Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

IHSG Diprediksi Menguat Hari Ini, Dipicu Optimisme Pemangkasan Suku Bunga The Fed dan Geopolitik Taiwan-China yang Memanas

Dharaka R. Perdana • Kamis, 27 November 2025 | 20:42 WIB

IHSG diprediksi bakal menguat pada hari ini. (FREEPIK)
IHSG diprediksi bakal menguat pada hari ini. (FREEPIK)

RADAR TULUNGAGUNG – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) berpotensi melanjutkan tren positif pada perdagangan Kamis ini.

Gerak penguatan bursa Asia dan global menjadi katalis utama bagi pasar saham Tanah Air.

IHSG dibuka menguat 9,20 poin atau 0,11 persen ke level 8.611,33. Indeks LQ45 yang berisi 45 saham unggulan juga turut menguat tipis 0,03 persen atau 0,22 poin ke posisi 864,99.

“IHSG masih berpotensi melanjutkan penguatan menguji resistance 8.650,” ujar Kepala Riset Phintraco Sekuritas, Ratna Lim dalam kajiannya di Jakarta, Kamis (27/11).

Baca Juga: Superbank Incar Dana Rp3,06 Triliun dari IPO, Harga Penawaran Ditetapkan Rp525 per Saham

Dari mancanegara, muncul optimisme bahwa bank sentral Amerika Serikat (The Fed) akan memangkas suku bunga pada Desember 2025.

Sejumlah pejabat The Fed dalam beberapa hari terakhir memberikan sinyal dukungan terhadap pelonggaran kebijakan moneter.

Langkah tersebut turut diperkuat data penjualan ritel AS yang solid, ketenagakerjaan yang mulai berbalik positif.

Bahkan Beige Book The Fed yang menunjukkan aktivitas ekonomi stabil, meski menyimpan potensi pelemahan berupa peningkatan PHK serta penurunan belanja rumah tangga berpenghasilan menengah ke bawah di Oktober 2025

Baca Juga: Cloudflare Alami Gangguan Global Parah, Saham Turun Drastis Saat Sejumlah Situs Besar Ikut Tumbang

Dari Asia, tensi politik kawasan mulai meningkat. Presiden Taiwan Lai Ching-te menyatakan Taiwan akan mengumumkan anggaran pertahanan tambahan sebesar 1,25 triliun dolar Taiwan atau setara 40 miliar dolar AS. Hal ini menyusul percepatan aktivitas militer China di sekitar Taiwan.

Situasi ini semakin panas setelah muncul sengketa diplomatik antara China dan Jepang terkait isu Taiwan.

Dari dalam negeri, konsumsi masyarakat menunjukkan pemulihan jelang musim liburan akhir tahun.

Mandiri Spending Index mencatat belanja fashion naik signifikan menjadi 8,2 persen, merata di semua kelompok pendapatan.

Kenaikan ini ditopang diskon besar-besaran Natal dan Tahun Baru, mobilitas masyarakat yang meningkat, dan bvanjir promo akhir tahun di sektor ritel

Bursa Global Kompak Menguat

Pada perdagangan Rabu (26/11), bursa Eropa ditutup menghijau:

Wall Street pun tak mau ketinggalan. Bursa AS menutup perdagangan dengan penguatan solid:

Bursa Asia Pagi Ini Menguat Seragam

Aksi beli juga terlihat di pasar regional:

Indeks Kenaikan
Nikkei +1,33% (680,43 pts) ke 50.220,00
Shanghai +0,60% (23,24 pts) ke 3.887,10
Hang Seng +0,28% (79,72 pts) ke 26.000,00
Strait Times +0,32% (14,27 pts) ke 4.516,14

Dengan sentimen global yang semakin kondusif, stabilnya konsumsi domestik, serta keyakinan investor terhadap arah kebijakan moneter di AS, IHSG dinilai masih memiliki ruang untuk menanjak lebih tinggi. ****

Editor : Dharaka R. Perdana
#bursa efek indonesia #Tren Positif #ihsg