RADAR TULUNGAGUNG – Di tengah kondisi pasar yang sedang melemah, analis pasar saham tetap memberikan rekomendasi saham untuk pekan perdagangan 9 hingga 13 Maret 2026.
Sejumlah emiten dinilai masih memiliki potensi pergerakan menarik meskipun IHSG sedang terkoreksi.
Dalam analisis mingguan terbaru, terdapat lima rekomendasi saham yang dianggap memiliki peluang rebound.
Saham-saham tersebut berasal dari berbagai sektor mulai dari energi, perbankan hingga industri.
Kelima saham yang masuk dalam daftar rekomendasi saham pekan ini adalah Adaro, Gajah Tunggal, Bank Mandiri, PGAS, dan WIFI.
Saham Adaro Masih Menarik
Salah satu saham yang masuk dalam daftar rekomendasi adalah Adaro. Emiten sektor energi ini dinilai masih memiliki struktur teknikal yang cukup baik meskipun pasar sedang bergejolak.
Area entry saham Adaro diperkirakan berada di kisaran 2.250 hingga 2.350 per saham. Sementara itu, batas cut loss berada di sekitar 2.200.
Target harga jangka pendek diperkirakan berada di kisaran 2.430 hingga 2.490.
Gajah Tunggal Berpotensi Rebound
Saham lain yang dinilai menarik adalah Gajah Tunggal. Pergerakan saham ini dianggap relatif stabil dibandingkan koreksi yang terjadi di pasar.
Area entry yang disarankan berada di kisaran 1.030 hingga 1.050. Sementara cut loss diperkirakan berada di level 1.020.
Jika terjadi rebound, target harga pertama diperkirakan berada di level 1.080 dan target berikutnya di sekitar 1.115.
Baca Juga: Rekomendasi Saham Terbaru Maret 2026: Strategi Candle Hammer dan Dividen Besar dari STS Rekomendasi
Bank Mandiri Dinilai Paling Kuat
Dari sektor perbankan, saham Bank Mandiri disebut sebagai salah satu yang paling kuat saat pasar sedang turun.
Saham ini dinilai mampu bertahan tanpa mencetak titik terendah baru meskipun IHSG mengalami tekanan.
Area entry saham Bank Mandiri diperkirakan berada di kisaran 4.870 hingga 4.950. Target kenaikan berada di kisaran 5.150 hingga 5.275.
PGAS dan WIFI Juga Masuk Rekomendasi
Selain itu, saham PGAS juga dinilai memiliki peluang pergerakan positif. Meskipun laporan keuangan kuartal keempat menunjukkan penurunan laba, pendapatan perusahaan sebenarnya masih mengalami peningkatan.
Analis menilai potensi bisnis PGAS masih cukup baik terutama karena peningkatan persediaan gas yang siap dijual.
Area entry PGAS diperkirakan berada di kisaran 2.300 hingga 2.370 dengan target harga hingga 2.520.
Sementara itu, saham WIFI dinilai menarik karena saat ini diperdagangkan pada harga yang relatif lebih rendah dibandingkan sebelumnya.
Area entry saham ini diperkirakan berada di kisaran 2.000 hingga 2.100 dengan target harga hingga 2.320.
Investor Diminta Tetap Selektif
Meski ada sejumlah saham yang direkomendasikan, investor tetap diminta untuk berhati-hati dalam mengambil keputusan investasi.
Pasar yang sedang volatil membuat risiko pergerakan harga menjadi lebih tinggi dibandingkan kondisi normal.
Karena itu, investor disarankan untuk tetap disiplin menerapkan strategi cut loss serta tidak memaksakan diri untuk masuk ke saham yang sedang berada dalam tren turun.
Dengan strategi yang tepat, peluang keuntungan tetap terbuka meskipun kondisi pasar sedang tidak ideal.
Editor : Manda Dwi Agustin