Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Syarat KUR BRI 2026 Terbaru: Benarkah Tanpa Jaminan dan Apa Saja Dokumen Pengajuan Pinjaman Modal Usaha?

Fadhilah Salsa Bella • Sabtu, 14 Maret 2026 | 13:15 WIB

Syarat KUR BRI 2026 terbaru, cek usia minimal, dokumen usaha, NPWP, aturan jaminan, dan cara pengajuan pinjaman modal UMKM.
Syarat KUR BRI 2026 terbaru, cek usia minimal, dokumen usaha, NPWP, aturan jaminan, dan cara pengajuan pinjaman modal UMKM.
RADAR TULUNGAGUNG- Informasi mengenai syarat KUR BRI 2026 menjadi perhatian banyak pelaku UMKM yang berencana mengajukan pinjaman modal usaha tahun ini. Program Kredit Usaha Rakyat (KUR) dari Bank Rakyat Indonesia dikenal sebagai pembiayaan bersubsidi pemerintah dengan bunga ringan yang ditujukan bagi usaha mikro, kecil, dan menengah.

Namun, muncul pertanyaan di kalangan masyarakat: apakah ada perubahan syarat dibanding tahun sebelumnya, terutama terkait jaminan pinjaman.

Hingga awal tahun, penyaluran KUR biasanya belum langsung dibuka karena masih menunggu kepastian kuota dan subsidi bunga dari pemerintah.

Meski begitu, masyarakat sudah dapat menyiapkan seluruh persyaratan administrasi sejak dini agar bisa langsung mengajukan pinjaman saat program resmi dibuka.

Program KUR sendiri menjadi salah satu andalan pemerintah dalam mendorong pertumbuhan UMKM nasional. Karena itu, minat pengajuan di berbagai bank penyalur selalu tinggi setiap tahunnya.

Baca Juga: Jadwal Lengkap Liga Inggris Pekan ke-30 2025-2026: Arsenal & Manchester City Siap Tampil

Usia Minimal dan Status Pemohon

Salah satu syarat KUR BRI 2026 yang paling mendasar adalah ketentuan usia pemohon. Secara umum, pemohon harus merupakan Warga Negara Indonesia dengan usia minimal 21 tahun atau sudah menikah.

Ketentuan ini diberlakukan untuk memastikan pemohon telah memiliki tanggung jawab hukum serta kelayakan administrasi dalam perjanjian kredit dengan pihak bank.

Wajib Memiliki Usaha Produktif

Pemohon juga harus memiliki usaha produktif yang telah berjalan aktif minimal enam bulan. Syarat ini menjadi bukti bahwa pembiayaan yang diajukan benar-benar digunakan untuk kegiatan usaha, bukan untuk kebutuhan konsumtif semata.

Bank akan melakukan verifikasi langsung ke lokasi usaha guna memastikan usaha benar-benar berjalan. Karena itu, usaha fiktif hampir pasti ditolak dalam proses survei lapangan.

Baca Juga: Jadwal Siaran Langsung Liga Premier Inggris Pekan ke-30: Arsenal, Manchester City & Liverpool Jadi Sorotan

Tidak Memiliki Kredit Produktif Ganda

Syarat berikutnya adalah pemohon tidak sedang menerima kredit produktif sejenis dari bank lain. Artinya, pelaku usaha yang masih memiliki pinjaman KUR aktif di bank lain tidak diperbolehkan mengajukan KUR baru di BRI.

Ketentuan ini juga berlaku bagi pasangan suami istri. Jika salah satu pasangan telah menerima pinjaman KUR, maka pasangan lainnya tidak dapat mengajukan program yang sama.

Namun demikian, kredit konsumtif seperti KPR rumah, kredit kendaraan bermotor, maupun kartu kredit tetap diperbolehkan selama riwayat pembayarannya lancar.

Dokumen Identitas Wajib Lengkap

Dalam proses pengajuan, kelengkapan dokumen identitas menjadi syarat mutlak. Pemohon wajib memiliki kartu tanda penduduk elektronik (e-KTP) yang masih berlaku.

Selain e-KTP, pemohon juga perlu menyiapkan Kartu Keluarga sebagai dokumen pendukung data administrasi keluarga.

Baca Juga: Jadwal Siaran Langsung Liga Premier Inggris Pekan ke-30: Arsenal, Manchester City & Liverpool Jadi Sorotan

Legalitas Usaha Harus Jelas

Syarat KUR BRI 2026 juga mewajibkan pemohon memiliki bukti legalitas usaha. Dokumen ini dapat berupa Surat Keterangan Usaha dari kelurahan atau desa setempat.

Alternatif lain, pelaku usaha dapat menggunakan Nomor Induk Berusaha (NIB) yang diterbitkan secara online melalui sistem perizinan berusaha terintegrasi pemerintah.

Legalitas usaha diperlukan sebagai bukti bahwa usaha yang dijalankan benar-benar sah dan memiliki kegiatan ekonomi aktif.

NPWP untuk Plafon Pinjaman Tertentu

Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) tidak selalu menjadi syarat wajib. Dokumen ini umumnya diminta jika pemohon mengajukan pinjaman dengan plafon di atas Rp50 juta.

Untuk pinjaman di bawah batas tersebut, NPWP biasanya tidak diwajibkan namun tetap disarankan sebagai kelengkapan administrasi tambahan.

Baca Juga: Pinjaman KUR BRI Bunga 6 Persen per Tahun: Jenis, Syarat, dan Cara Pengajuan Resmi Kredit Usaha Rakyat

Benarkah KUR BRI 2026 Tanpa Jaminan?

Isu yang paling banyak diperbincangkan adalah soal jaminan pinjaman. Pemerintah sebelumnya menyatakan pinjaman KUR dengan plafon tertentu tidak mewajibkan agunan tambahan.

Meski demikian, kebijakan teknis di lapangan tetap mengacu pada pertimbangan manajemen risiko masing-masing bank. Karena itu, ketentuan jaminan bisa berbeda antar cabang.

Pemohon tetap disarankan menyiapkan dokumen agunan seperti BPKB kendaraan atau sertifikat tanah sebagai langkah antisipasi jika sewaktu-waktu dibutuhkan.

Cara Pengajuan KUR BRI 2026

Terdapat dua metode pengajuan pinjaman yang dapat dipilih masyarakat. Pertama, pengajuan secara offline dengan datang langsung ke kantor cabang atau unit kerja BRI terdekat.

Metode ini memudahkan pemohon berkonsultasi langsung dengan petugas bank sekaligus mempercepat proses verifikasi dokumen.

Kedua, pengajuan secara online melalui aplikasi mobile banking resmi BRImo. Pemohon cukup mengisi formulir digital, mengunggah dokumen, lalu menunggu proses survei dari pihak bank.

Dengan memahami syarat KUR BRI 2026 sejak awal, pelaku UMKM dapat mempersiapkan dokumen lebih matang sehingga peluang persetujuan pinjaman semakin besar.

Baca Juga: Jadwal Siaran Langsung Sepak Bola Malam Ini: Liga Inggris, Liga 1, La Liga, Serie A & Bundesliga

Editor : Fadhilah Salsa Bella
#dokumen pengajuan KUR #Kredit Usaha Rakyat #Syarat KUR BRI 2026 #brimo #Pinjaman KUR BRI