TULUNGAGUNG - Pameran bonsai tingkat nasional berhasil terlaksana dengan baik di Tulungagung. Pesertanya pun banyak datang dari luar pulau, seperti dari Sumatera hingga Kalimantan.
Pameran ini diharapkan juga bisa menggerakkan ekonomi sehingga dirasakan masyarakat Kota Marmer. Tentunya ini menyimpan potensi ekonomi dan sumber cuan yang cukup tinggi
Ketua Umum Perkumpulan Penggemar Indonesia, Alex R Tangkurung memberikan apresiasi yang tinggi terhadap kontes bonsai yang dilaksanakan di GOR Lembu Peteng mulai 9 hingga 13 September.
Menurut dia, iklim bonsai di Indonesia berkembang cukup bagus. Penguatnya adalah adanya bonsai endemi lokal yang dimiliki tiap-tiap daerah, termasuk di Tulungagung. Lebih dari itu, budidaya bonsai juga mampu memberikan pengaruh ke perekonomian masyarakat.
Bonsai mampu memberikan pundi-pundi rupiah bagi pembudidayanya. “Meski bonsai tidak secepat sandang pangan. Karena bonsai adalah proses, penilaiannya berdasarkan prosesnya,” kata Alex.
Saat ini, dirinya masih mencoba untuk mengembangkan pasar bonsai untuk bisa ekspor. Bonsai Indonesia sangat memungkinkan untuk ekspor dengan keunggulan yang dimiliki.
Pj Bupati Tulungagung Heru Suseno menambahkan dengan kontes Bonsai diharapkan bisa memberi manfaat. Utamanya untuk menggerakkan ekonomi masyarakat.
“Tentu ada harapan setiap kegiatan ini bisa memberikan manfaat. Ada pergerakan ekonomi yang bisa dirasakan masyarakat,” tutupnya.
Editor : Dharaka R. Perdana