Setelah sempat tertekan cukup dalam pada pekan sebelumnya, harga emas Antam kini melesat tajam dan kembali menyentuh level Rp3.270.000 per gram. Kenaikan harga emas Antam ini langsung menyita perhatian masyarakat dan pelaku pasar.
Berdasarkan data dari situs resmi Logam Mulia, harga emas Antam tercatat naik sekitar Rp170.000 per gram dibandingkan posisi sebelumnya yang berada di kisaran Rp2.860.000 per gram.
Lonjakan harga emas Antam tersebut mempertegas karakter emas sebagai aset yang sangat dinamis dan sensitif terhadap berbagai faktor global.
Namun di sisi lain, harga buyback atau pembelian kembali emas Antam justru mengalami penurunan.
Saat ini, harga buyback berada di level Rp2.633.000 per gram. Artinya, selisih antara harga jual dan harga beli kembali emas Antam masih cukup lebar, sehingga perlu diperhitungkan secara matang oleh investor maupun masyarakat yang ingin mencairkan aset emasnya.
Sempat Cetak Rekor Tertinggi
Sebelumnya, harga emas Antam sempat mencetak rekor tertinggi sepanjang masa pada Kamis, 29 Januari 2026.
Saat itu, harga emas Antam dilaporkan menyentuh level tertinggi historis, sebelum akhirnya mengalami koreksi dan kembali naik dalam dua hari terakhir.
Fluktuasi harga emas Antam ini tidak terlepas dari pengaruh pergerakan harga emas global serta sentimen ekonomi dunia.
Ketidakpastian ekonomi global, tensi geopolitik, hingga melemahnya indeks dolar Amerika Serikat mendorong investor global beralih ke emas sebagai aset lindung nilai.
Warga Bulukumba Ramai Jual Emas
Terus meningkatnya harga emas Antam dan emas lokal juga berdampak langsung pada aktivitas masyarakat di daerah.
Di Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan, warga dilaporkan ramai-ramai menjual emas dalam dua hari terakhir.
Pantauan di sejumlah toko emas di sekitar Pasar Sentral Bulukumba menunjukkan antrean warga yang datang untuk menjual emas mereka.
Salah satu pedagang emas setempat mengungkapkan bahwa jumlah warga yang menjual emas saat ini jauh lebih banyak dibandingkan yang membeli.
“Sudah dua hari ini yang datang jual emas lebih banyak. Mereka memanfaatkan harga yang sedang tinggi,” ujar salah satu pedagang.
Saat ini, harga emas lokal dengan kadar 875 di Bulukumba telah mencapai sekitar Rp2,9 juta per gram.
Kondisi ini dinilai sangat menguntungkan bagi warga yang telah menyimpan emas dalam jangka waktu cukup lama.
Faktor Ramadan dan Lebaran
Selain memanfaatkan kenaikan harga emas, sebagian warga mengaku menjual emas untuk memenuhi kebutuhan menjelang bulan suci Ramadan dan Lebaran.
Dana hasil penjualan emas digunakan untuk persiapan kebutuhan rumah tangga hingga biaya mudik.
Fenomena ini menjadi pola yang hampir selalu berulang setiap kali harga emas Antam dan emas lokal mengalami lonjakan signifikan di awal tahun atau menjelang hari besar keagamaan.
Harga Emas di Aceh Tengah Ikut Melonjak
Kenaikan harga emas juga terjadi di Kabupaten Aceh Tengah, Aceh.
Harga emas London di wilayah tersebut dilaporkan terus mengalami kenaikan tajam dalam beberapa waktu terakhir.
Bahkan dalam satu hari, kenaikan harga emas bisa terjadi hingga dua atau tiga kali penyesuaian.
Dalam sebulan terakhir, harga emas di Aceh Tengah tercatat terus menanjak dan kini berada di level tertinggi sepanjang periode tersebut.
Kenaikan ini mengikuti pergerakan harga emas dunia yang semakin menguat.
Harga Emas Global Tembus Level Tinggi
Di pasar internasional, harga emas spot dilaporkan menembus level di atas USD 5.500 per ons.
Penguatan harga emas global ini memberikan dampak langsung terhadap harga emas Antam dan harga emas di berbagai daerah di Indonesia.
Analis menilai selama ketidakpastian ekonomi global masih berlangsung dan nilai dolar AS cenderung melemah, harga emas Antam diperkirakan masih akan bergerak fluktuatif dengan potensi tetap berada di level tinggi.
Bagi masyarakat dan investor, kondisi ini menjadi momentum penting untuk mengevaluasi strategi investasi emas, baik untuk tujuan jangka panjang maupun kebutuhan likuiditas dalam waktu dekat.
Editor : Nabiyah Putri Wibowo