Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Tommy Soeharto Lepas Seluruh Saham PT Hampes Intermoda Transportasi Tbk, Raup Rp 288 Miliar lewat Transaksi Crossing

Krisna Pambudi • Rabu, 4 Februari 2026 | 12:45 WIB
Tommy Soeharto lepas seluruh saham PT Hampes Intermoda Transportasi Tbk senilai Rp288 miliar. (Sumber: Jawa Pos)
Tommy Soeharto lepas seluruh saham PT Hampes Intermoda Transportasi Tbk senilai Rp288 miliar. (Sumber: Jawa Pos)

RADAR TULUNGAGUNG - Tommy Soeharto lepas saham PT Hampes Intermoda Transportasi Tbk dan resmi angkat kaki dari emiten transportasi laut tersebut.

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), Tommy Soeharto, pengendali utama PT Hampes Intermoda Transportasi Tbk itu menjual seluruh kepemilikan sahamnya dalam transaksi yang berlangsung pada 30 Januari 2026.

Hutomo Mandala Putra, atau yang lebih dikenal sebagai Tommy Soeharto, melepas sebanyak 738,69 juta saham dengan harga Rp391 per lembar.

Dari aksi korporasi tersebut, Tommy Soeharto mengantongi dana segar sebesar Rp288,82 miliar.

Transaksi ini sekaligus menandai berakhirnya kepemilikan saham Tommy Soeharto di emiten berkode HITS tersebut.

Aksi divestasi saham PT Hampes Intermoda Transportasi Tbk ini dilakukan melalui mekanisme transaksi crossing di pasar negosiasi.

Manajemen perusahaan menyebut langkah tersebut merupakan bagian dari strategi investasi, dengan harga perolehan saham yang telah disepakati oleh para pihak terkait.

Saham HITS Lama Disuspensi BEI

Manajemen PT Hampes Intermoda Transportasi Tbk mengungkapkan bahwa saham perseroan telah disuspensi oleh Bursa Efek Indonesia sejak Maret 2025.

Suspensi tersebut membuat perdagangan saham HITS tidak dapat dilakukan di pasar reguler dalam kurun waktu cukup panjang.

Namun, BEI membuka kembali penghentian perdagangan saham tersebut secara sementara.

Hal itu dilakukan untuk memenuhi permohonan resmi dari PT Hampes Intermoda Transportasi Tbk yang diajukan pada 27 Januari 2026.

Permohonan itu diajukan seiring rencana dilakukannya transaksi crossing antar pemegang saham pengendali.

Pembukaan suspensi sementara ini bersifat terbatas dan hanya ditujukan untuk memfasilitasi transaksi negosiasi yang telah direncanakan sebelumnya.

Dengan demikian, saham HITS tetap belum dapat diperdagangkan secara bebas di pasar reguler.

Transaksi Crossing di Pasar Negosiasi

Transaksi crossing saham PT Hampes Intermoda Transportasi Tbk dilaksanakan pada sesi perdagangan negosiasi.

Dalam pelaksanaannya, transaksi ini melibatkan dua perusahaan sekuritas, yakni PT KB Valbury Sekuritas dan PT Waterfront Sekuritas.

Mekanisme crossing dipilih karena memungkinkan perpindahan saham dalam jumlah besar tanpa memengaruhi pergerakan harga di pasar reguler.

Langkah ini umum dilakukan dalam aksi divestasi pemegang saham pengendali, terutama pada saham yang sedang mengalami suspensi perdagangan.

Dengan harga transaksi Rp391 per saham, nilai divestasi Tommy Soeharto mencapai ratusan miliar rupiah.

Harga tersebut merupakan hasil kesepakatan antar pihak dan tidak mencerminkan harga pasar reguler, mengingat saham HITS tidak aktif diperdagangkan.

Tommy Soeharto Tak Lagi Jadi Pemegang Saham

Setelah transaksi tersebut rampung, Tommy Soeharto tak lagi memegang saham PT Hampes Intermoda Transportasi Tbk.

Sebelumnya, ia tercatat sebagai pemilik 10,40 persen saham perusahaan. Dengan penjualan seluruh kepemilikan ini, struktur kepemilikan saham HITS pun berubah.

Belum ada penjelasan lebih lanjut mengenai pihak pembeli saham dalam transaksi crossing tersebut.

Manajemen perusahaan juga belum mengungkap apakah akan terjadi perubahan pengendalian atau strategi bisnis setelah keluarnya Tommy Soeharto dari jajaran pemegang saham.

Langkah ini menambah daftar aksi korporasi besar yang dilakukan tokoh publik di pasar modal Indonesia.

Keputusan Tommy Soeharto untuk melepas seluruh sahamnya dinilai sebagai sinyal restrukturisasi investasi, khususnya di sektor transportasi laut yang tengah menghadapi tantangan global.

Menanti Arah Baru PT Hampes Intermoda

Dengan keluarnya Tommy Soeharto, pelaku pasar kini menantikan arah baru PT Hampes Intermoda Transportasi Tbk.

Apakah perusahaan akan menghadirkan investor strategis baru atau melakukan langkah korporasi lanjutan, masih menjadi tanda tanya.

Yang jelas, aksi penjualan saham PT Hampes Intermoda Transportasi Tbk ini menjadi sorotan karena melibatkan nama besar dan dilakukan di tengah status suspensi saham.

Perkembangan selanjutnya akan sangat bergantung pada keputusan manajemen dan regulator pasar modal.***

Editor : Vidya Sajar Fitri
#bursa efek indonesia #Tommy Soeharto #transaksi crossing #Saham HITS #PT Hampes Intermoda Transportasi Tbk