JAKARTA – Pencairan bantuan sosial Program Keluarga Harapan (PKH) tahap 1 tahun 2026 kembali menjadi perhatian publik. Setelah dalam beberapa hari terakhir banyak Keluarga Penerima Manfaat (KPM) melaporkan saldo masuk di KKS Bank BSI, kini muncul pertanyaan lanjutan: bagaimana dengan KKS bank lain, khususnya KKS Bank BRI, BNI, dan Mandiri?
Informasi ini disampaikan melalui kanal YouTube Area Agus yang rutin memberikan update seputar bansos. Berdasarkan pantauan dan bukti lapangan, pencairan PKH tahap 1 memang sudah berjalan, namun dilakukan bertahap dan tidak serentak di seluruh bank penyalur.
PKH Tahap 1 Sudah Cair di KKS Bank BSI
Sejak awal Februari 2026, KKS Bank BSI menjadi bank yang paling banyak dilaporkan telah mencairkan bantuan PKH tahap 1. Banyak KPM mengunggah bukti saldo masuk dan struk ATM sebagai tanda bantuan sudah diterima.
Baca Juga: PKH Tahap 1 Tahun 2026 Resmi Cair! Ini Daftar KKS yang Sudah Masuk, Lalu Kapan Giliran KKS Bank BNI?
Area Agus menjelaskan, pencairan ini sesuai dengan perubahan status pada sistem SIKS-NG, di mana KKS Bank BSI tercatat lebih dulu masuk ke tahap siap salur. Meski demikian, tidak semua KPM BSI langsung menerima bantuan karena pencairan dilakukan per termin.
“KKS Bank BSI ini memang yang paling duluan cair dan mayoritas yang masuk itu bantuan PKH,” jelasnya.
Bagaimana dengan KKS Bank Lain?
Setelah BSI, perhatian publik beralih ke bank Himbara lainnya. Berdasarkan urutan perubahan status di SIKS-NG, KKS Bank BNI seharusnya menyusul lebih dulu, kemudian KKS Bank BRI, dan terakhir Bank Mandiri. Namun, urutan ini tidak selalu mutlak karena kebijakan pencairan bisa berubah sesuai kesiapan masing-masing bank.
Dalam praktiknya, pemerintah tidak selalu mengikuti urutan sistem. Ada kalanya bank tertentu mencairkan lebih dulu meski status bank lain sudah berubah lebih awal.
Kabar KKS Bank BRI Mulai Cair, Masih Tunggu Validasi
Pada tanggal 4 Februari 2026, muncul kabar bahwa KKS Bank BRI mulai mencairkan bantuan PKH. Informasi ini beredar setelah beredar satu bukti struk pencairan di media sosial dan grup-grup bansos.
Namun, Area Agus menegaskan bahwa kabar tersebut belum bisa disebut valid sepenuhnya. Pasalnya, bukti yang beredar masih sangat terbatas dan belum didukung laporan masif dari KPM BRI lainnya.
“Kalau baru satu struk, kita belum bisa bilang ini sudah fix cair. Kita tunggu saja bukti tambahan,” ujarnya.
KPM Bank BRI diimbau untuk tetap bersabar dan tidak bolak-balik ke ATM, terutama bagi yang tidak memiliki mobile banking. Pengecekan saldo disarankan dilakukan setelah ada informasi resmi atau bukti pencairan yang lebih kuat.
Surat Kemensos Jadi Sinyal Pencairan Februari
Selain laporan lapangan, pemerintah juga telah menerbitkan surat dari Kementerian Sosial terkait penyaluran bansos tahap 1 untuk periode Januari–Februari–Maret 2026. Surat tersebut menjadi sinyal kuat bahwa pencairan bantuan, baik PKH maupun BPNT, memang dijadwalkan berlangsung sepanjang Februari.
Namun demikian, pencairan dilakukan secara bertahap per termin, tidak serentak untuk semua KKS dan tidak semua jenis bantuan cair bersamaan.
8,8 Juta KPM Jadi Prioritas Awal
Dalam tahap awal pencairan ini, sekitar 8,8 juta KPM disebut menjadi prioritas untuk menerima bantuan lebih dulu pada termin-termin awal Februari. Sementara itu, sebagian KPM lainnya masih berstatus SPM atau verifikasi di sistem SIKS-NG, sehingga membutuhkan waktu sebelum saldo masuk.
Karena itu, masyarakat diminta tidak panik jika bantuan belum cair. Pemerintah memastikan proses terus berjalan hingga seluruh KPM yang berhak menerima bantuannya.
Imbauan untuk KPM
Area Agus mengingatkan KPM agar tetap sabar dan mengikuti update resmi. Pengecekan saldo sebaiknya dilakukan setelah ada kabar pencairan yang jelas agar tidak menyulitkan diri sendiri.
“Kalau sudah ada kabar fix cair di KKS kalian, baru cek. Kalau belum, tunggu saja,” pesannya.
Editor : Natasha Eka Safrina