TULUNGAGUNG - Harga cabai cukup pedas di awal tahun 2025 ini.
Itu terjadi hampir diseluruh wilayah di Jawa Timur (Jatim), termasuk di Kabupaten Tulungagung.
Komoditas cabai menjadi menjadi ihwal penting di dapur para bunda Tulungagung.
Ketika harganya tinggi, otomatis pengeluaran rumah tangga akan semakin bertambah.
Dilansir dari data Sistem Informasi Ketersediaan dan Perkembangan Harga Bahan Pokok (Siskaperbapo) milik Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jatim, harga komoditas cabai memang tergolong tinggi.
Meski harga cenderung fluktuatif, namun pada kamis (2/1/2025) malam terlihat harga yang bisa membuat kantong kempes.
Para bunda di Tulungagung wajib mengetahui harga komoditas penting ini.
Harga cabai rawit merah di Tulungagung menyentuh Rp 68.333 per kilogramnya.
Kota Marmer berada di urutan ke-15 daerah dengan harga cabe rawit merah tertinggi.
Harganya dibawah Kabupaten Ponorogo dan diatas Kabupaten Blitar.
Sementara untuk cabai merah keriting di Tulungagung, harga per kilogramnya menyentuh Rp 41.000.
Harga cabai merah keriting di Bumi Lawadan berada di nomor 23 se-Jatim.
Jenis cabai-cabaian yang satu lagi, di Tulungagung juga memiliki harga diatas Rp 40.000.
Cabai Merah Besar, di Kabupaten Tulungagung tembus Rp 43.333.
Harga itu diatas daerah tetangga, yaitu Kabupaten Blitar.
Sedangkan dari seluruh Kabupaten/Kota di Jatim, harga komoditas cabai terendah adalah di Kabupaten Bangkalan, Madura.***
Editor : Mukhamad Zainul Fikri