Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Rapelan Bansos BPNT Rp600 Ribu Cair di Oktober 2025, Warga Tulungagung Bisa Cek Status Penerima Lewat HP!

Shofia Indana Zulfa • Jumat, 17 Oktober 2025 | 17:55 WIB

Kemensos mulai salurkan BPNT Rp600 ribu untuk Triwulan IV 2025. (jawapos.com)
Kemensos mulai salurkan BPNT Rp600 ribu untuk Triwulan IV 2025. (jawapos.com)

RADAR TULUNGAGUNG - Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) merupakan salah satu program bantuan sosial (bansos) dari pemerintah yang dinanti-nanti oleh masyarakat berpenghasilan rendah di seluruh Indonesia, termasuk di Tulungagung.

Memasuki pertengahan Oktober 2025, pertanyaan mengenai kapan dana bantuan ini cair kembali mencuat.

Masyarakat penerima manfaat atau Keluarga Penerima Manfaat (KPM) kini mencari kebenaran mengenai kabar pencairan BPNT senilai Rp600 ribu yang dikabarkan mulai disalurkan pada bulan ini.

Kabar baiknya, penyaluran bansos BPNT memang telah dijadwalkan oleh Kementerian Sosial (Kemensos) untuk periode Triwulan IV, yang mencakup alokasi bulan Oktober hingga Desember 2025.

Program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) ini disalurkan secara bertahap, empat kali dalam setahun, atau setiap tiga bulan sekali.

Baca Juga: Terlibat Judol, 49 Rekening Warga Tulungagung Penerima Bansos PKH dan BPNT Dihentikan

Untuk tahap pencairan periode Triwulan IV (Oktober, November, dan Desember) 2025, setiap KPM akan menerima saldo total sebesar Rp600 ribu sekaligus. Sejatinya, nominal bantuan adalah Rp200 ribu per bulan.

Dana bantuan ini akan dikirim langsung ke rekening Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) masing-masing KPM.

Dengan adanya bantuan ini, penerima dapat memenuhi kebutuhan pokok mereka melalui e-warung terdekat.

Pemerintah telah menyiapkan anggaran yang cukup besar, yaitu senilai Rp43,6 triliun, untuk 20 juta KPM sepanjang tahun 2025.

Pihak Kemensos telah menjadwalkan bahwa Bansos BPNT Rp600 Ribu mulai disalurkan pada minggu kedua hingga akhir bulan Oktober 2025.

Meskipun demikian, penting untuk dicatat bahwa proses penyaluran tidak dilakukan secara serentak di seluruh daerah.

Hal ini terjadi karena proses verifikasi data dan distribusi dana dilakukan secara bertahap. Penyaluran harus menyesuaikan dengan kesiapan bank penyalur serta e-warung di setiap wilayah.

Oleh karena itu, jika dana belum masuk ke rekening KKS Anda, KPM diimbau untuk tidak panik, karena pencairan bisa saja masih menunggu giliran.

KPM yang terdaftar di Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) dan memiliki KKS aktif dapat mengecek status bantuan mereka secara daring melalui situs resmi Kemensos.

Selain pencairan reguler untuk Triwulan IV, beberapa KPM dilaporkan juga menerima pencairan dana bansos secara rapel, khususnya bagi penerima KKS baru yang sebelumnya belum sempat menerima bantuan dari tahap sebelumnya.

Baca Juga: Baznas Salurkan Bantuan ke Ponpes Al Khoziny Sidoarjo, Rp300 Juta untuk Rekonstruksi Musholla yang Ambruk

Informasi dari Radar Banyuwangi mencatat bahwa beberapa penerima telah menerima total dana hingga Rp1,6 juta.

Rincian pencairan rapel ini, berdasarkan bukti transaksi, mencakup BPNT Tahap 2 senilai Rp600.000, BPNT Tahap 3 senilai Rp600.000, dan tambahan Bantuan Penebalan Sembako berupa uang tunai senilai Rp400.000.

