RADAR TULUNGAGUNG - Kemistri antara Pemkab Tulungagung dan Dewan Koperasi Indonesia Daerah (Dekopinda) Tulungagung sudah terbentuk.
Keduanya siap berkolaborasi untuk memajukan semua koperasi yang ada di Tulungagung.
Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo dan Wakil Bupati Tulungagung Ahmad Baharudin menghadiri undangan halalbihalal Dekopinda Tulungagung minggu (20/4) siang.
Selain dengan pengurus Dekopinda Tulungagung, Pimpinan daerah berkesempatan malaksanakan halalbihalal bersama dengan 100 gerakan koperasi Tulungagung.
“100 gerakan koperasi itu mewakili 760 koperasi aktif yang ada di Tulungagung,” jelas Ketua Dekopinda Tulungagung, Nyadin.
Nyadin melanjutkan selain halalbihalal dan bersilaturahmi, pertemuan siang itu sebagai momen merajut kerjasama antara Dekopinda dengan pimpinan daerah baru.
“Ini merupakan awal yang akan ditindaklanjuti dengan kerjasama,” katanya.
Langkah awal yang akan dilakukan, Dekopinda bersama Pemkab Tulungagung bakal memilah mana saja koperasi yang aktif, tidak aktif ataupun setengah aktif.
Setelah itu, masing-masing koperasi bakal mendapatkan tindaklanjut berdasar kondisi yang dialami.
“Kalau yang sudah tidak aktif ya ditutup saja, aturannya memang begitu. Nah yang aktif ataupun setengah aktif ini akan kita carikan solusinya,” tutuo Nyadin.
Bupati Tulungagung Gatut Sunu Winowo mengatakan halalbihalal tersebut merupakan momentum yang baik.
Karena antara Dekopinda dan Pemkab Tulungagung memiliki tujuan yang sama yaitu memajukan koperasi di Tulungagung.
“Dengan koperasi yang baik, perekonomian masyarakat semakin kokoh. Bahkan bisa menyentuh sampai masyarakat tingkat bawah,” jelas Gatut.
Apalagi, pemerintah daerah kini juga tengah bersiap diri melaksanakan instruksi presiden untuk membentuk koperasi merah putih disetiap desa.
Dia menegaskan Pemkab Tulungagung pun akan konsentrasi melaksanakan instruksi dari pemerintah pusat tersebut.
“Kebetulan kami dan Pak Wabup juga merupakan kader Partai Gerindra yang dipimpin Presiden Prabowo. Tentu kami siap melaksanakan semua arahan dari pemerintah pusat,” tetas Gatut.
Sama halnya dengan Dekopinda, Gatut ingin secepatnya dilaksanakan evaluasi terhadap semua koperasi di Tulungagung.
Terutama adalah memilah mana saja koperasi yanh aktif dan tidak aktif.
“Kami akan selalu bersinergi dengan Dekopinda Tulungagung untuk evaluasi mana saja koperasi yang aktif dan tidak aktif. Sehingga tidak ada masalah dikemudin hari,” pungkasnya.***
Editor : Mukhamad Zainul Fikri