RADAR TULUNGAGUNG- PKH dan BPNT tahap 1 2026 cair resmi diumumkan oleh Kementerian Sosial (Kemensos). Bantuan sosial reguler ini mulai disalurkan sejak 1 Februari 2026 kepada warga terdampak di sejumlah wilayah. Informasi ini sekaligus menjawab penantian jutaan keluarga penerima manfaat (KPM) terkait kepastian pencairan bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) dan bantuan sembako atau BPNT tahun 2026.
Dalam pernyataan resminya, Kemensos menegaskan bahwa penyaluran PKH dan BPNT tahap 1 2026 cair dilakukan untuk triwulan pertama, dengan prioritas awal pada tiga provinsi di Pulau Sumatera.
Ketiga provinsi tersebut meliputi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Penyaluran difokuskan kepada warga terdampak, termasuk masyarakat yang masuk kategori rentan dan terdampak bencana.
Penyaluran PKH dan BPNT Tahap 1 Dimulai 1 Februari 2026
Penyaluran bantuan sosial reguler ini dimulai pada 1 Februari 2026. Pada tahap awal, pemerintah telah menyalurkan bantuan kepada ratusan ribu KPM di tiga provinsi. Bantuan yang disalurkan mencakup dua program utama, yakni PKH dan bantuan sembako atau BPNT.
Untuk Provinsi Aceh, jumlah penerima PKH tercatat sebanyak 318.143 KPM dengan total anggaran mencapai Rp235.614.175.000. Sementara itu, penerima bantuan sembako atau BPNT di Aceh mencapai 519.754 KPM. Jika digabungkan, total anggaran PKH dan BPNT yang disalurkan di Provinsi Aceh mencapai Rp311.852.400.000.
Rincian Penerima dan Anggaran di Sumatera Utara
Di Provinsi Sumatera Utara, penyaluran PKH dan BPNT tahap 1 2026 cair juga dilakukan secara serentak. Jumlah penerima PKH di provinsi ini mencapai 513.914 KPM. Sedangkan untuk bantuan sembako atau BPNT, tercatat sebanyak 889.212 keluarga penerima manfaat.
Total anggaran yang digelontorkan untuk PKH dan BPNT di Sumatera Utara mencapai Rp333.527.200.000. Angka ini menunjukkan besarnya komitmen pemerintah dalam menjaga daya beli masyarakat serta memastikan kebutuhan dasar keluarga penerima manfaat tetap terpenuhi.
Data Penerima PKH dan BPNT di Sumatera Barat
Sementara itu, di Provinsi Sumatera Barat, penerima PKH tercatat sebanyak 188.279 KPM. Total anggaran untuk program PKH di wilayah ini mencapai Rp144.586.375.000.
Untuk bantuan sembako atau BPNT, jumlah keluarga penerima manfaat mencapai 354.072 KPM dengan total anggaran sebesar Rp212.443.200.000.
Jika digabungkan, total anggaran PKH dan BPNT yang disalurkan di Sumatera Barat mencapai lebih dari Rp357 miliar. Penyaluran ini diharapkan dapat membantu meringankan beban ekonomi masyarakat, khususnya kelompok rentan.
Total Penyaluran Bansos Capai 763 Ribu KPM
Secara keseluruhan, total bansos reguler yang disalurkan pada tahap awal ini mencakup 763.038 keluarga penerima manfaat. Adapun total anggaran yang digelontorkan pemerintah mencapai Rp832.738.125.000.
Kemensos memastikan penyaluran bantuan dilakukan secara bertahap dan tepat sasaran. Pemerintah juga mengimbau masyarakat untuk memastikan data kepesertaan mereka aktif dan sesuai dengan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) agar tidak mengalami kendala saat pencairan.
Dengan resmi cairnya PKH dan BPNT tahap 1 2026, pemerintah berharap bantuan ini dapat menjadi bantalan sosial bagi masyarakat, sekaligus menjaga stabilitas ekonomi keluarga penerima manfaat di tengah berbagai tantangan ekonomi yang masih berlangsung.
Editor : Kirana Meigita Luciana Rani