Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Pencairan PKH dan BPNT Tahap 1 2026 Resmi Diumumkan, KPM Baru Bertambah, Namun Desil 5 Dipastikan Tidak Cair Lagi

Ingge Nayla Ayu Karina • Kamis, 29 Januari 2026 | 17:50 WIB
Pencairan PKH dan BPNT tahap 1 2026 resmi diumumkan. KPM baru bertambah, desil 5 dipastikan tidak cair. Cek faktanya.
Pencairan PKH dan BPNT tahap 1 2026 resmi diumumkan. KPM baru bertambah, desil 5 dipastikan tidak cair. Cek faktanya.

 

 

JAKARTAInformasi terbaru mengenai pencairan PKH dan BPNT tahap 1 2026 resmi diumumkan oleh Kementerian Sosial Republik Indonesia.

Kabar ini disampaikan melalui berbagai kanal informasi bantuan sosial dan menjadi perhatian jutaan keluarga penerima manfaat.

Baca Juga: PKH BPNT Tahap 1 2026 Resmi Disalurkan! 3 Provinsi Diprioritaskan, Saldo KKS Cair Bertahap—Ini Cara Cek di SIKS NG dan cekbansos.go.id

Pada Rabu 28 Januari 2026, update terbaru terkait persiapan penyaluran bantuan sosial triwulan pertama kembali dipublikasikan.

Pemerintah memastikan proses pencairan PKH dan BPNT tahap pertama sudah memasuki fase akhir secara sistem.

 

Kabar baiknya, pada pencairan PKH dan BPNT tahap 1 2026 ini terdapat penambahan KPM baru.

Terutama bagi masyarakat yang sebelumnya belum pernah menerima bantuan sosial dari pemerintah.

 

KPM Baru Resmi Masuk Sistem SIKS-NG

Berdasarkan pemantauan data di aplikasi SIKS-NG Kementerian Sosial, terjadi peningkatan jumlah penerima bantuan.

Peningkatan ini terlihat jelas pada menu PKH final closing.

 

Final closing merupakan tahapan akhir sebelum bantuan sosial resmi dicairkan.

Jika jumlah data bertambah, maka dipastikan ada KPM baru yang akan menerima bantuan.

 

KPM baru ini berasal dari masyarakat yang telah diverifikasi dan divalidasi kelayakannya sepanjang tahun 2025.

Nama-nama tersebut kini resmi masuk sebagai penerima bantuan reguler tahun 2026.

 

Selain itu, warga yang sebelumnya menerima BLT Kesra dan berada di desil 1 hingga desil 4 juga terpantau masuk dalam sistem.

Mereka berpotensi menerima bantuan PKH maupun BPNT pada tahap pertama.

 

Peluang Terbuka Bagi Warga Desil 1 sampai Desil 4

Kementerian Sosial membuka peluang besar bagi masyarakat miskin dan rentan di desil 1 hingga desil 4.

Khususnya bagi warga yang sudah mengusulkan bantuan melalui kelurahan, Dinas Sosial, atau aplikasi Cek Bansos.

 

Data di SIKS-NG menunjukkan kenaikan signifikan jumlah KPM.

Hal ini menandakan kuota penerima bantuan baru di tahun 2026 cukup besar.

 

Masyarakat yang selama ini belum pernah menerima bansos diimbau untuk terus memantau status datanya.

Pemerintah memastikan bantuan sosial bersifat bergilir dan tepat sasaran.

 

Kabar Kurang Baik untuk KPM Desil 5

Di sisi lain, terdapat kabar kurang menyenangkan bagi sebagian KPM.

Pada pencairan PKH dan BPNT tahap 1 2026, KPM yang berada di desil 5 dipastikan tidak lagi menerima bantuan.

 

Aturan terbaru dari Kementerian Sosial menyatakan bahwa KPM desil 5 dinonaktifkan dari kepesertaan bansos reguler.

Baik bantuan PKH maupun BPNT sudah tidak bisa dicairkan kembali.

 

Kebijakan ini diambil untuk memberi ruang bagi warga miskin ekstrem dan rentan di desil 1 hingga desil 4.

Tujuannya agar bantuan sosial lebih merata dan adil.

 

Pemerintah menegaskan bahwa bansos bukan bantuan permanen.

Bansos bersifat sementara dan bergilir sesuai kondisi ekonomi masyarakat.

 

Update Terbaru Status PKH dan BPNT di SIKS-NG

Hingga 28 Januari 2026, status pencairan PKH di SIKS-NG masih berada pada tahap verifikasi rekening.

Empat bank penyalur yakni Bank Mandiri, BRI, BNI, dan BSI masih dalam proses tersebut.

 

Untuk bantuan sembako BPNT alokasi Januari hingga Maret, sempat ada bank yang menyelesaikan verifikasi.

Namun saat ini seluruh bank kembali berstatus verifikasi rekening.

 

Hal ini terjadi karena adanya penambahan KPM baru dalam sistem.

Pembaruan data membuat proses harus disesuaikan kembali secara nasional.

 

Imbauan bagi Keluarga Penerima Manfaat

Masyarakat diimbau tetap bersabar menunggu proses pencairan resmi.

KPM diminta tidak panik dan tidak terlalu sering mengecek saldo KKS.

Baca Juga: BPS Tegaskan Desil 1–4 Jadi Kunci Bansos 2026! Kepala Desa Diminta Temukan 10% Warga Termiskin, Aplikasi Cek Bansos Dibuka Usul Sanggah

Pemerintah memastikan pencairan PKH dan BPNT tahap 1 2026 tetap berjalan sesuai mekanisme.

Informasi resmi hanya akan disampaikan melalui pendamping sosial dan kanal Kemensos.

Editor : Ingge Nayla Ayu Karina
#SIKS NG Kemensos #PKH 2026 #Pencairan PKH BPNT Tahap 1 2026 #BPNT Tahap 1 #KPM Baru Bansos