RADAR TULUNGAGUNG - Kerjasama perjanjian perdagangan bebas yang sudah disepakati Indonesia dengan negara di Asia Tenggara dan Asia Timur ber-peluang untuk meningkatkan ekspor nasional.
Kementerian Perdagangan mendorong agar eksportir dalam negeri mau dan mampu memenuhi standar regulasi yang ditetapkan masing-masing negara.
Direktur Perundingan ASEAN Kementerian Perdagang-an Nugraheni Prasetya mencatat bahwa 60 persen perdagangan Indonesia menyasar negara mitra di Asia Tenggara dan Asia Timur.
Oleh karena itu, dengan pemanfaatan berbagai skema free trade agreement (FTA) dan Comprehensive Economic Partnership Agreement (CEPA) di berharap Indonesia dapat terus memperluas pasar ekspor.
"Sekaligus meningkatkan daya saing produk nasional, dan semakin memperkuat posisinya dalam rantai pasok global," ujarnya di Jakarta pada Selasa (21/10/2025).
Baca Juga: Selisih Data Rp 18 Triliun Menkeu Sentil Pencatatan Kas Daerah, Purbaya: Kemana Larinya?
Misalnya dengan Malaysia, melalui kerja sama yang dise-pakati kedua negara, pelaku usaha bisa menikmati tarif preferensi dan kemudahan asal produk untuk menjangkaupa-sar Malaysia.
"Negara ini juga bisa berperan sebagai hub bagi produk Indonesia untuk me-nembus pasar lain," ujar Atase Perdagangan Malaysia Aziza Rahmaniar Salam. ****
Baca Juga: Umumkan Buyback Rp5 Triliun, BCA Optimistis Pasar Saham Menguat, Laba Kuartal III Sesuai Target
Editor : Dharaka R. Perdana