RADAR TULUNGAGUNG- Kabar gembira bagi Keluarga Penerima Manfaat (KPM). BPNT tahap 1 2026 cair lebih cepat dari jadwal yang selama ini diperkirakan. Berdasarkan update terbaru, bantuan sosial sembako dengan nominal Rp600.000 sudah mulai masuk ke Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) Bank Syariah Indonesia (BSI) sejak Rabu, 29 Januari 2026.
Informasi tersebut terungkap dari pemantauan sejumlah KPM serta hasil pengecekan langsung pada sistem SIKS-NG (Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial Next Generation).
Meski belum merata, pencairan ini menjadi sinyal kuat bahwa BPNT tahap 1 2026 cair lebih awal dibanding rencana semula yang disebutkan akan berlangsung pada Februari.
Baca Juga: Merawat Tradisi dari Rumah, Jamang Barongan Karya Pemuda Tulungagung Ini Laku sampai Mancanegara
BPNT Tahap 1 2026 Mulai Cair di KKS BSI
Sejumlah bukti mutasi rekening menunjukkan saldo Rp600.000 sudah masuk ke KKS BSI milik KPM di beberapa daerah. Nominal tersebut merupakan bantuan sembako BPNT untuk tahap pertama tahun 2026.
Tanggal transaksi, waktu, dan jumlah saldo dinyatakan valid, sehingga memperkuat kepastian bahwa bantuan memang sudah mulai disalurkan.
Namun demikian, pencairan BPNT ini masih berlangsung secara bertahap. Tidak semua pemegang KKS BSI langsung menerima bantuan pada waktu yang sama. Sebagian KPM masih menunggu proses lanjutan, terutama terkait status SPM (Surat Perintah Membayar).
Status SPM Berbeda-beda di Setiap Bank Himbara
Berdasarkan data terbaru di SIKS-NG, kondisi pencairan BPNT memang bervariasi antarbank Himbara. Untuk KKS BSI, sudah ada KPM yang berstatus SPM dan dananya cair. Namun, masih ada pula yang tercatat dalam tahap verifikasi rekening.
Sementara itu, pada KKS Bank BNI dan Bank Mandiri, mayoritas KPM masih berada pada status “belum SPM” atau “proses verifikasi rekening”. Artinya, bantuan belum bisa dicairkan meskipun pengecekan rekening telah berhasil dilakukan.
Hal ini menunjukkan bahwa pencairan BPNT tahap 1 2026 tidak dilakukan secara serentak, melainkan menyesuaikan kesiapan administrasi masing-masing bank dan daerah.
Baca Juga: Aksi Penjambretan Viral Terekam Dashcam Berakhir, Resmob Polres Tulungagung Tangkap TS di Boyolangu
Alasan BSI Lebih Cepat Cair
Pencairan BPNT yang lebih dulu masuk ke KKS BSI bukanlah hal baru. Dalam beberapa periode sebelumnya, pola serupa juga kerap terjadi. Salah satu faktor utamanya adalah jumlah pengguna KKS BSI yang relatif lebih sedikit dibanding bank Himbara lainnya.
Dengan jumlah penerima yang lebih kecil, proses verifikasi data dan administrasi menjadi lebih cepat. Hal inilah yang membuat penyaluran bantuan di BSI bisa dilakukan lebih awal, termasuk pada BPNT tahap 1 2026 cair kali ini.
Saat ini, wilayah Aceh menjadi salah satu daerah yang terpantau lebih dulu menerima pencairan BPNT melalui KKS BSI.
Bank Mandiri dan BNI Berpotensi Menyusul
Meski belum ada bukti pencairan di Bank Mandiri, BNI, maupun BRI, peluang bantuan menyusul tetap terbuka lebar. Berdasarkan pola sebelumnya, Bank Mandiri bahkan kerap mencairkan bansos pada malam hari atau menjelang tengah malam.
Pemerintah melalui Kementerian Sosial sebelumnya juga menyebutkan bahwa penyaluran BPNT 2026 direncanakan berlangsung pada Februari. Dengan adanya pencairan di akhir Januari ini, dapat disimpulkan bahwa proses penyaluran dipercepat.
KPM diimbau untuk rutin memantau status bantuan melalui SIKS-NG serta mobile banking masing-masing bank. Namun, masyarakat juga diingatkan agar tidak bolak-balik ke ATM jika belum ada informasi resmi terkait pencairan, guna menghindari pemborosan waktu dan tenaga.
Baca Juga: TPG 2026 Cair Per Bulan? Ini Perubahan Info GTK dan Imbauan Penting Validasi Data Dapodik untuk Guru
Bantuan Sudah Berubah Status di SIKS-NG
Kabar positif lainnya, sebagian besar data bantuan BPNT di SIKS-NG telah mengalami pembaruan. Banyak KPM yang kini berstatus “berhasil cek rekening”, tinggal menunggu proses SPM sebelum dana benar-benar dicairkan.
Dengan kondisi tersebut, peluang pencairan BPNT tahap 1 2026 secara lebih luas dalam waktu dekat semakin besar.
Pemerintah berharap bantuan ini dapat segera dimanfaatkan KPM untuk memenuhi kebutuhan pokok rumah tangga.
Baca Juga: Denny Darko Akui Cucu Bos Rokok Reco Pentung Tulungagung, Bantah Isu Pesugihan Nyi Roro Kidul
Editor : Kirana Meigita Luciana Rani