan.
Ia kembali menekankan, "Nggak, nggak mikirin sama sekali kerja juga belum ini kan baru cuman di permukaan aja yang di bawahnya belum kita sisir kebetulan tapi nggak ada pilihan sama sekali gue nggak peduli juga," ujarnya, menggarisbawahi bahwa ia tidak memiliki kepentingan sama sekali terhadap isu Cawapres.
Meskipun menolak mentah-mentah godaan politik, Purbaya mengaku aktif memantau reaksi dan masukan masyarakat di media sosial.
Ia seringkali melihat kolom komentar, terutama di platform TikTok, untuk mengetahui pandangan masyarakat terhadap dirinya sejak dilantik.
Purbaya bahkan mengakui bahwa dari TikTok, ia kadang mendapatkan masukan yang menarik, yang kemudian ia pertimbangkan dan tindak lanjuti.
Hal ini menunjukkan sisi keterbukaan komunikasi yang memberinya julukan 'Menteri Gen Z'.
Selain kebijakan dana Rp 200 triliun, Purbaya juga mengklaim sudah ada hasil nyata dari kinerjanya selama satu bulan di pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.
Ia memamerkan bahwa Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) telah mengalami kenaikan kencang sejak ia menjabat.
Purbaya menyebutkan bahwa saat ia mulai menjabat, IHSG masih berada di level 7.766,8, dan kini telah menguat di kisaran 8.100.
Tak hanya IHSG, Purbaya juga mengklaim optimisme masyarakat terhadap pemerintah telah pulih kembali.
Ia melihat bahwa kondisi ini ditandai dengan menurunnya aksi demonstrasi yang sering terjadi sebelumnya.
"Optimisme sudah balik lagi ke masyarakat kita, yang tadinya demo, demo, dan demo, sekarang sudah berkurang kan. Sekarang sibuk, enggak demo dia," klaimnya.
Saat menyampaikan klaim positif tersebut, Purbaya sempat merendah.
Ia mengaku malu karena disambut layaknya artis, padahal ia merasa hasil kerjanya baru satu bulan dan belum memadai.
Namun, ia berharap teman-teman pasar tidak kecewa, sebab IHSG sudah menunjukkan kenaikan yang signifikan.
Purbaya memastikan bahwa fokusnya saat ini adalah tugas besar yang belum tersentuh di bidang fiskal, dan ia tidak akan mengalihkan pandangan dari tugas utamanya sebagai Menteri Keuangan. ****
Editor : Dharaka R. Perdana