RADAR TULUNGAGUNG- Rekomendasi saham hari ini 24 Februari 2026 ramai dibahas oleh seorang analis teknikal yang membagikan pandangan pergerakan sejumlah emiten untuk perdagangan jangka pendek, satu hingga tiga hari ke depan. Dalam ulasannya, ia menekankan pentingnya mengikuti tren serta disiplin memasang trailing stop dan stop loss.
Rekomendasi saham hari ini tersebut disampaikan dengan pendekatan teknikal berbasis pergerakan moving average (MA20). Menurutnya, selama tren masih naik dan harga bertahan di atas MA20, peluang untuk melanjutkan kenaikan masih terbuka.
Ia juga mengingatkan bahwa yang disampaikan merupakan opini pribadi, bukan rekomendasi investasi resmi. Investor diminta tetap memiliki trading plan dan tidak sekadar ikut-ikutan.
Fokus pada Tren dan MA20
Dalam pembahasan rekomendasi saham hari ini, indikator utama yang digunakan adalah MA20. Prinsipnya sederhana: tren akan terus berlanjut sampai ada konfirmasi pembalikan arah.
“Kalau MA20 mengarah ke atas dan harga berada di atasnya, itu tanda uptrend masih kuat,” ujarnya.
Namun ia mengingatkan, pasar bisa berubah arah kapan saja. Karena itu, penggunaan stop loss menjadi wajib untuk membatasi risiko.
ANTM Uji Resistance, Siap ke 5.370?
Salah satu saham yang disorot dalam rekomendasi saham hari ini adalah PT Aneka Tambang Tbk (ANTM). Saat ini ANTM sedang menguji resistance di level 4.570.
Jika mampu menembus area tersebut, target berikutnya berada di 4.970 hingga 5.370. Strategi yang disarankan adalah buy high sell higher jika breakout terjadi. Sementara untuk buy on weakness, investor bisa mencermati area 4.130 dan 3.610.
Konsep yang digunakan diibaratkan seperti “lantai bangunan”. Jika harga berhasil naik ke lantai berikutnya, maka peluang kenaikan lanjutan terbuka.
BMRI dan MDKA Masih Menarik
PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) juga masuk dalam rekomendasi saham hari ini. Selama harga bertahan di atas 5.300, tren dinilai masih positif dengan target 5.425 hingga 5.575. Area buy on weakness berada di kisaran 5.100–5.175.
Sementara itu, PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) dinilai masih dalam tren naik. Area buy on weakness berada di 3.680 dan 3.490. Jika kembali menguat, target lanjutan berada di 4.120 dan 4.530.
Ia menegaskan bahwa meskipun MDKA berkorelasi dengan harga emas, investor tetap harus melihat grafik sahamnya, bukan hanya pergerakan komoditas.
TLKM Breakout, Tapi Masih Sideways
PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) juga dibahas dalam rekomendasi saham hari ini. Meski sempat breakout, pergerakannya masih dalam fase sideways.
Jika bertahan di atas 3.550, peluang kenaikan menuju 3.720, 3.840 hingga 3.990 terbuka. Area support terdekat berada di 3.390 dan 3.260.
TINS, BULL hingga LPKR
Beberapa saham lain yang turut dibahas antara lain:
-
PT Timah Tbk (TINS) yang menguji 4.380 dengan target 4.600 dan 5.100 jika breakout.
-
BULL dengan area kunci 565 dan target 680.
-
LPKR yang menguji resistance 108. Jika tembus 112, target berikutnya 117 hingga 127.
Namun ia mengingatkan agar memperhatikan likuiditas, terutama pada saham dengan volume yang kerap “timbul tenggelam”.
Disiplin dan Manajemen Risiko
Dalam rekomendasi saham hari ini, penekanan terbesar tetap pada disiplin. Investor tidak disarankan langsung membeli saat harga turun, melainkan menunggu konfirmasi rebound.
“Jangan tebak-tebakan. Ikuti tren. Kalau turun, tunggu mantul dulu baru masuk,” tegasnya.
Ia juga menyarankan agar ukuran posisi disesuaikan dengan profil risiko dan likuiditas saham. Untuk saham yang volatil dan volume kecil, sebaiknya porsi dana dikurangi.
Secara keseluruhan, selama MA20 masih mengarah ke atas dan belum ada konfirmasi pembalikan tren, peluang kenaikan masih terbuka. Namun keputusan akhir tetap berada di tangan masing-masing investor.
Baca Juga: Daftar Artis Mualaf 2024 yang Tak Lagi Rayakan Natal, Mahalini hingga Selin Evanelista Jadi Sorotan
Editor : Cholifatun Nisak