Proses digital ini menjadi solusi praktis bagi pelaku UMKM yang ingin mendapatkan akses pembiayaan cepat dan efisien.
Layanan KUR BRI online memungkinkan calon debitur melakukan pendaftaran, mengisi data usaha, hingga mengunggah dokumen langsung dari rumah.
Seluruh tahapan telah terintegrasi dengan aplikasi mobile banking BRImo, sehingga proses lebih ringkas dibanding cara konvensional yang mewajibkan antre di kantor cabang.
Program KUR BRI sendiri merupakan skema pembiayaan bersubsidi pemerintah yang ditujukan bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah.
Pinjaman ini menawarkan bunga ringan serta plafon pembiayaan yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan usaha. Karena itulah, banyak masyarakat mencari informasi mengenai cara pinjam KUR BRI online yang benar dan sesuai prosedur resmi.
Akses Pengajuan Dialihkan ke Aplikasi BRImo
Sebelumnya, pengajuan kredit bisa dilakukan melalui laman khusus. Namun kini sistem mengarahkan calon nasabah untuk memproses permohonan melalui aplikasi BRImo.
Langkah awal, pengguna harus mengunduh dan masuk ke aplikasi BRImo menggunakan akun yang telah terdaftar. Setelah berhasil login, pengguna dapat membuka menu “Lainnya”, lalu menggulir layar hingga menemukan bagian produk pinjaman BRI.
Di menu tersebut tersedia opsi “Pinjaman BRI” yang menjadi pintu masuk pengajuan kredit secara digital. Setelah itu, pengguna dapat memilih tombol “Ajukan Baru” untuk memulai proses permohonan pinjaman.
Tiga Jenis Pinjaman yang Tersedia
Pada tahap awal pengajuan, sistem akan menampilkan tiga pilihan jenis kredit yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan pemohon.
Pertama adalah Kredit Investasi, yaitu fasilitas pembiayaan jangka panjang untuk kebutuhan pembelian atau renovasi aset usaha seperti bangunan dan peralatan produksi.
Kedua, Kredit Modal Kerja (KMK) yang ditujukan untuk membiayai operasional usaha sehari-hari, termasuk pembelian bahan baku, proses produksi, hingga kebutuhan distribusi barang.
Ketiga adalah Kredit Konsumtif yang diperuntukkan bagi karyawan dengan penghasilan tetap. Skema ini umumnya dipilih pegawai dengan sistem penggajian melalui rekening BRI.
Bagi pelaku usaha atau wiraswasta, opsi yang paling relevan adalah Kredit Modal Kerja dan Kredit Investasi. Khusus KMK, tenor pinjaman maksimal yang tersedia mencapai empat tahun.
Mengisi Nominal Pinjaman dan Tenor
Setelah memilih jenis kredit, pemohon diminta menentukan jumlah pinjaman yang diajukan. Nominal pinjaman dapat disesuaikan kebutuhan usaha, misalnya Rp50 juta.
Selanjutnya, pemohon memilih jangka waktu atau tenor cicilan. Misalnya, tenor tiga tahun untuk menyesuaikan kemampuan pembayaran angsuran per bulan.
Tahap ini penting karena besarnya cicilan akan dihitung otomatis berdasarkan jumlah pinjaman dan lama tenor yang dipilih.
Lengkapi Data Diri dan Informasi Usaha
Pada tahap berikutnya, sistem meminta pemohon melengkapi biodata pribadi. Beberapa data seperti nama lengkap dan nomor KTP biasanya terisi otomatis, sedangkan informasi lain harus diisi manual.
Data tersebut meliputi alamat lengkap sesuai KTP, nomor telepon, email aktif, status tempat tinggal, jumlah tanggungan keluarga, pendidikan terakhir, hingga status pernikahan.
Selain data pribadi, pemohon juga wajib mengisi informasi usaha seperti alamat tempat usaha, bidang usaha yang dijalankan, serta lama usaha beroperasi. Umumnya, usaha disarankan telah berjalan minimal enam bulan hingga satu tahun agar peluang persetujuan lebih besar.
Pemohon juga diminta memilih unit kerja BRI terdekat sebagai kantor cabang yang akan memproses pengajuan lebih lanjut.
Isi Profil Keuangan Usaha
Tahapan selanjutnya adalah pengisian profil keuangan usaha. Informasi yang diminta meliputi total penjualan per tahun, laba bersih tahunan, jumlah piutang usaha, total utang, serta nilai persediaan barang atau bahan baku.
Data ini menjadi pertimbangan penting bagi pihak bank untuk menilai kemampuan bayar serta kelayakan usaha calon debitur.
Unggah Dokumen dan Kirim Pengajuan
Setelah semua data terisi, pemohon diwajibkan mengunggah dokumen identitas berupa foto KTP. Pastikan gambar terlihat jelas agar tidak menghambat proses verifikasi.
Pada tahap akhir, pemohon hanya perlu menyetujui syarat dan ketentuan yang berlaku, lalu menekan tombol kirim pengajuan.
Jika pengajuan disetujui, pihak bank akan melakukan survei ke lokasi usaha sebelum pencairan dana dilakukan.
Perlu diperhatikan, pengajuan pinjaman di atas Rp50 juta umumnya mensyaratkan adanya jaminan atau agunan tambahan sesuai kebijakan bank.
Dengan kemudahan digitalisasi ini, cara pinjam KUR BRI online menjadi solusi cepat bagi pelaku UMKM untuk mendapatkan tambahan modal tanpa prosedur rumit.
Baca Juga: 9 Pinjaman Bank Digital Terbaik Terbukti Cair, Limit Hingga Rp500 Juta Bunga Rendah Tenor Panjang
Editor : Fadhilah Salsa Bella