Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

AISA Diakumulasi Pengendali, Murah di Bawah 250? Cek Target 159 hingga 196

Divka Vance Yandriana • Senin, 16 Februari 2026 | 16:50 WIB
AISA diakumulasi pengendali. Cek analisis teknikal, harga wajar 159–218, dan target kenaikan menuju 196.
AISA diakumulasi pengendali. Cek analisis teknikal, harga wajar 159–218, dan target kenaikan menuju 196.

JAKARTA – Saham FKS Food Sejahtera Tbk (AISA) kembali menjadi sorotan setelah aksi beli dari pemegang saham pengendali. Tercatat, entitas pengendali Pangan Sejahtera Makmur melakukan penambahan kepemilikan pada Februari, termasuk pembelian hampir 1 juta lembar saham dalam satu hari melalui broker domestik.

Aksi akumulasi ini bukan yang pertama. Sepanjang 2024 hingga awal 2025, pengendali tercatat konsisten menambah kepemilikan secara bertahap. Hal ini memunculkan spekulasi bahwa manajemen menilai harga saham saat ini masih berada di bawah nilai wajarnya.

Baca Juga: Sejarah Penyebaran Islam di Nusantara: Masuk Tanpa Perang, Dari Pedagang hingga Wali Songo Mengubah Wajah Indonesia

Secara Fundamental: Masih Di Bawah Harga Wajar?

Jika mengacu pada perhitungan Price to Earnings Ratio (PER):

Sementara jika menggunakan pendekatan Price to Book Value (PBV):

Artinya, secara konservatif nilai wajar berada di kisaran 159–218, tergantung metode yang digunakan.

Dengan harga pasar yang masih berada di bawah area 250, sebagian analis menilai valuasinya relatif murah, terutama jika dibandingkan dengan potensi normalisasi kinerja.

Baca Juga: Pengakuan Megawati Hangestri Sengaja Mengalah di Proliga 2026 Berujung Polemik, Yola Yuliana Murka dan Vanja Bukilic Buka Suara

Dari sisi neraca:

ROE memang masih di bawah 10%, namun tren laba menunjukkan perbaikan.


Analisis Teknikal: Support Baru Terbentuk

Secara teknikal, AISA sudah membentuk support baru setelah beberapa kali uji area bawah berhasil tertahan.

Level Penting AISA:

Area 142 menjadi kunci karena sudah beberapa kali gagal ditembus. Jika level ini berhasil di-break dengan volume kuat, peluang menuju 158–159 terbuka.

Baca Juga: 5 Motor Listrik Terbaru 2025 Harga Rp15–25 Jutaan, Jarak Tempuh Tembus 130 Km dan Fitur Makin Canggih!

Apabila 159 berhasil dilewati, target teknikal berikutnya mengarah ke 196.


Pergerakan Bandar dan Asing

Data broker summary menunjukkan:

Kombinasi akumulasi pengendali, masuknya smart money, serta valuasi yang relatif di bawah rata-rata historis menjadi faktor pendukung skenario kenaikan lanjutan.


Strategi

Bagi investor jangka menengah yang bersabar, area 196–200 masih realistis selama tren tidak berubah menjadi downtrend (ditandai jebol MA2).

Editor : Divka Vance Yandriana
#saham #aisa #Saham 2026