Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Golden Triangle TBK Dorong Pakan Harmoni dan Hiroyuki, Kualitas Koi Lokal Makin Kompetitif

Akhmad Nur Khoiri • Senin, 13 April 2026 | 13:45 WIB
Ikan koi breeding Indonesia menjadi primadona dan sangat diminati pasar Jepang karena kualitas yang dimiliki.
Ikan koi breeding Indonesia menjadi primadona dan sangat diminati pasar Jepang karena kualitas yang dimiliki. Semua ditunjang perawatan dan pemberian pakan berkualitas.

 
RADAR TULUNGAGUNG – Ikan koi menjadi salah satu jenis ikan populer bagi kalangan pecinta ikan hias di Indonesia. ‎

Pasalnya, ikan koi hasil breeding di Indonesia sudah memiliki kualitas yang luar biasa lantaran memiliki tampilan yang menunjukkan kualitas tinggi.

‎Bahkan, CEO JPD, Ryuichi Yoshida mengakui bahwa koi hasil breeding di Indonesia telah mencapai standar yang sangat kompetitif bagi breeder asal Jepang.

‎Di tengah pertumbuhan pesat pasar pakan ikan koi di Indonesia, produk pakan asal Jepang masih menjadi pilihan utama bagi banyak penghobi karena dinilai premium dan telah teruji dalam berbagai ajang kontes internasional.

Baca Juga: Produksi Perikanan Tangkap Tulungagung 2025 Tembus 27,8 Ton, Ikan Nilem dan Nila Dominasi Hasil Perairan Darat

‎Meskipun demikian, dua merek pakan lokal, yaitu Harmoni dan Hiroyuki, kini mulai diperhitungkan sebagai pesaing serius pakan koi impor dari Jepang. 

‎Keduanya merupakan produk 100 persen anak bangsa yang diproduksi oleh Menara Feedmill, dengan formulasi yang disesuaikan dengan kebutuhan ikan koi di iklim tropis Indonesia.

Harmoni dan Hiroyuki merupakan pakan ikan koi dengan kualitas jempolan.
Harmoni dan Hiroyuki merupakan pakan ikan koi dengan kualitas jempolan.

 

‎Saat ini, semakin banyak penghobi yang mengakui bahwa Harmoni dan Hiroyuki menawarkan nilai yang sangat kompetitif, khususnya bagi mereka yang menginginkan hasil optimal tanpa harus mengeluarkan biaya tinggi untuk perawatan ikan koi. 

‎Fenomena ini juga diperkuat oleh maraknya ajang Azukari dan Growth Out yang populer di platform YouTube dan TikTok, yang menunjukkan bukti nyata perkembangan ikan sebelum dan sesudah perawatan.

‎Hasil yang ditampilkan memperlihatkan pertumbuhan yang cepat, bentuk tubuh yang lebih berisi, warna yang lebih cerah, serta kondisi ikan yang tetap sehat di lingkungan iklim Indonesia. 

‎Master ikan Indonesia, Julius Wijaya, menyebutkan bahwa ikan yang diberi pakan Harmoni dan Hiroyuki mampu menghasilkan kualitas yang baik.

‎“Ikan-ikan yang masih dalam proses pertumbuhan dengan pakan Harmoni dan Hiroyuki memberikan hasil yang memuaskan. Bagi yang masih ragu, sebaiknya mencoba, terlebih kini tersedia kemasan ekonomis 1 kilogram,” ujarnya.

‎Julius juga menyoroti pertumbuhan ikan yang dinilai signifikan, terutama pada ikan betina yang mampu mencapai ukuran ideal dalam waktu relatif singkat, bahkan mengalami pertumbuhan 8–10 cm pada fase awal. 

‎Dalam ajang Grow Out Kunden Koi selama lima bulan, Harmoni dan Hiroyuki menjadi sponsor utama kebutuhan nutrisi dan menunjukkan hasil yang konsisten.

‎“Apresiasi khusus untuk Harmoni Hiroyuki yang telah men-support penuh kebutuhan nutrisi ikan-ikan koi, sehingga potensi terbaik ikan benar-benar terpancar saat penjurian tadi dan seperti biasa hasilnya sungguh luar biasa," sambung Julius.

‎Banyak peserta menilai ikan menjadi lebih cepat berisi, memiliki nafsu makan tinggi, serta menghasilkan limbah lebih sedikit sehingga kualitas air kolam tetap terjaga.

‎Julius yang juga merupakan pemilik Golden Triangle - TBK menjelaskan bahwa wilayah Tulungagung, Blitar, dan Kediri memiliki potensi besar dalam sektor perikanan hias. 

‎"Dalam Golden Triangle, TBK yang dimaksud yaitu kepanjangan dari Tulungagung, Blitar, Kediri.  Yang dimaksud adalah di masing-masing daerahnya memiliki keunggulan jenis ikan yang dihasilkan, yaitu Tulungagung memiliki komoditas unggulan dari bibit ikan mas koki. Sementara itu, Kediri menghasilkan bibit unggulan dari ikan cupang dan dari Blitar menghasilkan bibit unggulan dari ikan koi," paparnya.

‎Hal ini selaras dengan logo dari perusahaan Golden Triangle - TBK ini sendiri yang memiliki bentuk segitiga emas yang menggambarkan tiga wilayah potensial di dunia perikanan Indonesia.

‎Harapannya tiga wilayah ini menjadi episentrum dari perikanan ikan hias terbaik di Indonesia.

‎Ia menegaskan bahwa dengan dukungan pakan lokal berkualitas, koi Indonesia kini memiliki peluang besar untuk menyamai bahkan menyaingi kualitas koi Jepang di kancah internasional.

‎Dari sisi kandungan nutrisi, Harmoni memiliki kadar protein sekitar 38 persen, sedangkan Hiroyuki mencapai 43–48 persen pada varian tertentu. 

‎Selain itu, formulasi yang adaptif terhadap kondisi lokal membuat kedua produk ini dinilai lebih cocok untuk menunjang pertumbuhan dan kualitas koi di Indonesia.

Editor : Dharaka R. Perdana
#menara feedmil #hiroyuki #harmoni #ikan koi #tulungagung