Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Harga Bawang Merah Probolinggo 3 Maret 2026 Turun Lagi, Small Rp17 Ribu hingga Jumbo Rp30 Ribu per Kg

Ayu Dhea Cheryl • Selasa, 3 Maret 2026 | 12:18 WIB

Suasana transaksi dan pengiriman bawang merah di Gudang 14 Pasar Induk Bawang Merah Probolinggo, Kecamatan Dringu, saat harga bawang merah Probolinggo kembali turun pada 3 Maret 2026.
Suasana transaksi dan pengiriman bawang merah di Gudang 14 Pasar Induk Bawang Merah Probolinggo, Kecamatan Dringu, saat harga bawang merah Probolinggo kembali turun pada 3 Maret 2026.

Harga bawang merah Probolinggo kembali mengalami penurunan pada Selasa, 3 Maret 2026. Update terbaru dari Pasar Induk Bawang Merah Probolinggo menunjukkan hampir semua kategori bawang merah turun dibanding hari sebelumnya.

Informasi harga bawang merah Probolinggo ini disampaikan langsung dari Gudang 14 yang berada di area tengah agak ke utara sisi timur Pasar Induk Bawang Merah, Jalan Raya Sinto, Kecamatan Dringu, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur. Kondisi harga yang kembali melemah membuat sebagian petani mulai waspada, apalagi menjelang Ramadan dan Idul Fitri.

Meski demikian, sejumlah pelaku usaha menyebut harga bawang merah Probolinggo saat ini masih tergolong “lumayan enak” untuk transaksi. Aktivitas bongkar muat dan pengiriman di gudang tetap berjalan normal, dengan pembeli dari berbagai daerah masih merapat untuk kulakan.

Baca juga:Harga Bawang Merah Small Turun Paling Bawah Rp17.000

Kategori pertama adalah bawang merah ukuran kecil atau small onion. Untuk harga bawang merah Probolinggo hari ini, small berada di kisaran Rp17.000 hingga Rp20.000 per kilogram.

Small onion sendiri terbagi menjadi dua jenis, yakni bawang abonan dan bawang kecil. Bawang abonan kini turun ke level Rp17.000 sampai Rp18.000 per kilogram. Sementara bawang kecil berada di rentang Rp19.000 hingga Rp20.000 per kilogram.

Penurunan ini cukup terasa dibanding pekan sebelumnya. Biasanya, ukuran small menjadi pilihan pedagang eceran karena harga lebih terjangkau dan cepat terserap pasar tradisional.

Baca juga:Medium Jadi Andalan, Harga Rp20.000–Rp26.000

Untuk kategori medium atau ukuran tanggung, harga bawang merah Probolinggo hari ini berada di kisaran Rp20.000 sampai Rp26.000 per kilogram.

Medium onion dibagi menjadi tiga kelas. Pertama, tanggung kecil dijual Rp20.000 hingga Rp21.000 per kilogram. Kedua, tanggung rata berada di harga Rp22.000 sampai Rp23.000 per kilogram. Ketiga, tanggung besar menyentuh Rp24.000 hingga Rp26.000 per kilogram.

Ukuran medium selama ini menjadi primadona karena kualitas dan ukuran yang ideal untuk kebutuhan rumah tangga maupun pedagang besar. Pergerakan harga di kelas ini sering menjadi indikator utama stabilitas pasar bawang merah nasional.

Baca juga:Super dan Jumbo Ikut Terkoreksi

Penurunan juga terjadi pada kategori kualitas super dan super jumbo. Untuk bawang merah super, harga hari ini berada di angka Rp27.000 sampai Rp28.000 per kilogram.

Sementara itu, bawang merah super jumbo kini dijual Rp29.000 hingga Rp30.000 per kilogram. Meski turun, harga kategori ini masih tergolong tinggi dibanding ukuran lainnya.

Biasanya, bawang merah super dan jumbo banyak diburu untuk kebutuhan hotel, restoran, katering, hingga suplai luar daerah. Kualitas umbi yang besar dan seragam menjadi nilai tambah tersendiri.

Baca juga:Petani Berharap Harga Naik Jelang Ramadan

Turunnya harga bawang merah Probolinggo ini terjadi saat memasuki awal Ramadan. Para petani berharap dalam beberapa pekan ke depan terjadi pergerakan naik, mengingat permintaan biasanya meningkat menjelang Lebaran.

Kebutuhan dapur rumah tangga, industri makanan, hingga pedagang takjil umumnya melonjak selama bulan puasa. Momentum ini diharapkan mampu mendongkrak kembali harga di tingkat petani.

Pasar Induk Bawang Merah Probolinggo sendiri dikenal sebagai salah satu sentra distribusi terbesar di Jawa Timur. Pergerakan harga di pasar ini kerap menjadi acuan bagi daerah lain.

Pelaku pasar kini terus memantau dinamika suplai dan permintaan. Jika serapan meningkat dan pasokan mulai berkurang, bukan tidak mungkin harga bawang merah Probolinggo akan kembali merangkak naik dalam waktu dekat.

Untuk sementara, pembeli memanfaatkan momen harga turun ini untuk menambah stok. Sedangkan petani berharap tren penurunan tidak berlangsung lama agar kesejahteraan tetap terjaga di tengah meningkatnya kebutuhan selama Ramadan dan menjelang Idul Fitri.

Editor : Ayu Dhea Cheryl
#Harga Bawang Merah 3 Maret 2026 #Pasar Induk Bawang Merah #Bawang Merah Jawa Timur #harga bawang merah probolinggo #Gudang 14 Probolinggo