TULUNGAGUNG - Bagi para petani di Desa Joho, Kecamatan Kalidawir, Kabupaten Tulungagung, mengolah lahan pertanian bukanlah pekerjaan ringan. Aktivitas membajak sawah yang membutuhkan tenaga dan waktu cukup besar menjadi bagian dari keseharian para petani dalam menjaga hasil panen tetap optimal.
Melihat kebutuhan tersebut, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk melalui program BRI Peduli Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) memberikan bantuan alat dan mesin pertanian berupa traktor roda 2 kepada Kelompok Tani Joyo Kusumo di Desa Joho.
Bantuan senilai Rp37.208.500 tersebut diharapkan dapat membantu para petani bekerja lebih efektif dan efisien dalam mengolah lahan pertanian sehingga produktivitas pertanian masyarakat semakin meningkat.
Branch Office Head BRI Tulungagung, Evand Erlangga, menyampaikan bahwa sektor pertanian memiliki peran penting dalam kehidupan masyarakat desa sehingga perlu mendapat dukungan agar para petani dapat terus berkembang dan produktif.
“Kami berharap bantuan alat pertanian ini dapat memberikan manfaat nyata bagi para petani, membantu meringankan pekerjaan mereka di sawah, serta mendukung peningkatan produktivitas pertanian masyarakat Desa Joho,” ujar Evand Erlangga.
Ketua Kelompok Tani Joyo Kusumo, Nurhasim, mengungkapkan bahwa keberadaan traktor roda 2 sangat membantu aktivitas pertanian para anggota kelompok tani.
“Bantuan ini sangat bermanfaat bagi kami para petani. Dengan adanya traktor, proses pengolahan lahan menjadi lebih cepat dan ringan sehingga kami bisa bekerja lebih efektif,” ungkap Nurhasim.
Bagi masyarakat desa yang sebagian besar menggantungkan hidup dari sektor pertanian, kehadiran alat pertanian modern bukan hanya membantu pekerjaan menjadi lebih ringan, tetapi juga menjadi penyemangat bagi petani untuk terus menjaga produktivitas lahan dan meningkatkan hasil usaha tani.
Melalui program BRI Peduli TJSL, BRI terus berupaya menghadirkan kontribusi sosial yang memberikan manfaat langsung dan berkelanjutan bagi masyarakat, termasuk dalam mendukung penguatan sektor pertanian dan pemberdayaan ekonomi desa.(*)
Editor : Anggi Septian A.P.