Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

IHSG Melemah Tajam ke 7.577, Analis Bagikan Rekomendasi Saham Trading Buy: DEWA, ADI, TINS hingga EMAS Berpotensi Rebound

Ayu Dhea Cheryl • Kamis, 5 Maret 2026 | 12:49 WIB

IHSG ditutup melemah ke level 7.577 pada akhir perdagangan. Di tengah tekanan pasar, analis merekomendasikan sejumlah saham trading buy seperti DEWA, ADI, TINS, dan EMAS yang dinilai berpotensi reboun
IHSG ditutup melemah ke level 7.577 pada akhir perdagangan. Di tengah tekanan pasar, analis merekomendasikan sejumlah saham trading buy seperti DEWA, ADI, TINS, dan EMAS yang dinilai berpotensi reboun

IHSG Melemah Tajam ke 7.577, Analis Bagikan Rekomendasi Saham Trading Buy: DEWA, ADI, TINS hingga EMAS Berpotensi Rebound

JAKARTA – Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali tertekan pada penutupan perdagangan terbaru. Di tengah pelemahan pasar tersebut, analis justru membagikan sejumlah rekomendasi saham trading buy yang dinilai masih memiliki peluang rebound dalam jangka pendek.

Berdasarkan data penutupan perdagangan, IHSG ditutup melemah cukup dalam hingga 4,57 persen ke level 7.577. Sepanjang sesi perdagangan, indeks bergerak di zona merah sejak pembukaan hingga penutupan dengan level tertinggi di 7.700-an dan terendah di 7.486.

Meski pasar tertekan, sejumlah analis menilai kondisi ini justru membuka peluang rekomendasi saham trading buy bagi investor yang fokus pada strategi jangka pendek atau intraday trading.

“Melihat kondisi pasar yang masih volatil, strategi yang lebih disarankan saat ini adalah trading jangka pendek. Jika tidak ada sentimen positif di sesi berikutnya, potensi koreksi lanjutan masih bisa terjadi,” ujar analis pasar modal dalam program penutupan perdagangan.

Beberapa saham yang direkomendasikan untuk strategi tersebut antara lain DEWA, ADI, TINS, dan EMAS.

Baca juga:Saham DEWA Berpeluang Rebound

Saham Darma Henwa (DEWA) menjadi salah satu yang masuk dalam daftar rekomendasi saham trading buy.

Pada perdagangan hari ini, saham DEWA ditutup melemah sekitar 6,80 persen di level 466. Namun secara teknikal, saham ini dinilai masih memiliki peluang pembalikan arah.

Pergerakan grafik menunjukkan bahwa DEWA masih bertahan di area support kuat 440–450, yang telah terbentuk sejak Oktober 2025.

Jika area support tersebut mampu bertahan, saham ini berpotensi bergerak naik kembali.

“Target resisten terdekat berada di kisaran 470 hingga 480, dengan target lanjutan di area 490 sampai 498,” jelas analis tersebut.

Untuk strategi masuk, investor dapat mempertimbangkan area 440–450 sebagai area ideal buy on weakness, meskipun entry di kisaran 466–470 juga masih dinilai menarik untuk trading jangka pendek.

Baca juga:Saham ADI Masih Menarik Akumulasi

Saham kedua dalam daftar rekomendasi saham trading buy adalah Adi Sarana Armada (ADI).

Saham ini sempat mengalami penguatan signifikan dalam sepekan terakhir hingga menembus level 10.800 sebelum akhirnya terkoreksi dan ditutup di 10.300, atau turun sekitar 2,60 persen.

Meski mengalami koreksi, indikator teknikal menunjukkan tren kenaikan masih cukup kuat.

Selama harga saham ADI mampu bertahan di atas moving average 5 (MA5) di kisaran 9.850 hingga 9.900, saham ini dinilai masih layak untuk strategi akumulasi.

“Potensi kenaikan masih terbuka dengan target di 10.600 hingga 10.975,” ungkapnya.

Dengan demikian, investor dapat mempertimbangkan strategi buy on support selama harga masih berada di atas area tersebut.

Baca juga:Saham TINS Didukung Fundamental

Selanjutnya, saham Timah (TINS) juga masuk dalam daftar rekomendasi saham trading buy.

Pada perdagangan hari ini, TINS ditutup di 3.890, atau turun sekitar 8,47 persen setelah sebelumnya mengalami kenaikan cukup signifikan dalam beberapa waktu terakhir.

Secara teknikal, saham ini masih menarik selama mampu bertahan di atas MA20 yang berada di sekitar 3.880.

“Jika tetap berada di atas MA20, potensi swing trading masih cukup bagus dengan target di 3.900 hingga 4.000,” kata analis.

Dari sisi fundamental, prospek perusahaan juga dinilai cukup positif. Selain didukung harga komoditas timah yang masih tinggi, kinerja keuangan perusahaan juga menunjukkan hasil yang baik dalam laporan terbaru.

Baca juga:Saham EMAS Didukung Produksi Tambang

Saham terakhir dalam daftar rekomendasi saham trading buy adalah EMAS.

Saham ini dinilai memiliki prospek menarik setelah perusahaan mulai melakukan produksi awal dari tambangnya.

Selain itu, cadangan tambang yang besar juga menjadi sentimen positif bagi kinerja perusahaan ke depan.

Secara teknikal, saham EMAS memiliki support di level 7.900, dengan potensi kenaikan menuju area 8.350 hingga 8.375 sebagai resisten terdekat.

Jika terjadi koreksi, investor dapat mempertimbangkan area 7.700 sebagai titik buy on support, yang berdekatan dengan garis MA20.

“Sejak Januari 2026, saham ini hampir tidak pernah bertahan lama di bawah MA20. Biasanya hanya satu sampai dua hari sebelum kembali naik,” jelasnya.

Dengan berbagai sentimen positif tersebut, saham EMAS bahkan dinilai memiliki potensi jangka panjang dengan target harga di atas 10.000.

Namun demikian, analis kembali menegaskan bahwa setiap keputusan investasi tetap berada di tangan investor.

Editor : Ayu Dhea Cheryl
#Rekomendasi Saham Trading Buy #ihsg hari ini #analisis saham Indonesia #Saham Dewa #Saham TINS