JAKARTA – Kabar PKH BPNT tahap 1 cair kembali menjadi perhatian masyarakat setelah sejumlah daerah melaporkan pencairan susulan bantuan sosial melalui beberapa bank penyalur. Informasi terbaru menyebutkan, PKH BPNT tahap 1 cair tidak dilakukan serentak, melainkan bertahap sesuai kesiapan wilayah dan bank yang menyalurkan. Sejumlah Keluarga Penerima Manfaat (KPM) pun mulai mengonfirmasi saldo bantuan yang masuk pada hari ini.
Isu PKH BPNT tahap 1 cair ini ramai diperbincangkan karena menyusul jeda pencairan di beberapa wilayah. Pemerintah memang menegaskan bahwa penyaluran bantuan sosial dilakukan secara bertahap agar lebih tepat sasaran dan menyesuaikan proses administrasi di lapangan. Karena itu, perbedaan waktu pencairan antar daerah menjadi hal yang lumrah.
Berikut ini rangkuman update pencairan PKH dan BPNT tahap 1 berdasarkan laporan terbaru dari sejumlah wilayah dan bank penyalur.
Daftar Daerah yang Terpantau PKH BPNT Tahap 1 Cair
Berdasarkan laporan lapangan, pencairan PKH tahap 1 terpantau masuk melalui Bank BNI. Di wilayah tertentu, bantuan PKH tahap 1 tercatat cair dengan nominal Rp700.000 melalui Kantor Pos Mini atau kanal penyaluran setempat.
Sementara itu, untuk bantuan BPNT tahap 1, pencairan dilaporkan terjadi melalui Bank BRI di wilayah Medan, Sumatera Utara. Nominal bantuan yang diterima KPM sebesar Rp600.000. Selain Medan, pencairan BPNT tahap 1 melalui KKS baru Bank BRI juga terpantau di wilayah Gorontalo dengan nominal yang sama, yakni Rp600.000.
Tak hanya itu, BPNT tahap 1 juga dilaporkan cair melalui Bank Mandiri. Di wilayah Medan, Sumatera Utara, KPM dengan KKS baru Bank Mandiri menerima bantuan BPNT sebesar Rp600.000, termasuk yang mencairkan melalui layanan Kantor Pos Mini.
Baca Juga: 20 Contoh Ucapan Valentine Bahasa Inggris yang Cocok untuk Pesan Singkat dan Caption Media Sosial
Pencairan Bertahap, KPM Diminta Bersabar
Pemerintah kembali menegaskan bahwa pencairan PKH dan BPNT dilakukan secara bertahap. Artinya, KPM yang belum menerima bantuan di tahap awal tidak perlu panik. Penyaluran akan terus berjalan mengikuti jadwal dan kesiapan masing-masing daerah serta bank penyalur.
Skema bertahap ini dilakukan untuk memastikan data penerima valid dan bantuan benar-benar diterima oleh masyarakat yang berhak. Karena itu, perbedaan waktu pencairan antar wilayah menjadi bagian dari mekanisme normal penyaluran bansos.
Bantuan Tambahan Beras dan Minyak Goreng Disiapkan
Selain PKH dan BPNT, pemerintah juga menyiapkan bantuan stimulus tambahan berupa beras dan minyak goreng. Bantuan beras dari Bulog direncanakan sebanyak 20 kilogram per KPM, disalurkan sekaligus untuk alokasi dua bulan, yakni Februari dan Maret 2026.
Selain beras, bantuan minyak goreng sebanyak 4 liter juga akan diberikan dalam periode yang sama. Bantuan ini dijadwalkan mulai disalurkan pada bulan Ramadan dan menyasar masyarakat desil 1 hingga 4, baik penerima bansos reguler maupun nonreguler yang sebelumnya belum pernah menerima bantuan.
Baca Juga: Contoh Ucapan Valentine untuk Pacar Paling Dicari, dari Romantis hingga Sederhana tapi Bermakna
Peluang PKH 2026 bagi Penerima BLT Kesra
Informasi lain yang tak kalah penting, penerima BLT Kesra yang disalurkan melalui kantor pos juga memiliki peluang masuk sebagai penerima PKH tahun 2026. Syaratnya, masuk dalam desil 1 hingga 4, terdata dalam DTSN, serta memiliki minimal satu komponen PKH. Skema ini disiapkan untuk menggantikan KPM lama yang telah lulus atau digraduasi dari kepesertaan PKH.
Kesimpulan
Pencairan PKH BPNT tahap 1 cair kembali berlanjut diAB tes di sejumlah daerah melalui Bank BNI, BRI, dan Bank Mandiri. KPM yang belum menerima bantuan diimbau tetap bersabar karena penyaluran dilakukan bertahap. Pemerintah memastikan bantuan sosial, termasuk stimulus beras dan minyak goreng, akan terus disalurkan sesuai jadwal dan ketentuan yang berlaku.
Editor : Natasha Eka Safrina