Namun sebelum mengajukan, calon pemohon perlu memahami prosedur resmi, persyaratan dokumen, hingga ketentuan jaminan agar pengajuan tidak ditolak.
Banyak masyarakat mengira pengajuan dana kurban BRI 2026 bisa sepenuhnya dilakukan secara online. Meski layanan digital perbankan semakin berkembang, pengajuan langsung ke kantor bank tetap disarankan agar proses komunikasi lebih jelas.
Dengan datang langsung ke kantor unit atau cabang, pemohon dapat berkonsultasi dua arah dengan petugas bank terkait kelengkapan berkas, peluang persetujuan, hingga simulasi angsuran.
Proses tatap muka juga memudahkan pihak bank melakukan verifikasi usaha serta menilai kelayakan kredit calon debitur. Karena itu, pemohon dana kurban BRI dianjurkan datang ke kantor BRI terdekat sesuai domisili atau lokasi usaha agar proses survei lebih mudah dilakukan.
Ajukan di Domisili Usaha atau Sesuai Alamat KTP
Salah satu pertanyaan yang sering muncul dalam cara pinjam dana kurban BRI 2026 adalah lokasi pengajuan. Banyak calon pemohon memiliki alamat usaha berbeda dengan alamat di KTP.
Jika usaha berada di luar kota domisili KTP, pengajuan sebaiknya dilakukan di kantor unit BRI terdekat dari lokasi usaha. Nantinya, petugas bank akan melakukan survei langsung ke tempat usaha sekaligus memverifikasi tempat tinggal sementara pemohon.
Sebagai solusi administratif, pemohon dapat mengurus surat keterangan domisili apabila lokasi usaha dan alamat KTP berada di wilayah berbeda provinsi atau kota. Namun jika pengajuan di lokasi usaha ditolak, pemohon dapat mencoba mengajukan kembali di kantor cabang sesuai alamat KTP.
Syarat Umum Pengajuan Dana Kurban BRI 2026
Agar proses pengajuan berjalan lancar, terdapat sejumlah syarat yang wajib dipenuhi calon pemohon.
Pertama, usia minimal pemohon adalah 21 tahun, baik sudah menikah maupun belum menikah. Bagi pemohon yang telah menikah, dokumen yang harus dilampirkan meliputi KTP suami-istri serta buku nikah. Sedangkan pemohon lajang cukup melampirkan KTP dan surat keterangan belum menikah.
Kedua, pemohon wajib menyertakan Kartu Keluarga sebagai dokumen pendukung administrasi keluarga.
Ketiga, Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) menjadi syarat tambahan jika nominal pinjaman yang diajukan melebihi Rp50 juta.
Keempat, pemohon harus memiliki surat keterangan usaha yang diterbitkan oleh kelurahan atau desa setempat. Dokumen ini membuktikan bahwa usaha yang dijalankan benar-benar aktif dan legal secara administratif wilayah.
Soal Jaminan Masih Jadi Perdebatan
Persoalan jaminan menjadi hal yang paling sering dipertanyakan dalam pengajuan dana kurban BRI. Secara regulasi pemerintah, pinjaman KUR dengan plafon tertentu disebut tidak mewajibkan agunan tambahan.
Namun di lapangan, kebijakan perbankan bisa berbeda karena bank tetap menerapkan prinsip kehati-hatian dalam penyaluran kredit. Perbedaan regulasi ini membuat sebagian kantor cabang masih meminta jaminan sebagai syarat tambahan.
Jenis jaminan yang umum digunakan antara lain sertifikat tanah, sertifikat rumah, BPKB kendaraan bermotor roda dua maupun roda empat, hingga aset produktif lainnya.
Meski demikian, calon pemohon tetap dapat mencoba mengajukan pinjaman tanpa jaminan terlebih dahulu. Jika usaha dinilai layak, laporan keuangan sehat, serta riwayat kredit baik, pihak bank dapat mempertimbangkan persetujuan tanpa agunan tambahan.
Pentingnya Riwayat Kredit yang Baik
Selain kelengkapan dokumen, riwayat kredit menjadi faktor penting dalam persetujuan pinjaman. Catatan kredit yang baik menunjukkan pemohon disiplin dalam membayar cicilan sebelumnya.
Sebaliknya, riwayat kredit bermasalah akan mempersulit pengajuan pembiayaan baru. Data riwayat pinjaman biasanya tercatat dalam sistem informasi keuangan nasional dan menjadi bahan pertimbangan utama bank.
Karena itu, pemohon disarankan menjaga kelancaran pembayaran cicilan agar tidak mengalami kesulitan saat mengajukan pinjaman di masa mendatang.
Baca Juga: Cara Pinjam KUR BRI Online Lewat HP Tanpa ke Bank, Begini Panduan Lengkap Pengajuan Resmi via BRImo
Pahami Tanggung Jawab Setelah Akad Kredit
Setelah pinjaman disetujui, pemohon wajib mematuhi seluruh isi perjanjian kredit. Kewajiban membayar angsuran tepat waktu tetap berlaku baik pinjaman menggunakan jaminan maupun tanpa jaminan.
Kelalaian membayar cicilan dapat berdampak pada penurunan skor kredit serta menyulitkan pengajuan pembiayaan lain seperti kredit kendaraan maupun pinjaman usaha tambahan.
Dengan memahami prosedur dan syarat secara menyeluruh, pengajuan dana kurban BRI 2026 dapat berjalan lebih lancar dan minim hambatan.
Editor : Fadhilah Salsa Bella