Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Investor Ini Bongkar Sektor Saham Paling Menarik 5 Tahun ke Depan, Properti hingga Pertambangan Disebut Berpotensi Naik Ratusan Persen

Cholifatun Nisak • Minggu, 31 Mei 2026 | 15:12 WIB
Sektor saham paling menarik 5 tahun ke depan terungkap. Properti, pertambangan, dan saham bank jadi favorit investor.
Sektor saham paling menarik 5 tahun ke depan terungkap. Properti, pertambangan, dan saham bank jadi favorit investor.

 

RADAR TULUNGAGUNG- Sektor saham paling menarik dalam lima tahun ke depan menjadi topik yang banyak diburu investor di tengah kondisi pasar yang masih berfluktuasi. Dalam sebuah perbincangan mengenai investasi dan bisnis, seorang investor mengungkap pandangannya mengenai sektor yang dinilai memiliki peluang pertumbuhan besar sekaligus strategi memilih perusahaan yang berpotensi sukses dalam jangka panjang.

Menurutnya, jika mendapatkan dana investasi dalam jumlah besar saat ini, fokus utama tetap berada di pasar saham. Namun, pilihan sektor akan disesuaikan dengan tujuan investasi dan horizon waktu yang dimiliki.

Pada investasi jangka menengah, sektor saham paling menarik disebut berasal dari properti dan pertambangan. Kedua sektor tersebut dinilai masih memiliki sejumlah emiten yang harganya relatif murah, namun mulai menunjukkan tren kenaikan yang konsisten.

Meski demikian, strategi tersebut lebih ditujukan untuk mencari capital gain dalam periode satu hingga dua tahun. Investor harus tetap memperhatikan valuasi dan momentum pasar sebelum mengambil keputusan.

Baca Juga: IHSG Anjlok Usai Pidato Prabowo, Investor Khawatir Aturan Ekspor Satu Pintu BUMN Senilai Rp1.200 Triliun Picu Ketidakpastian Pasar

Saham Perbankan Jadi Pilihan Investasi Jangka Panjang

Berbeda dengan strategi jangka menengah, investasi jangka panjang dinilai lebih menarik jika difokuskan pada saham-saham blue chip sektor perbankan. Emiten perbankan besar seperti Bank Mandiri, BRI, dan BNI disebut masih menawarkan peluang menarik karena harga sahamnya mengalami koreksi dalam beberapa waktu terakhir.

Selain potensi kenaikan harga, daya tarik utama saham perbankan berasal dari pembagian dividen yang cukup besar. Imbal hasil dividen yang berkisar antara 9 hingga 11 persen per tahun dinilai lebih menarik dibandingkan banyak instrumen bisnis lainnya.

Dengan dividen yang rutin dibagikan setiap tahun, investor bisa memperoleh pendapatan pasif tanpa harus terlibat langsung dalam operasional bisnis. Faktor inilah yang membuat saham perbankan BUMN dianggap sebagai salah satu pilihan paling aman untuk investasi jangka panjang.

Menurut pandangan tersebut, keberadaan negara sebagai pemegang saham utama juga memberikan tingkat kepercayaan yang lebih tinggi dibandingkan perusahaan swasta yang menghadapi risiko bisnis lebih besar.

Baca Juga: Hasil Practice Moto3 Italia 2026: Veda Ega Pratama Langsung Lolos Q2, Mugello Kembali Jadi Harapan Podium Pembalap Indonesia

Tiga Kunci Perusahaan Bisa Bertahan dan Berkembang

Selain membahas sektor saham paling menarik, diskusi tersebut juga mengulas faktor yang menentukan keberhasilan sebuah perusahaan dalam jangka panjang.

Faktor pertama adalah visi pemilik perusahaan atau owner. Seorang pemimpin bisnis harus memiliki pandangan jauh ke depan dan terus mencari peluang pertumbuhan. Perusahaan yang dipimpin oleh owner dengan semangat ekspansi dan inovasi biasanya memiliki peluang lebih besar untuk berkembang.

Visi yang kuat dinilai menjadi salah satu alasan mengapa banyak perusahaan besar mampu terus bertumbuh selama puluhan tahun. Investor pun biasanya lebih percaya pada perusahaan yang dipimpin oleh manajemen dengan arah bisnis yang jelas.

Faktor kedua adalah fokus. Banyak pengusaha dinilai gagal karena terlalu banyak menjalankan bisnis di berbagai sektor yang tidak saling berkaitan. Akibatnya, perhatian dan sumber daya perusahaan menjadi terpecah.

Sebaliknya, banyak konglomerat sukses justru membangun kekayaan dari satu bidang utama sebelum melakukan diversifikasi secara terukur. Fokus pada sektor tertentu membuat perusahaan lebih mudah meningkatkan efisiensi dan mempertahankan keunggulan kompetitif.

Semangat dan Disiplin Jadi Penentu Kesuksesan

Faktor ketiga adalah semangat kerja yang tetap terjaga meski perusahaan sudah mencapai kesuksesan. Banyak pelaku usaha kehilangan motivasi setelah mencapai tingkat kekayaan tertentu sehingga pertumbuhan bisnis mulai melambat.

Selain itu, kesalahan yang sering dilakukan pemilik bisnis adalah melakukan ekspansi terlalu cepat. Keinginan memperbesar usaha tanpa kesiapan tim, manajemen, dan keuangan sering kali menjadi penyebab utama kegagalan perusahaan.

Menurutnya, ekspansi sebaiknya dilakukan secara bertahap setelah fondasi bisnis benar-benar kuat. Perusahaan yang tumbuh terlalu cepat tanpa persiapan matang berisiko mengalami masalah operasional dan keuangan.

Prinsip tersebut diibaratkan seperti membangun kerajaan bisnis. Memulai usaha mungkin tidak terlalu sulit, tetapi mempertahankan pertumbuhan dan profitabilitas dalam jangka panjang jauh lebih menantang. Karena itu, disiplin, fokus, dan kesabaran menjadi kunci agar perusahaan dapat bertahan dan terus berkembang di tengah persaingan yang semakin ketat.

Baca Juga: Hasil FP1 Moto3 Italia 2026: Veda Ega Pratama Hanya P20, Tapi Mugello Diyakini Jadi Arena Kebangkitan Pembalap Indonesia

Editor : Cholifatun Nisak
#saham blue chip #Sektor Saham Paling Menarik #Sektor Properti dan Pertambangan #investasi jangka panjang #Saham perbankan