Pencairan rapel ini disebut sebagai penuntasan alokasi bansos tahap sebelumnya.

Pergeseran mekanisme penyaluran dari PT Pos Indonesia ke Bank Himbara juga menjadi bagian dari upaya percepatan dan pemerataan penyaluran dana.

KPM yang berhak menerima bantuan ini adalah mereka yang datanya sudah terdaftar dan sesuai di sistem Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) atau DTKS.

Untuk memastikan bahwa Anda adalah penerima dan mengetahui apakah dana sudah cair, Kemensos menyediakan dua cara mudah pengecekan status secara online melalui HP.

Penerima hanya perlu menyiapkan Nomor Induk Kependudukan (NIK) dan alamat sesuai domisili untuk pengecekan.

Cara Cek Status Penerima Bansos BPNT Lewat HP

Pengecekan status pencairan bansos melalui HP dapat dilakukan dengan dua cara, yaitu melalui website resmi Kemensos atau melalui aplikasi resmi "Cek Bansos".

1. Cek Bansos via Website Resmi Kemensos:

- Buka peramban (browser) di HP Anda dan akses tautan resmi Kemensos, yaitu https://cekbansos.kemensos.go.id/.

- Masukkan data diri berupa pilihan provinsi, kabupaten/kota, kecamatan, dan desa/kelurahan sesuai dengan alamat domisili Anda.

- Masukkan nama lengkap KPM sesuai Kartu Tanda Penduduk (KTP).

- Isi huruf kode atau captcha yang muncul pada kolom yang disediakan.

- Klik tombol “Cari Data”.

Sistem akan menampilkan status nama penerima manfaat berdasarkan wilayah yang Anda input.

Baca Juga: Pemkab Tulungagung Sulit Siapkan Rp10 Miliar untuk Perbaikan Stadion Rejoagung, Wabup Ahmad Baharudin: Mengajukan Bantuan ke Kementerian

Jika Anda adalah penerima, akan muncul tabel bansos yang diterima dengan keterangan status "Ya". Jika bukan, akan muncul keterangan "Tidak Terdapat Peserta/PM".

2. Cek Bansos via Aplikasi Resmi "Cek Bansos":

- Unduh dan instal aplikasi resmi "Cek Bansos" di Play Store atau toko aplikasi ponsel Anda.

- Bagi pengguna baru, pilih opsi “Buat Akun”.

- Lengkapi semua data diri yang diminta, termasuk nama lengkap, Nomor NIK, alamat, email, dan password.

- Unggah swafoto (selfie) dan foto KTP Anda.

- Klik tombol “Buat Akun Baru”. Akun akan otomatis dibuat jika tidak ada data yang keliru.

Anda mungkin diminta melakukan verifikasi melalui email.

- Setelah berhasil login, buka menu "Profil" untuk melihat daftar jenis bantuan yang Anda terima.

Penting bagi KPM untuk memastikan data kependudukan dan rekening KKS mereka aktif agar tidak terlewat dalam penyaluran berikutnya.

Karena pemerintah tidak menetapkan tanggal pasti untuk pencairan bansos, KPM dianjurkan untuk mengecek status pencairan secara berkala.

Secara ringkas, jadwal pencairan BPNT tahun 2025 adalah sebagai berikut:

- Tahap 1: Januari, Februari, Maret.

- Tahap 2: April, Mei, Juni.

- Tahap 3: Juli, Agustus, September.

- Tahap 4: Oktober, November, Desember.

Jika status sudah menunjukkan bahwa bantuan sudah dicairkan, dana tersebut bisa diambil atau dibelanjakan di bank-bank Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) yang bekerja sama.

Pastikan untuk rutin mengecek status di laman cekbansos.kemensos.go.id agar Anda dapat mengetahui kapan uang bantuan telah dikirim ke rekening KKS.

Editor : Dharaka R. Perdana
#kpm #kemenkos #tulungagung #bansos 2025 #bansos #ekonomi rakyat #dana bantuan #Cek Bansos #DTKS #bpnt #Program Sosial