Saham-Saham Dividen Menarik untuk Dibeli di Tengah Ketidakpastian Pasar: Tips Investasi STS di Maret 2026
Manda Dwi Agustin• Selasa, 3 Maret 2026 | 13:50 WIB
Grup STS kembali membuka pendaftaran untuk program rekomendasi saham dan diskusi di bulan Maret 2026.
RADARTULUNGAGUNG - Grup STS (Saham Trading System) mengumumkan bahwa mereka akan membuka pendaftaran untuk program rekomendasi saham dan diskusi di bulan Maret 2026, khususnya untuk edisi Lebaran. Program ini akan aktif dari tanggal 1 hingga 31 Maret dan menawarkan bonus rumus "candle hammer", sebuah indikator teknikal yang dapat membantu trader dalam menentukan titik pembalikan arah harga saham.
Dengan menggunakan screener candle hammer, para anggota STS bisa mendapatkan informasi tentang saham-saham yang menunjukkan potensi pembalikan arah pada tanggal-tanggal tertentu, seperti yang terjadi pada 13 Februari.
Tidak hanya itu, peserta juga akan mendapatkan bonus tambahan berupa rekomendasi saham dan prediksi dividen untuk saham-saham di Bursa Efek Indonesia pada tahun 2026.
Bagi mereka yang tertarik bergabung dalam grup diskusi ini, informasi lebih lanjut bisa didapatkan dengan menghubungi kontak resmi yang tertera.
Ketegangan Geopolitik: Pasar Saham Indonesia Diprediksi Akan Mengalami Penurunan Perkembangan terbaru terkait ketegangan geopolitik, khususnya serangan balik yang dilakukan Iran terhadap pangkalan-pangkalan militer Amerika Serikat di Timur Tengah, diperkirakan akan memberikan dampak besar bagi pasar saham Indonesia.
Banyak pengamat memprediksi bahwa pada hari Senin mendatang, pasar saham akan mengalami penurunan signifikan, bahkan mungkin IHSG bisa turun hingga 5% akibat panik jual yang dilakukan investor (panic selling).
Meskipun demikian, bagi investor yang memiliki posisi cash (dana tunai), ini bisa menjadi peluang untuk "borong" saham-saham yang sedang mengalami koreksi harga.
Saham-saham dengan fundamental bagus dan yang akan membagikan dividen besar pada bulan April diperkirakan akan mengalami rebound setelah penurunan pasar.
Para investor disarankan untuk mencari saham-saham yang "buy on red" atau beli pada harga rendah di tengah penurunan pasar.
Saham-Saham Dividen Menarik untuk Dibeli Saat Pasar Turun Bagi para investor yang memiliki posisi cash, ini adalah waktu yang tepat untuk memanfaatkan potensi pembelian saham-saham yang siap memberikan dividen besar.
Beberapa saham yang layak diperhatikan, seperti BBRI (Bank Rakyat Indonesia), yang diperkirakan akan memberikan dividen sekitar 5%, serta Bank Mandiri (BMRI) yang memiliki potensi dividen hampir 7%, meskipun harga sahamnya kemungkinan akan turun seiring dengan penurunan pasar secara keseluruhan.
Investor disarankan untuk memantau level harga support untuk kedua saham ini, seperti kisaran 3.600 untuk BBRI dan 4.070 untuk BMRI.
Selain itu, BBNI (Bank Negara Indonesia) juga menjadi salah satu saham yang harus diperhatikan, meskipun diperkirakan akan mengalami penurunan lebih lanjut setelah MSCI.
Meskipun pasar saham mungkin akan mengalami koreksi dalam waktu dekat, saham-saham dengan fundamental yang kuat ini diperkirakan akan kembali rebound setelah periode penurunan, memberikan peluang cuan bagi para investor yang dapat memanfaatkan momen tersebut.