JAKARTA – Proses pencairan PKH BPNT tahap 1 2026 terus menjadi perhatian masyarakat. Memasuki akhir pekan pertama Februari, Kementerian Sosial bersama bank penyalur kembali melakukan penyaluran bantuan sosial secara bertahap. Berdasarkan pemantauan lapangan, KKS Bank BSI menjadi bank Himbara yang paling konsisten mencairkan bantuan hingga saat ini.
Informasi pencairan PKH BPNT tahap 1 2026 ini diperkuat dengan banyaknya bukti struk penarikan dan mutasi saldo yang beredar di kalangan Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Namun demikian, belum semua KPM menerima bantuan secara bersamaan karena sistem penyaluran memang dilakukan per termin.
KKS Bank BSI Paling Dominan Cair
Sejak beberapa hari terakhir, KKS Bank BSI terpantau aktif mencairkan bantuan Program Keluarga Harapan (PKH). Banyak KPM melaporkan saldo bantuan masuk ke rekening mereka, meski masih ada sebagian lainnya yang saldonya belum berubah.
Kondisi ini disebut wajar karena pencairan dilakukan bertahap. KPM yang belum menerima bantuan kemungkinan masuk dalam termin susulan, baik termin kedua, ketiga, maupun berikutnya. Pemerintah memastikan seluruh penerima yang memenuhi syarat tetap akan memperoleh haknya sesuai jadwal.
Beberapa wilayah bahkan diprioritaskan lebih dahulu, terutama daerah yang sebelumnya terdampak bencana alam. Faktor ini membuat pencairan di KKS Bank BSI tampak lebih cepat dibanding bank penyalur lainnya.
Kabar Mandiri Rp600.000 Belum Valid
Di tengah derasnya informasi pencairan, beredar kabar bahwa KKS Bank Mandiri telah mencairkan bantuan dengan nominal Rp600.000 yang disebut-sebut sebagai BPNT tahap 1 2026. Namun, setelah ditelusuri, kabar tersebut dinilai belum valid.
Baca Juga: Wisata Pantai Sine Tulungagung Makan Korban, Satu Pemuda Asal Malang Masih Hilang Terseret Ombak
Bukti yang beredar hanya berupa satu struk transaksi yang dibagikan berulang kali di berbagai grup media sosial. Pola ini dinilai tidak lazim, mengingat jika pencairan benar-benar terjadi, biasanya akan muncul banyak bukti dari berbagai daerah secara bersamaan.
Selain itu, pencairan Bank Mandiri umumnya terjadi pada tengah malam saat pergantian hari, disertai lonjakan laporan dari KPM. Hingga saat ini, tanda-tanda tersebut belum terlihat secara masif. Oleh karena itu, masyarakat diminta lebih cermat memilah informasi agar tidak terjebak kabar yang belum terkonfirmasi.
Urutan Bank Himbara Tidak Selalu Sama
Secara sistem, perubahan status di aplikasi penyaluran biasanya terjadi berurutan, mulai dari Bank BSI, disusul BNI, BRI, dan terakhir Mandiri. Namun urutan ini tidak bersifat mutlak. Pemerintah dapat menyesuaikan pencairan berdasarkan kesiapan masing-masing bank.
Yang terpenting, pencairan PKH BPNT tahap 1 2026 diharapkan berlangsung berdekatan dan merata, sehingga KPM yang membutuhkan dapat segera menerima bantuan tepat waktu.
Surat Kemensos Perkuat Sinyal BPNT Segera Cair
Sinyal kuat pencairan BPNT juga terlihat dari terbitnya surat terbaru Kementerian Sosial kepada ASN PPPK Direktorat Perlindungan Sosial Non Kebencanaan. Surat tersebut menekankan dukungan penuh dalam kelancaran pencairan bantuan sosial program sembako.
Dalam surat itu, Kemensos meminta koordinasi aktif dengan pihak bank, lembaga salur, serta Dinas Sosial daerah. Jika ditemukan kendala data penerima manfaat, diminta segera ditindaklanjuti agar proses penyaluran tidak terhambat.
Terbitnya surat resmi ini menjadi indikasi bahwa pencairan BPNT tahap 1 2026 sudah memasuki tahap akhir persiapan.
KPM Diminta Sabar dan Cek Berkala
Masyarakat penerima manfaat diimbau tetap bersabar dan melakukan pengecekan saldo secara berkala. Pencairan tidak dilakukan serentak dan bisa terjadi kapan saja, termasuk pada malam hari atau akhir pekan.
Pemerintah menegaskan bahwa PKH BPNT tahap 1 2026 akan terus disalurkan hingga seluruh KPM yang memenuhi kriteria menerima bantuan. Selama status kepesertaan masih aktif dan data valid, bantuan dipastikan akan cair sesuai mekanisme yang berlaku.
Editor : Natasha Eka Safrina