JAKARTA – Kabar baik datang bagi Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dan masyarakat prasejahtera di berbagai daerah.
Pemerintah memastikan 5 bansos cair jelang Ramadan 2026, dengan sejumlah program bantuan sosial kembali dilanjutkan dan dipercepat pencairannya menjelang Idul Fitri.
Informasi mengenai 5 bansos cair jelang Ramadan 2026 ini menjadi angin segar, khususnya bagi penerima PKH dan BPNT yang selama ini menantikan kepastian penyaluran bantuan.
Pemerintah menegaskan bahwa bantuan sosial tetap menjadi instrumen utama menjaga daya beli masyarakat, terutama menghadapi kebutuhan meningkat saat bulan suci.
Berdasarkan pemantauan terbaru, terdapat lima program bantuan sosial yang dipastikan berlanjut dan mulai dicairkan kembali pada tahun 2026.
Kelima bansos tersebut menyasar berbagai kelompok, mulai dari keluarga miskin, pelajar, hingga warga miskin ekstrem di desa.
PKH Tahap 1 Mulai Cair Awal 2026
Bantuan pertama yang masuk dalam daftar 5 bansos cair jelang Ramadan 2026 adalah Program Keluarga Harapan (PKH) tahap 1.
PKH tahap ini merupakan alokasi bantuan untuk periode Januari, Februari, dan Maret 2026.
Pada awal tahun 2026, pencairan PKH masih dilakukan setiap tiga bulan sekali.
Penyaluran dilakukan melalui Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) Merah Putih maupun melalui Kantor Pos Indonesia bagi KPM tertentu.
Jadwal pencairan PKH tahap 1 diperkirakan berlangsung antara Februari hingga Maret 2026, sehingga berpeluang besar diterima sebelum Lebaran.
Program Indonesia Pintar (PIP) Diperluas
Bantuan sosial kedua yang kembali berlanjut adalah Program Indonesia Pintar (PIP).
Program ini telah lama menjadi andalan pemerintah untuk mendukung akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.
Pada tahun 2026, PIP mengalami perluasan sasaran.
Pemerintah memastikan bantuan PIP tidak hanya menyasar siswa SD hingga SMA, tetapi juga diperluas hingga jenjang TK dan PAUD sebagai bagian dari program wajib belajar 13 tahun.
Jadwal pencairan PIP 2026 dibagi menjadi tiga termin, yakni Termin 1 pada Februari–April, Termin 2 pada Mei–September, dan Termin 3 pada Oktober–Desember.
BPNT Sembako Tetap Berlanjut
Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) atau bantuan sembako juga masuk dalam daftar 5 bansos cair jelang Ramadan 2026.
Program ini ditujukan bagi keluarga miskin dan rentan miskin untuk membantu pemenuhan kebutuhan pangan sehari-hari.
BPNT pada tahun 2026 tetap disalurkan setiap tiga bulan sekali.
Berdasarkan perkiraan, pencairan tahap awal BPNT akan dilakukan pada Februari hingga Maret 2026.
Bantuan ini disalurkan melalui KKS dan dapat digunakan untuk membeli bahan pangan di e-warong yang telah ditentukan.
BLT Dana Desa Masih Jadi Prioritas
Bantuan sosial berikutnya adalah BLT Dana Desa.
Pemerintah memastikan BLT Dana Desa tetap menjadi prioritas penggunaan dana desa pada tahun 2026, khususnya untuk warga miskin ekstrem.
Besaran BLT Dana Desa umumnya sebesar Rp300 ribu per bulan.
Namun, jadwal pencairannya bisa berbeda-beda di setiap desa, mulai dari pencairan bulanan, dua bulan sekali, hingga tiga bulan sekali, menyesuaikan kebijakan pemerintah desa setempat.
PBI JKN BPJS Kesehatan Tetap Aktif
Bantuan sosial kelima yang berlanjut pada 2026 adalah PBI JKN BPJS Kesehatan.
Melalui program ini, pemerintah menanggung iuran BPJS Kesehatan bagi masyarakat miskin dan rentan.
Dengan tetap aktifnya PBI JKN, masyarakat penerima manfaat dapat mengakses layanan kesehatan tanpa terbebani biaya iuran.
Program ini menjadi bagian penting dari jaring pengaman sosial pemerintah.
Dengan berlanjutnya 5 bansos cair jelang Ramadan 2026, pemerintah berharap masyarakat dapat lebih siap menghadapi kebutuhan selama bulan suci dan Lebaran.
Masyarakat diimbau memastikan data kependudukan dan kepesertaan bansos tetap valid agar penyaluran bantuan berjalan lancar.
Editor : Ingge Nayla Ayu Karina