Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Rekomendasi Saham Senin 9 Februari 2026: IHSG di Titik Kritis 7.900, Asing Borong Bank Mandiri & Antam

Nabiyah Putri Wibowo • Senin, 9 Februari 2026 | 10:25 WIB

Rekomendasi saham Senin 9 Februari 2026, IHSG diuji di 7.900, asing borong Bank Mandiri dan Antam. Cermati peluang dan risikonya.
Rekomendasi saham Senin 9 Februari 2026, IHSG diuji di 7.900, asing borong Bank Mandiri dan Antam. Cermati peluang dan risikonya.
RADAR TULUNGAGUNG– Rekomendasi saham Senin 9 Februari 2026 menjadi perhatian pelaku pasar setelah Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah lebih dari 2 persen pada perdagangan Jumat (6/2).

Secara teknikal, IHSG masih bertahan di atas area krusial 7.900, namun posisi ini dinilai sangat menentukan arah pasar pada awal pekan.

Dalam analisis terbaru, IHSG ditutup di kisaran 7.930-an, tepat di area support utama.

Jika pada perdagangan Senin IHSG ditutup di bawah level 7.900, maka potensi penurunan lanjutan cukup besar dengan target support berikutnya di kisaran 7.480–7.400.

Karena itu, rekomendasi saham Senin 9 Februari 2026 menuntut kehati-hatian ekstra, terutama bagi trader jangka pendek.

Baca Juga: Ribuan Peserta Meriahkan Bank Tulungagung Runiversary, Sekaligus Jadi Puncak HUT Ke-32

IHSG Tertekan, Asing Justru Masuk

Menariknya, pelemahan IHSG pada Jumat terjadi di tengah aksi beli investor asing.

Data transaksi menunjukkan asing mencatatkan net buy signifikan pada sejumlah saham berkapitalisasi besar.

Bank Mandiri (BMRI) menjadi primadona dengan net buy asing mencapai Rp679,9 miliar, disusul BUMI, Telkom (TLKM), Antam (ANTM), hingga BRMS.

Sebaliknya, investor asing justru melakukan distribusi pada saham perbankan lain seperti Bank BRI (BBRI), Bank BCA (BBCA), dan Bank BNI (BBNI).

Pola ini menunjukkan rotasi selektif, bukan aksi jual menyeluruh, yang menjadi catatan penting dalam rekomendasi saham Senin 9 Februari 2026.

Faktor Global: Bitcoin, Emas, dan Rupiah

Dari pasar global, pergerakan Bitcoin dan emas turut menjadi sentimen. Bitcoin masih bergerak konsolidasi di area 69.000–70.000 setelah sempat terkoreksi tajam.

Secara teknikal, terdapat indikasi potensi pelemahan lanjutan jika support kembali jebol.

Harga emas (XAU/USD) juga masih tertahan di bawah level psikologis 5.000.

Beberapa kali upaya breakout gagal, sementara pekan ini pasar akan mencermati rilis data inflasi Amerika Serikat dan Non-Farm Payroll (NFP) yang berpotensi memicu volatilitas tinggi.

Baca Juga: HUT Ke-18 Partai Gerindra, DPC Gerindra Tulungagung Perkuat Soliditas dan Konsolidasi Kader

Sementara itu, nilai tukar rupiah melemah ke kisaran 16.800 per dolar AS. Jika tembus 17.000, tekanan terhadap pasar saham domestik berpotensi meningkat.

Saham Perbankan: Fokus Bank Mandiri

Dalam daftar rekomendasi saham Senin 9 Februari 2026, sektor perbankan masih menjadi perhatian utama.

Bank Mandiri (BMRI) dinilai paling menarik setelah mencatatkan kinerja kuartal IV 2025 yang solid dengan laba mencapai Rp18,5 triliun.

Secara teknikal, BMRI masih berpeluang menguji resistance 5.200. Jika level ini ditembus, potensi tren bullish terbuka.

Bank BRI (BBRI) saat ini berada di area support 3.760–3.780. Meski asing masih mencatatkan net sell, secara valuasi dan posisi teknikal jangka panjang, saham ini dinilai cukup menarik untuk dicermati selama tidak menembus support.

Adapun Bank BCA (BBCA) bergerak relatif stabil namun minim volatilitas. Saham ini lebih cocok untuk investor jangka panjang ketimbang trader harian, dengan support kuat di 7.550.

Komoditas dan Saham Volatil

Antam (ANTM) menjadi salah satu saham yang diakumulasi asing meski harga terkoreksi ke area 3.700.

Secara valuasi, ANTM masih tergolong wajar dengan PER di kisaran 11–12 kali. Jika bertahan di atas support, saham ini berpeluang rebound dengan target jangka pendek 3.790–3.940.

Sebaliknya, saham-saham berisiko tinggi seperti INET, DEWA, BUMI, PTRO, hingga CDIA menunjukkan volatilitas ekstrem.

Untuk saham-saham ini, strategi yang disarankan lebih mengarah pada trading jangka sangat pendek dengan disiplin ketat pada level support dan stop loss.

Strategi Awal Pekan

Dengan kondisi IHSG di titik kritis, rekomendasi saham Senin 9 Februari 2026 menekankan pentingnya selektivitas.

Saham berfundamental kuat dan diakumulasi asing seperti BMRI dan ANTM dinilai relatif lebih aman, sementara saham spekulatif sebaiknya dihindari hingga pasar menunjukkan arah yang lebih jelas.

Pelaku pasar disarankan memantau ketat level IHSG 7.900 pada pembukaan perdagangan. Reaksi indeks di level ini akan menjadi penentu utama arah pasar sepanjang pekan.

Baca Juga: Wujudkan Keindahan Kota, DLH Tulungagung Kosek Jalan dan Trotoar Alun-Alun Libatkan Puluhan Personel

Editor : Nabiyah Putri Wibowo
#ihsg hari ini #saham #rekomendasi saham #untung #Buy